21 C
Padang
Jumat, Juli 30, 2021
Beritasumbar.com

Vila Milik Penyidik KPK Dibongkar
V

Kategori -

BOGOR – Satpol PP Kabupaten Bogor bersama Brimob terus membongkar vila di blok Cipendawa Kampung Sirnagalih, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Pada pembongkaran kali ini petugas mendapat perlawanan dari puluhan warga. Aksi penolakan pembongkaran bangunan liar ini, mengakibatkan vila Orange terbakar.

Massa menuding, vila tersebut milik keluarga cendana, Probosoetedjo yang luput dari pembongkaran. Probosoetedjo merupakan pemegang hak guna usaha (HGU) atasnama PT Buana Estate di lahan blok Cipendawa seluas 180 hektare yang sekarang dibangun vila ilegal. Dugaan warga pembongkaran vila oleh Satpol PP ini pesanan dari Probosoetedjo yang ingin ‘merebut’ kembali lahan tersebut dari pejabat pemilik vila ilegal.

Satpol PP berhasil membongkar tiga vila, salah satunya vila milik Damanik. Diduga Damanik merupakan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Betul sewaktu datang ke Megamendung, beliau mengaku penyidik KPK,” kata Kades Megamendung, Duduh Manduh, Jumat (13/12).

Selain pejabat KPK ada vila milik pejabat Menteri Keuangan, Budi Sitepu dan pengusaha asal Jakarta Agus Nurdin. Sedangkan vila milik Mantan Wakapolres Bogor Tomex Korniawan dibongkar sendiri oleh yang bersangkutan. Di blok Cipendawa ini juga terdapat vila milik pejabat PLN, Kejagung, Bank Mandiri.

Puluhan warga Desa Megamendung yang menolak pembongkaran vila telah memiliki strategi untuk menggagalkan aksi besar-besaran Satpol PP yang hendak membongkar 52 pemilik vila dengan total bangunan sebanyak 55 di blok Cipedawa tersebut. Sementara personel yang dikerahkan berjumlah 600 yang tergabung dari Satpol PP, TNI, dan Polri.

Saat itu, warga membentuk pagar betis pertahanan di tiga titik menuju lokasi pembongkaran dengan jarak 500 meter dari titik ke titik. Setiap titik pager betis dihuni sekitar 30 orang, yang menyebar laksana gerilyawan. Di titik pagar betis tersebut, juga ditumbangkan beberapa pohon untuk menghalangi aksi pembongkaran macan Tegar Beriman. Bahkan, beberapa ban mobil pun dibakar warga.

Tak hanya itu, warga pun sudah mempersiapkan sejumlah perlengkapan perang bila terpaksa terjadi benturan dengan macan Tegar Beriman. Persenjataan seperti kayu, senjata tajam, batu, bambu runcing, hingga pentungan pun terlihat di beberapa tangan warga. Sementara beberapa warga lainnya sudah mempersiapkan puluhan bom molotov yang sudah siap diledakan.

Seperti sebelumnya, lagi-lagi Satpol PP Kab. Bogor melakukan mediasi dengan warga. Namun, upaya mediasi tersebut tak memberikan titik temu. Kedua kubu, warga dan Satpol PP saling bersikeras hingga konflik pun terjadi.

Para petugas Satpol PP dan Brimob pun dihujani batu oleh warga. Tak tanggung-tangung, sekitar 30 bom molotov pun diledakan, hingga tiga orang personel Satpol PP Kab. Bogor harus dilarikan ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tak sampai disitu, warga yang hilang kendali pun terus melakukan aksi perlawanan, laksana gerilyawan yang berperang di tengah hutan. Hingga akhirnya, salah seorang warga melemparkan bom molotov dan menyasar ke sebuah gazebo, hingga menyambar ke dalam bagian vila yang dikenal dengan nama vila Orange. Diduga, sulutan api tersebut dikarenakan abu yang beterbangan sehingga menyambar vila yang sebagian besar bermaterial kayu. Tak membutuhkan waktu lama api langsung melahap seluruh bagian vila dan meruntuhkan sebagian atap vila. Diketahui, vila yang terbakar tersebut bukan target dari vila yang akan dibongkar hari ini.

Beberapa blok eks HGU Probosutedjo pun sempat menjadi lautan api. Namun, peristiwa itu tak berlangsung lama. Pasalnya, sejumlah petugas Satpol, tentara, dan polisi segera melakukan upaya pemadaman. Akhirnya, si jago merah pun padam. Namun hingga kini aksi pembarakarn itu masih dalam tahap penyelidikan. Apakah itu aksi provokasi melalui pembakaran atau bom molotov yang terlempar salah sasaran. Meskipun demikian, aparat penegak Peraturan Daerah itu, berhasil memukul mundur ratusan warga yang menghadang.

Tiga alat Beckho pun berhasil melintas ke lokasi pembongkaran. Meskipun begitu, jalur lintas alat berat itu cukup terkendala dengan pohon-pohon yang sengaja ditumbangkan warga. Hingga akhirnya, tanaman keras yang tumbang itu, harus disingkirkan ke sisi jalan. Sekitar pukul 11:30 WIB, macan Tegar Beriman sudah mulai melakukan aksi pembongkaran vila. Ketiga beckho itu pun disebar ke beberapa titik pembongkaran.

“Mereka lemparin bom molotov, cuma gak sampe ke kita. Makanya malah ngebakar gazibu,” jelas salah seorang personel Satpol PP Kabupaten Bogor, Muamar saat ditemui Radar Bogor dilokasi pembongkaran, kemarin.

Ironisnya, sambung dia, akibat aksi pelemparan bom molotov itu, salah seorang warga terbakar punggungnya karena sumbu bom molotov yang terjatuh ke baju bagian belakangnya. Warga itu pun langsung menceburkan diri ke dalam kolam renang di dalam vila. Setelah itu, ia langsung lari terbirit-birit,” beber dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyidikan dan pemeriksaan Agus Ridhallah mengatakan, konflik yang terjadi itu sudah diperkirakan pihaknya jauh-jauh hari. “Sejak kami dihadang warga pada rencana pembongkaran Senin (9/12) lalu, memberikan kewaspadaan pada kami akan aksi penghadangan kembali. Terbukti, hari ini kembali terjadi dan penghadangan lebih ekstrem dari sebelumnya,” ujarnya.

Meskipun demikian, sambung Agus, pihaknya telah sepakat untuk terus melanjutkan pembongkaran vila liar itu. “Satpol PP bersama TNI, dan Polri siap menghadapi aksi penghadangan tersebut. Karena pembongkaran bangunan diatas lahan negara harus terus dilanjutkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus membenarkan beberapa personelnya mengalami luka akibat terjadinya konflik tersebut. “Ada tiga personel yang terluka akibat percikan bom molotov, batu, dan terkena pukulan kayu. Sementara warga yang terluka belum terditeksi,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Cisarua, AKP Musimin mengatakan. Pihaknya menemukan 40 bom molotov yang siap diledakan. “Kami temukan 40 bom molotov siap ledak, dan beberapa senjata tajam,” ujarnya.

Saat ini, sambung dia, pihak kepolisian tengah melakukan aksi pengejaran kepada beberapa orang warga yang diduga sebagai provokator dari aksi tersebut. “Kami dan Polsek Megamendung tengah dalam penyelidikan dan pengejaran terhadap warga yang diduga sebagai provokator,” ucap dia.(jpnn)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...
- Advertisement -

Mahasiswa KKN Unand Padang Lakukan kegiatan bagi-bagi masker dan hand sanitizer buatan sendiri.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Andalas Padang angkatan 2018 yang dari berbagai jurusan melaksanakan bakti masyarakat di kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.

Lawan Pembiayaan Rentenir, Gubenur Bersama OJK Kukuhkan Tim TPAKD Se Sumbar

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota di Sumatra Barat.
- Advertisement -

Tiga ASN Kankemenag Padang Panjang Mengikuti Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Fungsional Penyuluh Agama Islam Melalui Jalur Penyesuaian/Inpassing

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Tiga ASN Kankemenag Kota Padang Panjang mengikuti Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Fungsional Penyuluh Agama Islam melalui Jalur Penyesuaian/Inpassing, Selasa (27/07/2021).

Puluhan Hektar Sawah Di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Mengalami Kekeringan

Sijunjung, BeritaSumbar.com,- Puluhan hektar sawah tadah hujan di jorong Pudak Nagari Sijunjung, disinyalir gagal diolah tahun ini, karena rendahnya curah hujan saat ini, kata Malin Cahyo, Tokoh Masyarakat Jorong Pudak, Sabtu (24/7).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.

MENUJU MEJA MAKAN

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 5/1000cerita Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)IV-e Kembali ke meja makan, pernah menjadi “trendy topic” pada tahun...

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...

Ada Temaram di Pintu Aging

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 1/1000 “Ada Temaram di Pintu Aging” Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sudah biasa dan terbiasa ada kata-kata...

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...

Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

JAKARTA - Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16-07-2021)

Banyaknya Keluhan Tentang Konsumen, DPW LPPKI DKI Jakarta Dibentuk

JAKARTA - LPPKI (Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia) terus bergerak melakukan pengembangan organisasi, baik ditingkat Provinsi (DPW), maupun ditingkat Kabupaten Kota (DPC).

Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Laksanakan Sosialisasi Ranperda Tentang Mars Sumatera Barat

Padang,BeritaSumbar.com,-Bertempat di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, 01 Juli 2021. Melalui UPTD Taman Budaya Sumatera Barat dilaksanakan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) tentang Mars Sumatera Barat yang akan ditetapkan menjadi Mars Daerah dengan judul Mars Sumatera Barat yang diciptakan oleh B. Andoeska.
- Advertisement -