spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Untuk Pertama Kali, HUT DAMKAR Diperingati di Payakumbuh
U

Kategori -
- Advertisement -

Meski disiram hujan cukup deras, namun peringatan HUT ke-97 Pemadam Kebakaran di Kota Payakumbuh, tetap berjalan, Selasa (1/3). Upacara berlangsung tertib, aman dan lancar, dengan Irup Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi. Membacakan amanat tertulis Mendagri Tjahjo Kumolo.

Upacara peringatan HUT Damkar  yang baru pertama kali diadakan di Payakumbuh itu, melibatkan sejumlah PNS,  seluruh pasukan Damkar dan BPBD, Satpol PP, anggota Trantib, pengurus Ormas, organisasi kepemudaan dan satuan pramuka.

Sementara itu, juga hadir Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf.  Heri Sumitro,  Kajari Hasbi, SH, MH,  Plt. Sekdako Yoherman, SH, S.Sos, Asisten II H. Amriul, Kepala BPBD Ir. Yufnani Awai, staf ahli walikota dan pimpinan SKPD serta undangan lainnya.

Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Walikota Riza Falepi, memberikan apresiasi kepada seluruh petugas damkar yang telah mengabdi dengan ikhlas, dalam memadamkan api saat kebakaran terjadi

Mendagri juga  seluruh bangsa Indonesia,  pada peringatan HUT Damkar ke 97 tahun ini, melakukan gerakan perang terhadap kebakaran. Kemudian,  mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan dari pada responsif kebakaran. Motto, berpantang pulang sebelum api padam harus melekat dihatisabubari petugas.

Sosok petugas pemadam kebakaran yang bekerja dengan siap siaga hadir dalam penyelamatan jiwa, melakukan tugas tanpa pamrih, tanpa mengharap pujian dan sanjungan, memberikan pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan. Karena itu, mereka pantas diapresiasi oleh masyarakat.

Kepala BPBD Yufnani Awai didampingi Kepala UPT Damkar Ahdion, dalam suasana kehangatan pada  ulang tahun itu, berharap, ke depan persoalan fasilitas Damkar Payakumbuh makin dilengkapi pemko. Sarana Damkar, seperti mobil kebakaran, idealnya 4 unit. Namun, sekarang ini Damkar Payakumbuh hanya punya satu unit yang laik jalan.  Dua unit lagi, dalam kondisi tua, walau masih tetap beroperasi.

Sementara, untuk keselamatan petugas, masih dibutuhkan mantel api,  masker serta sepatu yang lebih baik. Selain peralatan lainnya, untuk menjangkau pemadaman api pada bangunan bertingkat. Namun, dalam keterbatasan tersebut, seluruh petugas damkar di bawah koordinasi Badan Penanggulangan  Bencana Daerah, tetap bersemangat dalam menjalankan amanah. “Mars Damkar selalu bergelora disanubari petugas,” simpul Yufnani Awai.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img