25 C
Padang
Monday, November 30, 2020
Beritasumbar.com

Untuk Dapatkan Signal Internet Buat Kuliah Daring,Puluhan Kilo Jalan Harus Mereka Tempuh
U

Kategori -

Pasaman,BeritaSumbar.com,-Pada rentang bulan januari-april 2020 total kasus convid 19 yang positif di Indonesia mencapai angka 3.512 orang yang meninggal 306 orang serta yang sembuh 282 update 11 April 2020. Setiap hari jumlah kasus terus bertambah, jadi pemerintah terus melakukan upaya untuk menghentikan percepatan penularan virus covid 19 Melalui mengkampanyekan seruan pembatasan sosial seperti sosial distancing, phsycal distancing dan melakukan PSBB (pembatasan sosial skala besar)
Begitu pun dalam dunia pendidikan Indonesia melalui surat edaran no 3 tahun 2020 Mentri pendidikan dan kebudayaan (kemdikbud). Nadiem makarim mengeluarkan surat edaran sebagai langkah pencegahan penularan virus corona dengan cara meliburkan belajar ke sekolah dari SD SMP SMA dan Universitas selama 14 hari mulai dari tanggal 10/3/2020, hari ke hari perkembangan kasus yang terjangkit virus covid19 ini terus meningkat jadi pihak sekolah dan seluruh Universitas memperpanjang masa libur sampai akhir semester, adapun usaha yang dilakukan oleh pihak sekolah atau kampus untuk tetap berjalan proses belajar dan mengajar, pihak sekolah melakukan sekolah daring melalui internet. Sekolah daring tentu mempunyai banyak kelemahan salah satunya, ketika proses belajar mengajar berlangsung, siswa harus mempunyai suplai jaringan yang bagus, pada saat video call conference atau pembagian tugas dan sebagainya melalui aplikasi.
Di Sumatera Barat. Pemerintahan provinsi juga merespon cepat untuk meliburkan siswa dan mahasiswa untuk memutus rantai penularan Covid 19. Selama sekolah/kuliah daring dilakukan banyak terjadi kendala, kendala pertama yang sangat butuh perhatian adalah tidak semua daerah yang di provinsi Sumatera Barat mempunyai suplai jaringan yang bagus, bahkan sama sekali tidak ada.  Yaitu nasib mahsiswa Mapat Tunggul Selatan.

Selama sekolah daring ini, pelajar dan mahasiswa Mapat Tunggul Selatan, nagari Silayang harus menempuh sekitar 40 Km untuk mendapatkan suplai jaringan yang bagus,
“kami harus pergi ke puncak koto panjang Rao setiap hari untuk kuliah daring sejauh 35 km sekitar satu jam perjalanan, itu pun jalan medannya sangat sulit dan berbahaya, dikampung kami khusus silayang jaringan sangat buruk sekali ” ujar Zaida seorang mahasiswa mapat tunggul selatan.
Pada masa-masa kuliah di bukit Koto Panjang Rao akan di penuhi oleh mahasiswa dan siswa yang sedang mengikuti perkuliahan di tepi jalan dan rumah peristirahatan di sana, kata Zaida dan beberapa teman lainnya kepada kami, setidaknya dia menghabiskan uang sekitar 50 ribu sehari untuk bolak balik dari Nagari Silayang ke puncak Koto Panjang Rao itu belum termasuk beli paket internet
Kadang beberapa mahasiswa Mapat Tunggul Selatan yang kuliah pagi harus berangkat subuh subuh untuk kesini, terkadang hujan dan jalan sangat licin. Itulah bentuk perjuangan mahasiswa Mapat Tunggul Selatan pada masa-masa kuliah/sekolah daring, mahasiswa mengharapkan pemerintah supaya membantu mereka, pertama permohonan dibuatkan tower atau tersedia jaringan telekomunikasi yang baik atau bantuan pembelian paket internet dari Pemkab Pasaman.

Selain itu Di nagari muaro sungai lolo, beberapa mahasiswa dari kejorongan yang tersebar rela berjalan sejauh 12 Km untuk mendapatkan jaringan wifi milik pribadi seorang warga, mahsiswa harus membayar Rp 5.000 perjam, atau mengambil sistem paket Rp 800.000 perbulan, itu pun jaringannya tidak bagus.
“Dari tombang Jorong Retan Getah harus menempuh jalan sejauh 12 sampai 40 km menuju Jorongan pangian untuk mendapat sinyal internet dan kami harus membayar Rp 5.000 perjam dengan kualitas jaringan jelek. Saya sendiri ambil paket perbulannya 800.000 rupiah. Tapi kami tak punya plihan, kami harus stay di kampung, jika balik ke Padang, padang sedang tidak aman.. supaya kuliah daring tetpa berlangsung spaya nilai nanti tidak jelek”, kami terpaksa mengeluarkan biaya banyak”. Kata Dewi mahasiswa Pasca Sarjana UNP Padang.
“Semoga pandemi convid 19 mereda dan keadaan segera membaik dan kami berharap kepada pemkab Pasaman untuk memikirkan nasib kami dan warga Mapat tunggul Selatan yang sekarang ini susah ekonominya, harga hasil pertanian sangat murah sekali, kami mau makan apa”. Kata pak Ardi orang tua mahasiswa yang kebetulan lagi mengantar anaknya ke Sungai Tuor untuk memperoleh jaringan wifi.
Di Sumatera Barat update kasus sudah di angka 31 kasus uptodate 11 April 2020. Kota Padang kasus yang paling banyak saat ini, mahasiswa MTS rata-rata kuliah di Kota Padang. Jadi mereka memilih untuk di kampung saja untuk kuliah daring yang mengeluarkan biaya yang sangat besar
Penulis Reza jefrika

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Irfendi Arbi, Bupati Peduli Pendidikan

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kepala daerah yang peduli dan memiliki perhatian serta komitmen tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Bantu Kerugian Penabrak Mobil Dinas Yang Sedang Parkir

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Malang tak dapek ditulak pepatah itu sering dilantunkan oleh masyarakat Minangkabau Sumatera Barat umumnya. Beberapa waktu yang lalu,...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -