23 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tim PKM-Re UNAND Lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional
T

- Advertisement -

Salah satu tim PKM-Re Kimia UNAND yang diketuai oleh Mutia Rahmi dengan dua orang anggota yaitu Scify Bilqis Nawafi Masyerli dan Suci Aisyah Kurnia, lulus seleksi ketat PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dan menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiwa Nasional) ke-34 yang diselenggrakan oleh kemendikbudristekdikti tahun 2021. Tim ini mengajukan PKM di bidang riset esakta dengan judul penelitian “Potensi biji kalaloyang (Caesalpinia bondul (L). Roxb) Sebagai Sumber Antioksidan dan Uji Toksisitas Hayati”

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional merupakan ajang puncak dari kegiatan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang telah diselenggarakan terlebih dahulu di tingkat universitas. PIMNAS menjadi program bagi seluruh mahasiswa Indonesia untuk menunjukkan dan membuktikan kemampuan mereka di tingkat nasional. Tim yang lulus seleksi di tingkat universitas, dapat melanjutkan penelitian dan dibiyai oleh kemendikbudristekdikti. Setelah melakukan penelitian, tim wajib melaporkan hasil penelitiannya dalam kegiatan PKP2 (Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM). Kegiatan PKP2 bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PKM yang telah dilakukan tim mahasiwa se-Indonesia. Tim yang lulus PKP2 akan melanjutkan kompetisi di PIMNAS.

Penelitian tim ini tentang potensi antioksidan dan uji toksisitas hayati biji kalaloyang yang banyak terdapat di Sumatra Barat dan sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, salah satunya menjadi obat diare. Namun, penelitian ilmiah mengenai biji kalaloyang masih sedikit di Indonesia. Oleh karena itu, tim ini ingin menguji metabolit sekunder yang terkandung di dalam biji kalaloyang tersebut. Setelah di lakukan penelitian, biji kalaloyang memiliki kandungan metabolit sekunder berupa tritepernoid, steroid, saponin, alkaloid, dan kumarin yang berpotensi sebagai antiinflamasi, antimalarial, antitumor, antioksidan, penghambatan reduktase aldose, antidiabetes, dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, hasil uji toksisitas biji kalaloyang menggunakan larva udang menunjukkan toksisitas yang tinggi sehingga berpotensi sebagai anticancer dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

Mutia, Scify, dan Suci akan berkompetisi lagi di ajang nasional yang akan diselenggarakan di penghujung Oktober 2021. “PIMNAS merupakan puncak dari semua proses yang telah kami lalui, mulai dari penyusunan proposal PKM, seleksi di tingkat UNAND, dan menuju nasional. PIMNAS juga merupakan ajang kompetisi nasional dan pengakuan kompetensi mahasiwa yang menjadi kebanggan tersendiri bagi yang lulus” ucap Mutia. “Harapannya, kami dapat bersaing dan memberikan semua yang terbaik di PIMNAS. Kami akan mempersiapkan semua dengan baik, sehingga tidak kalah saing dari tim mahasiswa yang lain” lanjut suci. “Ya, karena kita nanti akan bersaing dengan teman-teman mahasiswa lain se-Indonesia yang tidak kalah hebat. Targetnya adalah mempersembahakan medali untuk universitas, pasti mereka akan sangat kompetitif nantinya. Oleh karena itu, kami juga tidak mau kalah, semoga dapat memenangkan medali emas di PIMNAS nanti” sambung Scify.

PIMNAS akan dilaksanakan pada tanggal 26 – 30 Oktober 2021 secara virtual di Universitas Sumatra Utara. Meskipun PIMNAS tahun ini dilaksanakan secara online, tetapi tidak menurunkan semangat mereka untuk berkompetisi. Harapannya, PIMNAS ke-34 ini menjadi program untuk meningkatkan softskill, kreativitas, dan daya saing mahasiswa seluruh Indonesia dalam mamunculkan ide-ide yang dapat berguna bagi nusa dan bangsa.

Selamat berjuang untuk seluruh mahasiswa se-Indonesia dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. Semangat untuk memberikan semua yang terbaik, semoga mendapatkan hasil yang diinginkan, karena hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Salam Mahasiwa.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img