25.5 C
Padang
Senin, Oktober 18, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tim Penilai Adipura Pusat Verifikasi Ulang Payakumbuh
T

Kategori -
- Advertisement -

Kota Payakumbuh kembali diverifikasi ulang oleh Tim Penilai Adipura Pusat, Selasa (6/10). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, menurunkan dua anggota tim, masing-masing Agung (LSM) dan Nopan dari Kementerian LHK ke Payakumbuh, guna melihat kondisi terakhir Payakumbuh, apakah layak diberikan Adipura. Dari Payakumbuh, tim verifikasi ini melanjutkan perjalanan ke Bangko dan Jambi untuk kegiatan yang sama.

Kedatangan kedua tim penilai itu sangat mendadak, hanya diberitahukan sehari sebelum yang bersangkutan datang ke kota ini. “Tak ada persiapan khusus, karena warga kota Payakumbuh sudah terbiasa hidup bersih dan memelihara lingkungan hidup selama ini,” sebut Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar di balaikota, Rabu (7/10).

Selama di Payakumbuh,  tim penilai meninjau sejumlah titik yang mereka minta  sendiri. Titik pantau yang diminta tim itu,  kelurahan yang memiliki bank sampah, kelurahan yang melakukan penerapan sampah dengan sisten 3 R (reuse, reduce, dan recycle), tempat pembuangan sampah sementara, perairan terbuka dan tempat pengolahan akhir (TPA)  sampah.

Keterangan Kepala KLH Payakumbuh Ir. Syamsurial dan Kabid Kebersihan DTRK Menapris, sesuai keinginan tim, mereka dibawa ke Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang di Kecamatan Payakumbuh Selatan serta Kelurahan Ibuah di  Payakumbuh Barat. Kemudian meninjau aliran sungai Batang Agam di Jembatan Ratapa Ibu serta TPA Regional di Kapalo Koto.

 Menurut Kepala KLH Syamsurial dan Kabid Kebersihan Menapris, kedua tim mengaku cukup senang selama menjalani tugasnya di kota ini. Titik pantau yang dilihat sudah sesuai standar penilaian Adipura. “Payakumbuh cukup bagus dalam melakukan tata kelola persampahan,”  kata Menapris mengutip tim penilai.

Dikatakan, setelah verifikasi, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi akan diminta menyampaikan presentasi dalam pengelolaan persampahan dan lingkungan hidup Payakumbuh, di depan tim penilai di Jakarta. Jadwal untuk presentasi ini masih ditunggu, sebut Syamsurial lagi.

Setelah presentasi, penilaian masih belum berakhir. Tim penilai pusat akan menelepon sejumlah warga kota Payakumbuh  dari Jakarta. Tim akan berdialog dengan masyarakat, fasilitas dan pelayanan apa yang mereka terima dari pemko, dalam penanganan sampah serta pemeliharaan lingkungan hidup. Karena itu, peran masyarakat dalam mendapatkan Piala Adipura ini sangat tinggi sekali,” ucap wawako.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img