Sijunjung,BeritaSumbar.com,- Aksi damai petugas medis RSUD Sijunjung atas sejumlah kebijakan yang diambil pihak Manajemen, maka Direktur RSUD Dr. Diana Oktavia menjelaskan, bahwa, masalah ini sudah di musyawarahkan, sayang belum ada kesepakatan. Pertama sudah ada keputusan bupati, bahwa biaya yang masuk ke RSUD sebesar 60 persen di gunakan untuk operasional, sedangkan 40 persen untuk uang jasa dokter serta tenaga medis lainnya.
Dari persentase yang 40 persen ini di jadikan 100 persen dengan pembagiannya 15 persen untuk manajemen dan 85 persen untuk uang jasa dokter dan tenaga medis lainnya.
Dana yang 15 persen tersebut dibagikan pula untuk petugas honor yang ada RSUD dan yang lainnya, jelas Direktur.
Jadi yang tidak ada kesepahaman ini adalah pembagian dana yang 85 persen. Pada hal kita sudah ada rapat dengan perwakilan dari perwakilan tenaga medis, sayang keputusan rapat tersebut tidak diterima para tenaga medis yang tidak ikut rapat.
Maka dalam waktu 3 ( tiga) hari kedepan akan kita musyawarahkan lagi, sampai tuntas janji Dr Diana.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, yang disampaikan melalui PLT Kepala Dinas Kominfo David Rinaldo, Senin (23/5) di Muaro, mengatakan pihaknya segera melakukan evaluasi terhadap RSUD secara menyeluruh, termasuk mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan RSUD Sijunjung pun tak dipungkiri.
“Kita sudah sering mendapat pengaduan tentang RSUD ini, bahkan bupati bersama Wabup sudah dua kali melakukan Sidak kesana, menanggapi pengaduan yang masuk. Menurut Bupati, RSUD harus berbenah, baik secara internal maupun pelayanan kepada masyarakat.
Namun, tetap saja sekelumit persoalan terus muncul dari RSUD Sijunjung. “Memang beberapa pembenahan sudah mulai dilakukan, tapi tetap saja ada persoalan yang muncul sehingga kembali menimbulkan image yang kurang bagus dari masyarakat terhadap RSUD,” sebut Bupati.
Pihaknya mengakui bahwa pembenahan masih menjadi Pekerjaan Rumah bersama, terutama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
“Kita membutuhkan orang-orang yang serius dan mampu serta mau berlari kencang untuk membangun Sijunjung. Kita harus berbenah dan berubah demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sehingga kemajuan daerah yang kita cintai ini bisa terwujud. Kalau tidak bisa berubah ke arah yang lebih baik, tentunya akan kita lakukan evaluasi kinerja secara berkala,” tekad Bupati Sijunjung Benny Dwifa, jelas David.( Alim)
