25.3 C
Padang
Rabu, Juli 28, 2021
Beritasumbar.com

Sudah Turunkan Jadi 4,39 Hari, Presiden Jokowi Minta Waktu ‘Dwelling Time’ Diturunkan Lagi
S

Kategori -

Jakarta – Pemerintah telah berhasil memangkas waktu bongkar muat barang di pelabuhan atau dwelling time yang sebelumnya sempat mencapai 6-7 hari menjadi 4,39 hari. Namun demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih meminta agar waktu dwelling time itu bisa lebih dipangkas lagi.

“Presiden meminta untuk mengurangi dwelling time. Tadinya awal tahun 2015, dwelling time itu antara 6-7 hari, kita berhasil turunkan menjadi sekitar 4,39 hari,” kata Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli kepada wartawan usai rapat terbatas, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/12) sore.

Menurut Rizal, ada beberapa strategi untuk menurunkan dwelling time. Pertama, mengurangi regulasi yang terlalu bikin ribet dan bikin sulit proses ekpor dan impor.

Beberapa aturan yang dihapus, menurut Rizal, adalah 18 peraturan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, 1 peraturan pemerintah dan 19 peraturan menteri, BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) 2 peraturan Kepala BPOM, serta dari Bea Cukai dihapuskan 3 peraturan menteri, juga ditambah 2 peraturan menteri diubah.

Strategi kedua, lanjut Menko Kemaritiman, adalah pembenahan jalur dan pemeriksaan fisik. Ia menyebutkan, ada dua jalur di Bea Cukai. Satu jalur hijau, sekitar 94 persen dari arus barang.

“Hitung-hitung memang biasanya lebih cepat, pemeriksaannya random dan banyak yang sifatnya post audit. Yang 6% adalah jalur merah artinya memerlukan pemeriksaan fisik yang lebih ketat terutama dari importir-importir yang track record-nya tidak terlalu credible,” jelas Rizal.

Menko Maritim menyampaikan bahwa hal ini akan dirapikan, dan juga proses pemeriksaan fisik dipercepat dengan target paling lambat harus selesai jam 12 di hari berikutnya. “Jadi kalaupun ada pemeriksaan fisik kontainer, masuk untuk diperiksa oleh Bea Cukai harus selesai sebelum jam 12 hari berikutnya,” jelas Rizal.

Hal lainnya yakni pemberitahuan impor atau manifest diminta kepada importir untuk mengirimkannya, memasukkannya sebelum barangnya datang. Rizal akui memang banyak juga yang tidak mengikuti ini. Barangnya sudah datang, manifestnya atau dokumennya belum masuk. “Ya ini akan diberikan sanksi agar supaya lebih cepat dokumen masuk sebelum barangnya tiba”, tambah Rizal.

Strategi ketiga, menurut Menko Maritim, adalah soal jalur kereta api. Seperti diketahui, di seluruh dunia kereta api itu masuk langsung ke daerah pelabuhan. Sehabis pemeriksaan, kontainer diangkut kereta api dibawa keluar secepatnya.

“Nah, PT Kereta Api Indonesia sudah membangun rel kereta api, 45% pengerjaannya sudah selesai, diharapkan kereta api pelabuhan ini akan mulai beroperasi akhir Februari 2016,” tutur Rizal seraya menyebutkan, kalau ini dilakukan maka dwelling time akan berkurang 40 hari lebih dan kemacetan di Tanjung Priok juga akan berkurang.

Selanjutnya adalah pengenaan denda atas kontainer. Seperti diketahui, biaya simpan kontainer di Tanjung Priok di lini satu, sangat murah sekali, hanya Rp28.500. Dengan demikian, menurut Rizal, cukup banyak importir yang  simpan di situ dan tidak usah diangkut keluar, karena biaya penyimpanan kontainer di luar itu jauh lebih mahal.

Rizal Ramli menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan telah mengeluarkan peraturan bahwa penimbunan kontainer paling lama hanya 3 hari setelah pemeriksaan setelah itu dikenakan denda. Ia juga menyebutkan, selama ini Pelindo menolak mengenakan denda karena dendanya memang tinggi, Ro  5 juta sehingga kontainer-kontainer kabur secepatnya, ”terbang”. Hal ini dapat dilakukan agar dwelling time-nya turun, akan tetapi manajemen Pelindo menolak.

Namun, dalam rapat terbatas tadi, menurut Menko Kemaritiman, telah diputuskan dan meminta kepada Menteri BUMN agar menggunakan sistem denda. Menteri BUMN yang akan menentukan dendanya. Prinsipnya dendanya harus cukup tinggi agar kontainer ini bisa keluar secepat mungkin. “Kalau kita laksanakan sistem denda ini, dwelling time akan berkurang 40 hari lagi,” kata Rizal Ramli meyakinkan.

Yang kelima, menurut Menko Maritim, menyangkut sistem teknologi informasi. Tagihan Bea cukai sudah dapat dilakukan melalui billing system sehingga pembayaran dapat dilakukan setiap saat.

“Nah selama ini, kalau misalnya barangnya datang hari Jumat ya harus nunggu hari Senin baru bisa bayar. Tapi sekarang dengan sistem ini hari Minggu pun hari Sabtu bisa bayar, sehingga proses pembayaran barang itu bisa lebih cepat,” tambah Rizal.

Selama ini, menurut Rizal, juga sudah ada Indonesian National Single Window yang merupakan tulang punggung dari sistem informasi ekspor dan impor. Namun, patut disayangkan karena hal ini kurang efektif.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Perhubungan berencana aktifkan sistem Inaport. Sistem yang dapat membuat semua nanti data terintegrasi sehingga bisa diketahui posisi kontainer dimana lokasinya, pemiliknya siapa, dan isinya apa. “Integrated data system ini akan diefektifkan mulai tahun 2016,” ungkap Rizal.

Hal lain adalah terkait mafia pelabuhan. Mengenai pelabuhan, Menko Maritim sampaikan bahwa Presiden meminta kepada Polri dan Bea Cukai untuk melakukan pengawasan dan penertiban terhadap mafia yang beroperasi di pelabuhan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan menambahkan bahwa akan ada launching program data terintegrasi kira-kira April sampai Juni. Selanjutnya, Menhub sampaikan mengenai rel, PT KAI akan ada kerja sama dengan Pelindo. (Fid/EN/Jay/Oji/ES)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.
- Advertisement -

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...

HUT Adhyaksa, Ini Capaian Kinerja Kejari Sijunjung

Sijunjung, beritasumbar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sijunjung, Sumatera Barat meraih beberapa keberhasilan dalam menggungkap berbagai kasus dan penyelamatan uang negara, sedikitnya ada Rp.4,5 miliar...
- Advertisement -

IKM Baruah Gunuang Terbentuk

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Dua puluh dua orang mahasiswa yang berasal dari Nagari Baruah Gunuang yang merupakan perwakilan dari berbagai kampus di Indonesia menghadiri kegiatan first gathering dalam pembentukan keluarga mahasiswa di nagari dengan nama Ikatan Keluarga Mahasiswa Baruah Gunuang (IKMB).

Puluhan Hektar Sawah Di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Mengalami Kekeringan

Sijunjung, BeritaSumbar.com,- Puluhan hektar sawah tadah hujan di jorong Pudak Nagari Sijunjung, disinyalir gagal diolah tahun ini, karena rendahnya curah hujan saat ini, kata Malin Cahyo, Tokoh Masyarakat Jorong Pudak, Sabtu (24/7).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

School of Randang Sebagai Wisata Gastronomi Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Tantangan kedepan dari kepala daerah adalah bagaimana membangun network dan komunikasi, tetapi yang perlu digaris bawahi adalah sumber daya manusia (SDM) di dalam tentu perlu untuk mereka benahi.

Investasi Cryptocurrency Naik Signifikan

Padang,- Investasi beberapa Cryptocurrency mengalami Kenaikan signifikan pada 2021, Triliunan Rupiah terserap dalam investasi ini

Padang Pariaman Bantu Alsintan Untuk 22 Kelompok Tani

Pariaman, beritasumbar.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas para petani, Pemkab Kabupaten Padang Pariaman memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan alat pertanian kepada 20...

Bukittinggi Siap Menuju Pusat Kuliner dengan Konsep Malioboro

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sebagai pusat kunjungan wisatawan di Sumatera Barat, Kota Bukittinggi terus berbenah. Tidak hanya pada objek wisatanya, pusat kuliner juga menjadi perhatian...

DPRD Lima Puluh Kota Dorong Pemda Tangkap Peluang Ekonomi Yang Ditawarkan Gubernur Jawa Barat

Lima Puluh Kota,  - Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra mendorong pemerintah daerah setempat agar segera mengambil peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur...

Terkait Kebijakan Impor Beras, ini Komentar PPI

Jakarta,-Pemerintah baru saja memutuskan untuk melakukan impor beras 1 juta ton dan menugaskan Bulog untuk melaksanakan kebijakan impor tersebut. Terkait dengan kebijakan tersebut, PPI merasa perlu untuk menyampaikan pandangan

Permata Bank dan Astra Life Luncurkan AVA iFamily Protection

Produk e-bancassurance inovatif hasil kolaborasi PermataBank dan Astra Life yang memberikan santunan rawat inap hingga Rp3jt per hari, hadirkan produk perlindungan dan layanan terbaik yang terdigitalisasi bagi keluarga Indonesia

NYALA | OCBC NISP Luncurkan Solusi Finansial Fitness Guna Membangun Generasi Indonesia yang Financially Fit

Solusi Financial Fitness by NYALA OCBC NISP fokus membangun generasi Indonesia agar memiliki pengetahuan, kebiasaan dan mindset finansial yang tepat. Solusi Financial Fitness hadirkan lebih dari sekadar produk keuangan, ini adalah program pendampingan keuangan untuk membawa Indonesia melaju jauh menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

Wujudkan Transaksi di Sumbar Berbasis Syariah, Ini Harapan Mahyeldi dan Wako Payakumbuh

Payakumbuh, beritasumbar.com - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat mengharapkan masyarakat lebih paham dengan ekonomi syariah serta ke depannya semua transaksi keuangan di daerah...

DEREKSI hadir di Padang

Hallo Sumbar. YEAY!! 🤗 DEREKSI hadir di Padang niiih 😍😍 Khawatir tidak efektif? Dengerin dulu testimoni dari alumni kita 😊
- Advertisement -