spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kabupaten Pesisir Selatan Rampungkan PLTS Rp1,8 Miliar
K

Kategori -
- Advertisement -

Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyatakan telah merampungkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya tahun 2015 senilai Rp1,8 miliar.

Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Dinas Kehutanan dan ESDM Kabupaten Pesisir Selatan, Firdaus, di Painan, Rabu, menjelaskan lokasi pembangunan PLTS dengan total kapasitas terpasang 135 KV itu tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Kecamatan Silaut, Lunang, dan Air Pura.

Proyek serupa juga dialokasikan pada beberapa kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Lengayang, Sutera, Bayang, dan di Kecamatan Koto XI Tarusan.

“Semuanya selesai. Serapan biaya Rp1,6 miliar. Itu merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyediakan sumber energi bagi masyarakat,” ujarnya lagi.

Menurutnya, ke depan pemerintah daerah terus berupaya melakukan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), utamanya sumber energi sekunder seperti pembangkit tenaga listrik.

Upaya itu, sesuai dengan rencana pemerintah yang menargetkan bauran energi basional dari EBT mencapai 25 persen pada tahun 2025 mendatang.

Secara terpisah, Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Sumbar, Heri Martunis, menyampaikan pengembangan EBT saat ini merupakan salah satu prioritas pihaknya.

Bahkan, pemakaian EBT pada pembangkit listrik juga tertuang dalam draf Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) 2016–2024 yang tengah disusun.

“Dalam perencanaannya, total kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga air di Sumbar tahun 2025 sebesar 1.100 megawatt,” katanya lagi.

Selain itu, pihaknya menargetkan pemanfaatan panas bumi hingga 1.600 MW pada periode tersebut, mengingat besar potensi panas bumi yang dimiliki hingga 902 MW.

“Sedangkan yang termanfaatkan saat ini baru 200 MW di Kabupaten Solok Selatan yang dikembangkan PT Supreme Energy,” ujarnya lagi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Rafdinal mengakui, dukungan dana APBD untuk EBT hingga kini memang relatif kecil. “Karena investasinya besar. Namun, DPRD mendukung upaya itu,” ujar dua. (Ant/Oleh Junisman)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img