25 C
Padang
Sabtu, Mei 8, 2021
Beritasumbar.com

Sri Rejeki Si Primadona Pembawa Rezeki di Tengah Pandemi
S

Kategori -

Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau bukan Sri Rejeki atau kita kenal juga dengan nama Aglonema. Sri rejeki adalah tanaman hias populer dari suku talas-talasan atau Araceae. Berasal dari genus Aglaonema dan memiliki sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Bagi sebagian orang Sri Rejeki dianggap bisa memberikan peruntungan tersendiri. Selain itu tanaman ini juga berfungsi menghilangkan polutan udara sekitar pekarangan.

Tanaman hias ini juga memiliki jenis yang beraneka ragam dengan berbagai pilihan warna dan pasti bisa menambah keindahan rumah. Diantaranya yaitu Pride of Sumatra, Legacy, Lipstik atau Siam Aurora, Bidadari, Dud Anjamani, Red Kochin, Lady Valentine, Sinar Bulan, Emerald Bay, Cutlass, Silver King, Widuri Putih Super, dan si Anyamanee yang baru dikembangkan pada tahun 2019 lalu di Thailand.
Dengan maraknya trend tanmana hias jenis Sri Rejeki atau Aglaonema ini membuat meningkatnya harga di pasaran.

Pada beberapa situs penjualan daring, satu buah bibit Sri Rejeki kini dihargai dengan rentang harga 40 ribu hingga 300 ribuan sesuai dengan kekhasan tiap jenisnya. Meningkatnya harga pasar tentunya menjadi ladang usaha tersendiri bagi beberapa kalangan pembudidaya tanaman hias. Untuk jenis Aglaonema termahal ini jatuh kepada Aglaonema Anyamanee Jenis aglaonema ini merupakan varietas baru yang muncul pada tahun 2019.

Keindahannya terletak di daunnya yang lebar yang terdiri dari tiga warna yaitu hijau, merah dan putih. Tanaman ini di Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya, belum banyak pedagang yang mendatangkan bibit atau indukan Aglaonema Anyamanee dari Thailand. Karena jumlahnya sangat terbatas, memiliki Aglaonema Anyamanee menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi varietas ini memang memiliki bentuk yang sangat indah. Sehingga menjadi wajar jika ia saat ini menjadi jenis aglaonema termahal di tahun 2020. Harga jual tanaman indukannya bisa mencapai puluhan juta rupiah dan harga bibitnya sekitar 300 ribuan.

Namun, ternyata aglaonema ini sendiri merupakan jenis tanaman yang cukup mudah di budidayakan, sehingga bisa menjadi pilihan budidaya tanaman hias rumahan dikala pandemi ini. Berikut Cara Menanam Aglaonema yang baik dan benar. Menanam Aglaonema bisa dilakukan dengan benih, metode cangkok, metode stek dimana proses nya lebih mudah dibanding metode cangkok.

Untuk merawat tanaman Hias Aglaonema ini mempunyai beberapa langkah yaitu, pertama siapkan medium tanam yang sesuai. Gunakan tanah dengan perbandingan tanah humus dan tanah pasir 3:1 dengan derjat keasaman 6-7 agar pertumbuhan Aglaonema menjadi maksimal. Kedua memberi pupuk secara berkala, pemberian pupuk untuk Aglaonema ini dibatasi dan cukup dilakukan satu kali tiap tiga bulan untuk menjaga kepadatan dan kondisi medium.

Ketiga, sesuaikan kadar air dengan kelembapan tanah, cukup siram satu kali sehari dengan takaran pas agar tanah menjadi subur dan lembab. Terakhir, hindari pencahayaan matahari secara langsung, maksimalkan pertumbuhan Aglaonema dengan menghindarinya dari paparan matahari langsung
Nah cukup mudah bukan? Budidaya Sri Rejeki atau Aglaonema ini pastinya bisa menjadi pilihan bisnis santai namun menjanjikan pundi-pundi rezeki di tengah pandemi.

Penulis: Jelita Putri Adisti & Iga Permata Hany
mahasiswa program studi S-1 Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tim Mata Elang Ringkus Pelaku Narkoba

Pariaman,BeritaSumbar.com,-Tim Opsnal Mata Elang Sat Resnarkoba Polres Pariaman kembali berhasil meringkus seorang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu inisial AP (33) di Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Rabu 5/5/2021 sekira pukul 23:00 WIB
- Advertisement -

Cek Posko Operasi Ketupat Singgalang 2021, Ini Imbauan Forkopinda Sijunjung

Sijunjung, beritasumbar.com - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sijunjung melakukan pengecekan kesiapan Posko Sekat Operasi Ketupat Singgalang 2021 di perbatasan Sumbar Riau, tepatnya di...

Operasi Ketupat Singgalang 2021 Dimulai, Genius Pimpin Apel Pasukan

Pariaman.beritaSumbar.com,- Sepekan jelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021, Polres Pariaman laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2021 di Halaman Mapolres Pariaman, Rabu (5/5/2021).
- Advertisement -

Roda Ekonomi Bukittinggi Mulai Bergerak

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Daya beli masyarakat di pasar kota Bukittinggi, berangsur-angsur mulai membaik, namun suasana perdagangan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. Seperti terlihat di Pasar...

Pembinaan TP-PKK Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kadis Nakerin : Masyarakat Harus Cerdas

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dalam rangka persiapan lomba TP-PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat, TP-PKK Kelurahan Padang Tinggi Piliang mengadakan pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang dilaksanakan di Kantor Lurah Padang Tinggi Piliang, Kamis (6/5).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -