spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Sepuluh Hari Menghilang, Basarnas Bersama Warga Temukan Korban Sudah Tak Bernyawa
S

- Advertisement -

Limapuluh Kota -BeritaSumbar.com,-Setelah dinyatakan hilang selama Sepuluh Hari, akhirnya jauni (88) ditemukan telah tak bernyawa dihutan yang tepatnya dengan posisi terjepit pada sebuah batang kayu didalam sungai di Jambak Bukit barisan.

Dengan medan yang cukup berat serta mengalami kesulitan, pihak Basarnas terpaksa meminta bantuan masyarakat sekitar untuk membantu mengevakuasi korban yang mulai membusuk tersebut.

Menurut keterangan seorang saksi mata Das (60), saat itu iya sedang mencari rumput ternak, tiba tiba anjing peliharaannya yang ikut mengawani menyabit rumput bertingkah aneh. Setelah di dekati dirinya dikagetkan dengan penampakan jasad manusia yang sudah mulai membusuk dan sudah di keburungi lalat. Dan ia langsung melaporkan kepada pihak jorong serta pemerintah nagari.” Tutur Das.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, SE melalui Komandan Lapangannya Riko Pradinata didampingi oleh anggota Potensi SAR Tegel kepada media mengatakan, setelah melakukan pencarian serta penyisiran selama Tujuh hari, namun tidak menemukan tanda-tanda dan hasil.

Riko Pradinata juga menambahkan, ketika hari yang kesepuluh tepatnya pada Minggu (3/3/2019) Siang. Pihak keluarga menghubungi Basarnas Pos SAR Limapuluh Kota terkait adanya penemuan mayat yang diduga kuat merupakan korban yang hilang itu.

“Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kita telah melakukan pencarian serta penyisiran disekitar rumah korban hingga htan dan bukit yang ada, namun hasilnya nihil, bahkan kita juga melakukan penyisiran hingga ke kampung-kampung tetangga sekitaran tempat tinggal korban juga tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Korban.” Ujar Riko.

“Pada hari minggu siang (3/3/2019), salah seorang anggota keluarga korban melaporkan kepada Basarnas, adanya penemuan mayat yang menurutnya adalah mayat korban yang selama ini dicari. Setelah menindaklanjuti laporan tersebut kita langsung menuju lokasi guna mengevakuasi korban yang terjepit kayu didalam sungai tersebut dan setelah melihat tanda-tanda dan pakaian tetakhir saat korban hilang, akhirnya kuat dugaan jasad yang ditemukan merupakan korban itu sendiri.” Terang Riko.(rel/SAR)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img