BeritaSumbar.com,-Satria Efendi Tuanku Kuniang resmi mendaftar menjadi calon Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PB PMII), Kamis (13/2/2020), malam pukul 20.15 WIB. Satria Efendi mendaftarkan diri kepada Ketua Badan Pekerja Kongres (BPK) PMII ke-XX Rachmatul Fitrah. Pendaftaran disaksikan Panitia Kongres PMII Muhajir dan Asrul. Sedangkan Satria Efendi didampingi Tim Kaderisasi PB PMII Sepriboy Saputra.

Sampai Kamis malam ini yang mendaftarkan sudah 5 orang calon kandidat. Masing-masing Rafsan (Ciputat), Abdullah Sukri (Malang), Kaharudin (Jambi) Daud Gerung (Jakarta) Satria Efendi (Sumatra Barat). Satu-satunya kandidat doktor yang mendaftar sampai saat ini hanya Satria Efendi Tuanku Kuniang, imbuh Rachmatul Fitrah Ketua Badan Pekerja Kongres (BPK).

“Keikutsertaan sebagai kandidat Ketua Umum PB PMII ini untuk kembali menjemput sejarah. Orang Minang dulunya banyak menjadi tokoh pemikir dan pendiri bangsa. Hari ini kita harus bangkit lagi. Dalam bahasa Minang dikenal dengan mambangkik batang tarandam (membangkit batang terendam). Ketua Umum PB PMII pertama kali dijabat Mahbub Junaidi, tokoh pers nasional,” tutur Satria Efendi usai menyerahkan berkasnya.

Satria Efendi Tuanku Kuniang menyatakan siap untuk bertarung memperebutkan pucuk pimpinan tertinggi di PMII.”Saya siap untuk maju dan bertarung secara profesional pada Kongres PMII ke-20 di Balikpapan. Kesiapan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah alumni PB PMII, kader di daerah dan tokoh lainnya,” tutur Satria Efendi Kamis (13/02/2020) malam.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kongres PMII ke-XX bakal digelar 13-16 April 2020 mendatang di Balikpapan Kalimatan Timur. Satria Efendi Tuanku Kuniang kader PMII dari Kota Pariaman Sumatera Barat menyatakan siap untuk bertarung memperebutkan pucuk pimpinan tertinggi di PMII.”Saya siap untuk maju dan bertarung pada Kongres PMII ke- di Balikpapan. Kesiapan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah alumni PB PMII, kader di daerah dan tokoh lainnya,” tutur Satria Efendi.

“Saya menyelesaikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin Pariaman tahun 2013, S2 di di UIN imam Bonjol Padang tahun 2016. Di tahun itu juga melanjutkan S3 di Universitas Borobudur Jakarta. Tahun 2008 sampai 2016 mondok di Pesantren Madrasyah Miftahul Isitqamah Surau Cubadak Sungai Asam Padang Pariaman, dan dianugerahkan gelar tuanku kuniang, yakni gelar akademik di pesantren klasik Minangkabau,” tutur Satria.

Dikatakan Satria, proses di PMII berawal dari Mapaba pada tahun 2009 di Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin Pariaman, tahun 2010 PKD di PMII Cabang Kota Pariaman, 2013 PKL di PMII Cabang Ciputat dan 2018 PKN PB PMII.

Selama di PMII pernah diamanahakan jadi Pengurus Komisariat PMII STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, 2013 Ketua Umum PMII Cabang Kota Pariaman. Selanjutnya pengurus PKC PMII Sumbar. Kini di Pengurus Besar PMII pada bidang kaderisasi.

“Saat ini sudah banyak dukungan dari sejumlah pengurus cabang (PC) dan koordinator pengurus cabang (PKC). Kita optimis bisa meraih kemenangan dengan kebersamaan untuk membangun PMII di era milenial ini,” tutur Satria menambahkan. (Rezki Aryendi)

loading...