Payakumbuh, Berita sumbar.com_ Masyarakat Kelurahan Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan Kamis (2/4) dihebohkan dengan adanya kabar salah seorang balita usia 1,5 tahun yang berstatus ODP terpapar virus covid_19 pada hari ke 13 masa isolasinya.
Balita itu baru saja datang dari Bintan Kepulauan Riau bersama kedua orang tuanya, dan telah melaporkan diri serta melakukan pengecekan kesehatan sesuai prosedur penanggulangan virus corona, Keyakinan masyarakat akan terpaparnya semakin kuat, karena nenek dari balita tersebut baru pulang dari Jakarta dan juga berstatus ODP untuk menghadiri acara perrnikahan salah seorang anaknya.
Sesuai dengan Prosedur penanganan Covid_19 balita tersebut dirujuk ke RSUD Adnan WD Payakumbuh dengan didampingi petugas medis, lengkap dengan memakai APD menggunakan Ambulan dari posko penanggulangan Covid_19, dan langsung melakukan sterilisasi di kediaman mereka dengan penyemprotan cairan Desinfektan.
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan pasien dinyatakan Negatif covid_19, pasien di dianoksa hanya mengalami Alergi debu sejak sehari sebelumnya, yang membuat pasien sulit untuk bernafas, dan diperbolehkan pulang hari itu juga.
Dituturkan orang tua pasien, Ajay, selama pemeriksaan dirumah sakit anaknya hanya diperlakukan sebagai pasien umum biasa, tidak ada perlakuan khusus layaknya pasien corona, serta ditangani hanya oleh parawat dan tanpa didampingi dalam pengurusan kelengkapan Administrasinya oleh tim penangan covid_19 yang telah mengantarkannya kerumah sakit.
“Kami sangat menyayangkan tim penanganan yang kurang bertanggung jawab, setelah diantar kesini, ternyata semua kami pula yang urus, dari jam 1.30 siang hingga jam 5 sore, sampai-sampai kami harus pulang berjalan kaki dengan keadaan istri lagi hamil”, tuturnya.
Tidak hanya sampai disitu, kabar yang beredar ditengah masyarakat semakin tersebar luas, sehingga membuat keluarga pasien sempat sock dan depresi, mereka beranggapan anak dan cucunya telah membawa virus kekampung ini.
Paman pasien juga menyayangkan dengan cara penanganan dari tim penangulangan covid_19, yang tidak mandampingi pasien hingga keluarnya hasil pemeriksaan, dan juga tidak adanya koordinasi tim penanggulangan covid_19 dengan pihak rumah sakit, sehingga informasi yang diterima masyarakat hanya setengah-setengah dan membuat kepanikan ditengah masyarakat.
Untuk menghindari kepanikan warga, paman pasien telah mengirimkan rekaman percakapan telpon dengan Ibu pasien yang menyatakan anaknya Negatif terpapar Virus Covid_19 melalui grup WA kelurahan limbukan hari itu juga untuk meredam kepanikan masyarakat.
Saat di konfirmasi melalui sambungan telpon, keluarga pasien menjelaskan pihak dari Pustu Limbukan telah datang menemui keluarga pasien, dan telah meminta maaf atas kejadian tersebut. (john.a)
Beritasumbar.com
Salah Satu Keluarga ODP Di Limbukan Sesalkan Pelayanan Tim Penanganan Covid-19 PayakumbuhS
- Advertisement -
- Advertisement -