27.5 C
Padang
Friday, November 27, 2020
Beritasumbar.com

Ratusan Ribu Guru Hadiri Hut PGRI KE-70, Jokowi Tak Hadir
R

Kategori -

Jakarta – Sebanyak 115.000 guru dari 34 provinsi menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-70 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Dari pantauan BeritaSumbar, para guru tersebut datang dari sejumlah daerah seperti Palembang, Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan daerah lainnya dengan menggunakan bus.

Banyaknya kendaraan di wilayah Senayan, Jakarta Selatan, tersebut membuat kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan.

Ketua Umum PGRI, Sulistyo, mengatakan banyaknya guru yang hadir dalam HUT PGRI tersebut membuktikan bahwa guru tak terpengaruh dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi dan dari Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang meminta agar guru tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami bangga, para guru tetap hadir dalam peringatan HUT ke-70 PGRI. Ini membuktikan apa yang dikhawatirkan oleh pemerintah pada peringatan HUT PGRI tidak terbukti. Pelaksanaan HUT PGRI ini berlangsung tertib, damai dan aman,” kata Sulistyo.

Sulistyo juga mengucapkan terimakasih kepada kepala daerah yang mendukung para guru untuk hadir dalam HUT PGRI tersebut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedianya akan menghadiri HUT PGRI tersebut, namun karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan Jokowi kemudian mengutus Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, untuk hadir.

Sebagian guru yang hadir dalam acara tersebut mengaku kecewa dengan ketidakhadiran Presiden Jokowi. Padahal selama ini, peringatan HUT PGRI selalu dihadiri oleh presiden.

“Kami mengaku kecewa, karena datang dari jauh-jauh untuk bertemu presiden, tetapi kenyataannya presiden tidak ada,” kata seorang guru yang berasal dari Palembang, Ujang Sumantri.

Ujang mengaku selama ini HUT PGRI selalu dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden. Pada 2014, HUT PGRI dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, mengaku memahami perasaan kecewa para guru karena ketidakhadiran Presiden Jokowi.

“Itu manusiawi, kami sangat memahami itu. Tapi yang terpenting ada perwakilan pemerintah yang hadir pada acara ini,” kata Puan. (Ant/Oleh Indriani)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

“Trinda Farhan Menyelami Visi Mulia Agam Madani Aristo Munandar”

Oleh Syaddam Anelka Abdillah Siapa yang tak kenal dengan Nama yang satu ini, Seorang Bupati yang ramah, mudah senyum...

Nagari Koto Bangun Wakili Limapuluh Kota Dalam Lomba Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Dalam pengelolaan dana Desa setiap tahun anggaran sangat diperlukan adanya transparansi perencanaan dan pelaksanaan dana Desa/Nagari yang dikucurkan pemerintah pusat...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

Militer Ottoman Mulai Memakai Meriam pada 1420-an

Perkembangan militer yang paling penting selama periode bangkitnya Kerajaan Ottoman adalah pengenalan meriam dan senjata api lainnya. Senjata-senjata ini digunakan di Eropa Barat selama...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -