29 C
Padang
Friday, October 30, 2020

Putusan Gugatan Tewasnya Tahanan di Sijunjung Ditunda

Padang – Sidang pembacaan putusan atas gugatan perdata yang dilakukan oleh pihak keluarga dua tahanan yang tewas karena dugaan penganiayaan oleh oknum polisi, di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada 2011, ditunda.

“Pembacaan putusan terhadap perkara itu dijadwalkan pada Rabu (30/12). Hanya saja sidang terpaksa diundur karena jumlah majelis hakim tidak lengkap,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas I A Padang, Mahyudin di Padang, Rabu.

Anggota yang tidak hadir itu, katanya, adalah hakim Herlina Reyes. Dimana yang bersangkutan saat ini tengah menyelesaikan proses pemindahannya ke tempat tugas yang baru di Provinsi Kalimantan.

“Karena salah seorang anggota majelis hakim tidak hadir, makanya sidang pembacaan putusan diundur pada minggu depan,” katanya.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan berdasarkan aturan dimana majelis hakim yang memimpin sidang harus lengkap berjumlah tiga orang.

“Kita mengikuti aturan yang ada,” katanya.

Sementara pihak penggugat yang diwakili pengacara, Dedi Alparesi, berharap hakim menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya terhadap perkara itu.

Sebelumnya gugatan itu dilayangkan terkait tewasnya dua tahanan anak, yaitu Faisal Akbar (alm), dan Budri M Zen (alm), yang ditemukan tewas tergantung di kamar mandi sel tahanan Polsek Sijunjung, pada 28 Desember 2011.

Empat anggota Polsek Sijunjung telah melakukan penganiayaan, dan telah dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana oleh Pengadilan Negeri Muaro Sijunjung Nomor 136/Pid.B/2012/PN.MR, dan Putusan Pengadilan Tinggi Padang Nomor 43/Pid/2013/PT.PDG.

Usai memenangkan pidana, pihak keluarga melalui LBH Padang kemudian mengajukan gugatan perdata atas kematian tersebut. Sidang gugatan perdata perdana digelar di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (1/7/2015).

Pihak keluarga menggugat beberapa instansi pemerintahan dan perseorangan yang terdiri dari Kapolsek Sijunjung, empat pelaku penganiayaan yang menyebabkan tahanan meninggal yaitu AKP Syamsul Bahri, Briptu Randi Agusta, Iptu Al Indra dan Aiptu Irzal.

Selain itu juga Kapolres Sijunjung, Kapolda Sumbar, dan Presiden RI, Kapolri, Menteri Keuangan, dan DPR RI, sebagai turut tergugat.

Dalam pembacaan gugatan disebutkan, gugatan perbuatan melawan hukum ini diajukan karena para pelaku dinilai melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu Pasal 28 D ayat (1) UUD 1945, Pasal 4, 33 ayat (1) UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 2, 13 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Selain itu juga dinilai melanggar Pasal 7, 9 ayat (1), 10 ayat (1) UU Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Internasional Kovenan Hak Sipil dan Politik, serta Pasal 3 dan Pasal 4 PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara RI.

Kemudian pasal 37 huruf (a), (b), (c), 40 ayat (1), 40 ayat (2) huruf (b) pada (ii), Pasal 40 ayat (2) huruf (b) pada (iv) Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Hak-Hak Anak, Pasal 11 ayat (1), 13 ayat (1) Peraturan Kepala Kepolisian Negara RI Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara RI.

Penggugat menuntut kerugian materil terhadap Kapolsek Sijunjung sebesar Rp1,05 juta, terhadap empat oknum Polsek Sijunjung Rp4,25 juta, serta tuntutan kerugiaan immateriil terhadap Kapolsek Sijunjung sebesar Rp10 miliar karena dianggap melanggar pasal 1370, 1371 dan 1372 KUHPerdata.

Sementara untuk Kapolsek, serta empat orang anggota Polsek Sijunjung, diminta membuat permintaan maaf dan memulihkan nama Faisal Akbar (Alm) dan Budri M. Zem (Alm) kepada masyarakat luas secara terbuka, di 7 harian umum cetak, dan 5 media televisi lokal dan nasional karena dinilai melanggar prinsip hukum pidana presumption of Innoncence (praduga tidak bersalah).

Selain itu, keluarga korban melalui LBH Padang juga mengajukan tuntutan sidang etik terhadap empat orang anggota Polsek Sijunjung yang telah ditetapkan bersalah itu.

Pada bagian lain, dalam sidang gugatan perdata itu pihak keluarga diwakili Direktur LBH Padang Era Purnama Sari, dan Deddi Alpresi (advokat). Sementara tergugat dihadiri Kompol Jefri Indra, AKP Syafril, Ipda Eri Mayena dan Ipda Eldy Syafril. (Ant/Oleh Agung Pambudi)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, www.beritasumbar.com - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...

Para Pengemudi Layanan “Maxim” di Padang Mendonorkan Darah untuk Palang Merah Indonesia

Padang,- Pada tangga 24 Oktober, sekitar 15 pengemudi layanan dan puluhan masyarakat yang peduli di kota ini telah mengisi bank persediaan darah...

BPNB Sumbar Gelar Festival Kesenian Multietnis 2020 di Peringatan Sumpah Pemuda

PADANG - Kebhinekatunggalikaan di Kota Padang jadi semakin nyata terlihat lewat Festival Kesenian Multietnis 2020 yang digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya...

Ditemukan Tidak Bernyawa Dikawasan Kelok 9, Ini Pernyataan Keluarga Korban

Limapuluh Kota,- Hingga sampai saat berita ini diturunkan aparat Kepolisian dari Polres Limapuluh Kota masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti ditemukannya seorang...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Tanah Datar Selalu Imbau Pengunjung Pasar Batusangkar Gunakan Masker

Tanah Datar, www.beritasumbar.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres tanah Datar selalu mengimbau pengunjung Pasar Batusangkar agar tetap memakai masker, guna mencegah penyebaran...

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, www.beritasumbar.com - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...

Bawaslu Limapuluh Kota Telah Keluarkan Enam Peringatan Selama Masa Kampanye

Limapuluh Kota, BeritaSumbar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota telah mengeluarkan enam peringatan tertulis kepada calon yang maju dalam Pilkada...

Peringati Sumpah Pemuda, Kodim 0310/SSD Gelar Penegakan Protokol Kesehatan

Sijunjung, www.beritasumbar.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-92 tahun 2020 jajaran Komando Distrik Militer (KODIM) 0310/SSD menggelar penegakan disiplin protokol kesehatan kepada...
- Advertisement -