24 C
Padang
Kamis, Juli 29, 2021
Beritasumbar.com

Purna Bakti Prof. Nurhajati Hakim, Sepenggal Kisah dari Dharmasraya
P

Kategori -

Dharmasraya – Di kampus Fakultas Pertanian (Faperta) Unand, siapa yang tidak kenal dengan nama Prof. Dr. Ir. Hj. Nurhajati Hakim. Urang Simawang, Kabupaten Tanah Datar, ini dikenal sebagai dosen yang rendah hati dan dekat dengan mahasiswa.
Bahkan Guru Besar Faperta Unand itu telah melahirkan banyak orang hebat di daerah ini. Mulai dari pejabat, anggota dewan, juga guru besar lainnya. Beberapa anak didiknya di antaranya bahkan masih aktif sebagai pejabat negara saat ini.

Wamendikbud Prof. Musliar Kasim yang juga mantan Rektor Unand adalah anak didiknya. Wali Kota Padang Mahyeldi, SP pun begitu. Sama halnya dengan Bupati Dharmasraya Ir. H. Adi Gunawan, MM, yang juga pernah ikut merasakan kuliah dengan wanita pertama di Indonesia yang meraih gelar doktor di Bidang Ilmu Tanah itu.

Bahkan bagi Bupati Dharmasraya, Prof. Nurhajati bukan sekedar dosen yang telah mengantarnya menjadi seorang insinyur pertanian. Bagi Adi Gunawan dan Kabupaten Dharmasraya, dosen yang pernah meraih penghargaan peneliti terbaik dari Universitas Kentucky, USA, itu memiliki jasa besar terhadap pembangunan pertanian di Bumi Cati nan Tigo.

Sejumlah penelitiannya selama bertahun-tahun terhadap kesuburan tanah di Dharmasraya terutama daerah eks transmigran, telah memberikan dampak yang nyata.

Betapa tidak? Kawasan Sitiung yang dulu dikenal gersang dengan tanahnya yang masam, kini menjadi salah satu daerah penyangga beras terbesar di Sumbar. Dharmasraya bahkan mampu surplus beras setiap tahun.

“Bagi Dharmasraya, jasa beliau sangat besar. Sebagai daerah pertanian, hasil penelitiannya masih terus dipakai dan dikembangkan untuk mengatasi keasaman tanah lahan pertanian,” ujar Adi.

Prof. Nurhajati mengenal Sitiung sejak daerah itu dijadikan sebagai kawasan transmigrasi. “Sejak 1977 saya sudah mengenal Sitiung. Waktu itu masih gabung dengan Sijunjung. Saya meneliti tentang tanah masam di sana,” ujarnya saat memberikan Orasi Purna Bakti di Hall Convention Centre Unand, beberapa waktu lalu.
Dengan penelitian menggunakan teknik pengapuran, didapat dosis dan takaran yang tepat untuk mengatasi tanah yang masam di Sitiung. Sehingga perlahan masalah mulai teratasi dan para transmigran saat itu tak lagi putus asa.

‘Hubungan emosional’ Prof. Nurhajati dengan Dharmasraya tak berhenti sampai di situ. Tahun 1979, saat menempuh program doktor di IPB Bogor, dirinya kembali melanjutkan penelitian di Sitiung. Dirinya bahkan tinggal berbulan-bulan di kawasan hutan di daerah Sitiung III. “Saya ingat betul, padahal saat itu harimau sedang mengganas di Sitiung,” tuturnya.

Bolak-balik Sitiung-Bogor untuk melanjutkan penelitian tanah masam dengan teknologi pengapuran terpadu (TPT) tak membuatnya lelah. Selama berbulan-bulan, tanaman jagungnya memberikan hasil yang baik mencapai 5 ton/Ha.

Penerapan penggunaan kapur+pupuk sintetik+bahan organik yang ditemukannya menghasilkan ramuan jitu untuk mengatasi tanah masam. Hasil penelitian itu kemudian dirangkumnya menjadi buku yang hingga kini telah menjadi acuan terutama bagi Kementerian Pertanian dan Kementerian Transmigrasi, untuk diterapkan pada kawasan transmigrasi di Indonesia. Bahkan hingga saat ini, dirinya masih kerap ke Dharmasraya untuk meneliti tanah di sana.

Kini, di usianya yang memasuki 70 tahun, tugas Prof. Nurhajati sebagai ‘guru’ sebagaimana cita-citanya sejak kecil, telah tuntas. Dirinya telah bisa menikmati masa tua dengan fokus pada keluarga. “Terima kasih atas pengabdian selama ini, baik bagi Unand maupun bagi Sumatera Barat. Kami berharap, Prof. Nurhajati tidak lelah untuk memberikan sumbangsih dan saran pada kami,” ungkap Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno yang hadir pada acara itu.

Penyampaian Orasi Purna Bakti itu sendiri merupakan yang pertama kali digelar di Unand. Beberapa kepala daerah di antaranya Bupati Tanah Datar, Bupati Dharmasraya, dan Wali Kota Padang, termasuk Wamendikbud Prof. Musliar Kasim juga hadir.

Meski bukan orang Dharmasraya, bagi Prof. Nurhajati, Dharmasraya adalah sepenggal kisah hidupnya yang akan selalu dikenang. Sedangkan bagi anak didiknya, semangat wanita yang pernah menjadi anggota MPR itu tak boleh lekang dan mesti dilanjutkan. Judul orasinya ‘pantang menyerah menggapai cita-cita’ menyiratkan pesan bahwa anak desa pun bisa berbuat.

“Begitu pun bagi kami, Prof. Nurhajati adalah sosok penting yang berjasa bagi pembangunan pertanian di Dharmasraya. Selalu ada tempat untuk beliau,” ungkap Bupati Dharmasraya. (YT/Humas)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Puluhan Hektar Sawah Di Jorong Pudak Nagari Sijunjung Mengalami Kekeringan

Sijunjung, BeritaSumbar.com,- Puluhan hektar sawah tadah hujan di jorong Pudak Nagari Sijunjung, disinyalir gagal diolah tahun ini, karena rendahnya curah hujan saat ini, kata Malin Cahyo, Tokoh Masyarakat Jorong Pudak, Sabtu (24/7).
- Advertisement -

Dua Meninggal dan 28 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Angka kematian akibat Covid-19 di Payakumbuh terus meningkat, dimana dalam beberapa hari terakhir ini terdapat masyarakat yang dinyatakan meninggal karena terpapar virus corona.

Pemko Payakumbuh Apresiasi kegiatan Rehab Rumah Dari Alumni SMEA Negeri Payakumbuh Milenial

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, Ikatan Alumni SMEA Negeri Payakumbuh (Snepa) laksanakan kegiatan bedah/rehab rumah bagi salah seorang alumni mereka yang kurang mampu yang berdomisili di kelurahan Padang Data Tanah Mati, kecamatan Payakumbuh Barat.
- Advertisement -

HUT Adhyaksa, Ini Capaian Kinerja Kejari Sijunjung

Sijunjung, beritasumbar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sijunjung, Sumatera Barat meraih beberapa keberhasilan dalam menggungkap berbagai kasus dan penyelamatan uang negara, sedikitnya ada Rp.4,5 miliar...

Dua Meninggal dan 28 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Angka kematian akibat Covid-19 di Payakumbuh terus meningkat, dimana dalam beberapa hari terakhir ini terdapat masyarakat yang dinyatakan meninggal karena terpapar virus corona.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.

MENUJU MEJA MAKAN

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 5/1000cerita Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)IV-e Kembali ke meja makan, pernah menjadi “trendy topic” pada tahun...

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...

Ada Temaram di Pintu Aging

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 1/1000 “Ada Temaram di Pintu Aging” Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sudah biasa dan terbiasa ada kata-kata...

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...

Sefnat Waicang Sampaikan Aspirasi Masyarakat Grime Nawa ke DPD RI

JAKARTA - Perwakilan Masyarakat yang juga Tokoh Masyarakat yang diberikan kuasa untuk persiapan proses pemekaran Kabupaten Grime Nawa diketuai oleh Sefnat Waicang, S.P dan jajaran melakukan kunjungan ke DPD RI, Senayan, Jakarta pada Jumat (16-07-2021)

Banyaknya Keluhan Tentang Konsumen, DPW LPPKI DKI Jakarta Dibentuk

JAKARTA - LPPKI (Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia) terus bergerak melakukan pengembangan organisasi, baik ditingkat Provinsi (DPW), maupun ditingkat Kabupaten Kota (DPC).

Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Laksanakan Sosialisasi Ranperda Tentang Mars Sumatera Barat

Padang,BeritaSumbar.com,-Bertempat di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, 01 Juli 2021. Melalui UPTD Taman Budaya Sumatera Barat dilaksanakan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) tentang Mars Sumatera Barat yang akan ditetapkan menjadi Mars Daerah dengan judul Mars Sumatera Barat yang diciptakan oleh B. Andoeska.
- Advertisement -