30.1 C
Padang
Tuesday, September 22, 2020

Prof Nurhajati Hakim : Tanaman “TITONIA” Menguntungkan Petani

Padang – Pakar sekaligus Peneliti Ilmu Tanah, Prof Nurhajati Hakim mengatakan tanaman Bunga Matahari Meksiko atau “Titonia” sangat menguntungkan bagi petani.

“Tanaman Titonia ini bermanfaat mengganti sebagian kandungan pupuk buatan, penyubur tanah, pestisida alami dan pencegah erosi di sawah,” katanya, di Padang, Sabtu.

Dia memaparkan sebagai pengganti pupuk tanaman ini memiliki kandungan unsur Nitrogen (N) sebesar 4 persen, kemudian Fosfor (P) sebesar 4,1 persen dan Kalium (K) 0,59 persen.

Dengan jumlah segitu katanya, tanaman Titonia yang dijadikan kompos kemudian disebar ke tanah mampu menggantikan 25 hingga 50 persen pupuk buatan NPK.

Bagi petani tentunya hal ini menguntungkan sebab selain menghemat pengeluaran untuk pupuk, tanaman Titonia sebagai penggantinya pun mudah didapatkan.

Sebagai contoh di Sumatera Barat (Sumbar), tanaman ini secara liar melimpah di daerah pinggir jalan Kota Padang Panjang hingga Kecamatan Koto Baru Agam, imbuhnya.

“selain dapat mengganti penggunaan pupuk, kompos Titonia ini juga berguna sebagai bahan organik untuk memperbaiki unsur hara dalam tanah,” katanya.

Dalam hal ini kata dia memungkinkan tanah yang awalnya tidak produktif menjadi subur.

Dia mencontohkan saat melakukan penelitian di Kabupaten Dharmasraya Sumbar yang cenderung memiliki tanah kurang subur.

Dengan teknologi pengapuran dan penambahan kompos Titonia ini, lahan yang tidak produktif menjadi subur dan hasil pun meningkat, imbuhnya.

“Adanya Titonia dekat sawah atau ladang menjadikan tanaman ini sebagai penangkal alami hama,” ucapnya.
Selain itu kehadiran Titonia ini juga menjadi sebuah penghalang terjadinya erosi tanah.

Sebab Titonia memiliki sistem perakaran yang kuat yang mampu menjadi penghalang turunnya tanah, ujarnya.

“Dengan banyak keuntungan ini sudah seharusnya petani memanfaatkan Titonia ini semaksimal mungkin,” kata Nurhajati.

Sementara itu peneliti dari Litbang Pertanian Sumbar, Ismon menilai upaya penggunaan teknologi inovatif seperti kompos Titonia saat ini masih belum banyak terjadi di Sumbar.

Menurutnya Petani lebih melihat peluang pasar dengan tidak memperhatikan kualitas.

Sehingga di beberapa daerah banyak terjadi alih fungsi lahan, akibat sawah atau ladang tidak produktif.

Seharusnya katanya, Petani lebih jeli dan berupaya keras untuk mempertahankan eksistensi bertaninya, sembari mempelajari dan menyelesaikan segala kendala yang muncul dalam proses produksi, ucapnya.

 

Sumber: Antara/M R Denya Utama
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pilkada Ditengah Pandemi, Bagaimana Menurut Pembaca?

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi banyak mendapat tanggapan dari pengamat politik maupun kesehatan masyarakat. Bahkan ada yang mengusulkan pilkada diundur sementara...

Karang Taruna Padang Pariaman Gelar BBKT

Padang Pariaman, beritasumbar.com. Karang Taruna Kabupaten Padang Pariaman laksanakan BBKT ( Bulan Bhakti Karang Taruna ) meskipun ditengah situasi Pandemi Covid-19 tidak...

Bangun Komunikasi, Dandim 0311 Pessel gelar Coffee Morning dengan Media

Pesisir Selatan,-Bersama awak media di Kabupaten Pesisir Selatan, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf Gamma Arthadilla Sakti, Jumat (18/9) pukul 08.30 Wib menggelar acara "...

Panwascam Koto VII Adakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat

Sijunjung,-Panwascam Koto VII telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak Tahun 2020 terhadap Masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan.

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI...

Pembaruan Aplikasi Payo App Terbaru, Lebih Ramah, Segar dan Kekinian

Aplikasi PayoApp kini hadir dengan pembaruan terbaru. Update terbaru dari PayoApp ini sudah bisa diunduh di Google Playstore. Dalam update versi...

Dunia Soroti Kapal Selam RI yang Bikin Geger ASEAN

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu...
- Advertisement -