25 C
Padang
Selasa, Juli 27, 2021
Beritasumbar.com

Prof Nurhajati Hakim : Tanaman “TITONIA” Menguntungkan Petani
P

Kategori -

Padang – Pakar sekaligus Peneliti Ilmu Tanah, Prof Nurhajati Hakim mengatakan tanaman Bunga Matahari Meksiko atau “Titonia” sangat menguntungkan bagi petani.

“Tanaman Titonia ini bermanfaat mengganti sebagian kandungan pupuk buatan, penyubur tanah, pestisida alami dan pencegah erosi di sawah,” katanya, di Padang, Sabtu.

Dia memaparkan sebagai pengganti pupuk tanaman ini memiliki kandungan unsur Nitrogen (N) sebesar 4 persen, kemudian Fosfor (P) sebesar 4,1 persen dan Kalium (K) 0,59 persen.

Dengan jumlah segitu katanya, tanaman Titonia yang dijadikan kompos kemudian disebar ke tanah mampu menggantikan 25 hingga 50 persen pupuk buatan NPK.

Bagi petani tentunya hal ini menguntungkan sebab selain menghemat pengeluaran untuk pupuk, tanaman Titonia sebagai penggantinya pun mudah didapatkan.

Sebagai contoh di Sumatera Barat (Sumbar), tanaman ini secara liar melimpah di daerah pinggir jalan Kota Padang Panjang hingga Kecamatan Koto Baru Agam, imbuhnya.

“selain dapat mengganti penggunaan pupuk, kompos Titonia ini juga berguna sebagai bahan organik untuk memperbaiki unsur hara dalam tanah,” katanya.

Dalam hal ini kata dia memungkinkan tanah yang awalnya tidak produktif menjadi subur.

Dia mencontohkan saat melakukan penelitian di Kabupaten Dharmasraya Sumbar yang cenderung memiliki tanah kurang subur.

Dengan teknologi pengapuran dan penambahan kompos Titonia ini, lahan yang tidak produktif menjadi subur dan hasil pun meningkat, imbuhnya.

“Adanya Titonia dekat sawah atau ladang menjadikan tanaman ini sebagai penangkal alami hama,” ucapnya.
Selain itu kehadiran Titonia ini juga menjadi sebuah penghalang terjadinya erosi tanah.

Sebab Titonia memiliki sistem perakaran yang kuat yang mampu menjadi penghalang turunnya tanah, ujarnya.

“Dengan banyak keuntungan ini sudah seharusnya petani memanfaatkan Titonia ini semaksimal mungkin,” kata Nurhajati.

Sementara itu peneliti dari Litbang Pertanian Sumbar, Ismon menilai upaya penggunaan teknologi inovatif seperti kompos Titonia saat ini masih belum banyak terjadi di Sumbar.

Menurutnya Petani lebih melihat peluang pasar dengan tidak memperhatikan kualitas.

Sehingga di beberapa daerah banyak terjadi alih fungsi lahan, akibat sawah atau ladang tidak produktif.

Seharusnya katanya, Petani lebih jeli dan berupaya keras untuk mempertahankan eksistensi bertaninya, sembari mempelajari dan menyelesaikan segala kendala yang muncul dalam proses produksi, ucapnya.

 

Sumber: Antara/M R Denya Utama
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

IKM Baruah Gunuang Terbentuk

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Dua puluh dua orang mahasiswa yang berasal dari Nagari Baruah Gunuang yang merupakan perwakilan dari berbagai kampus di Indonesia menghadiri kegiatan first gathering dalam pembentukan keluarga mahasiswa di nagari dengan nama Ikatan Keluarga Mahasiswa Baruah Gunuang (IKMB).
- Advertisement -

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.

Kakankemenag Padang Panjang Pimpin Sosialisasi Pemutakhiran Data Mandiri Melalui Aplikasi MySAPK BKN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Gelar Kegiatan Sosialisasi Tetang Pemutakhiran Data Mandiri Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Aplikasi MySAPK BKN di Aula Kankemenag Kota Padang Panjang, Senin (26/07/2021)
- Advertisement -

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar

Padang Aro, beritasumbar.com - Satu paket tender di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Pagu dan Rp299,2 juta dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran...

Kapolres Sijunjung Pimpin Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Dalam rangka menggelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos pada malam hari ini Kamis malam, sesuai dengan Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kukuhkan Pengurus Lokal Orari, Wako Sawahlunto: Solusi Sulitnya Jaringan Telekomunikasi

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta mengukuhkan pengurus lokal Organisasi Radio Amatir (Orari) Sawahlunto Sijunjung, Camping Ground Kandi, Minggu (14/3). Walikota berjanji akan membantu...

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa dialihkan menjadi...

Bumerang Microplastic Di Masa Pandemi

Oleh : Annisa Vitri, Arin Simatupang(Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, Padang) Seperti yang kita ketahui dunia sedang dilanda bencana wabah Covid-19 atau disebut...

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi

JAMBI, BeritaSumbar.com - Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water Recycle sebagai...

Mesir Menemukan 27 Sarkofagus Berusia Lebih Dari 2.500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini.

Mesir kemarin mengumumkan telah menemukan harta karun kuno berupa 27 sarkofagus dalam keadaan utuh. Penemuan ini diklaim sebagai yang terbesar tahun ini. Sarkofagus yang sudah...

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan. Handphone dan komputer tablet (HKT)...

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI dari semua...

Pembaruan Aplikasi Payo App Terbaru, Lebih Ramah, Segar dan Kekinian

Aplikasi PayoApp kini hadir dengan pembaruan terbaru. Update terbaru dari PayoApp ini sudah bisa diunduh di Google Playstore. Dalam update versi terbaru aplikasi ini tampil dengan desain baru yang membuatnya lebih...

Dunia Soroti Kapal Selam RI yang Bikin Geger ASEAN

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu andalan alat...

Tanaman tersembunyi yang ‘mengeluarkan’ nikel di hutan Indonesia

Enam belas tahun yang lalu, Aiyen Tjoa menjelajahi kota pertambangan kecil Sorowako di jantung pulau Sulawesi, Indonesia. Sorowako pernah menjadi rumah bagi keanekaragaman tumbuhan...
- Advertisement -