31.4 C
Padang
Tuesday, October 20, 2020

Perda Penggabungan Disetujui, 14 KELURAHAN PAYAKUMBUH BERKURANG

Menyusul lahirnya 11 Perda Kota Payakumbuh tentang penggabungan kelurahan, jumlah kelurahan di Payakumbuh  berkurang sebanyak 14 dari 76 kelurahan yang ada sekarang.  DPRD  menyetujui Ranperda menjadi Perda penggabungan kelurahan yang diajukan pemko, sejak Juli 2014. Gubernur Sumatera Barat melalui Biro Hukum Setdako, telah meregistrasi Perda yang telah disepakati dewan dimaksud.

Sekdako Payakumbuh H. Benni Warlis, didampingi Asisten I Setdako Yoherman dan Kabag Tapem Erwan, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, menginformasikan, Kamis (16/10), 11 kelurahan baru itu hasil penggabungan 25 kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Utara, Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Timur. Secara bertahap, ke depan pemko akan terus melakukan penggabungan kelurahan, agar menjadi jumlah yang ideal sebanyak 41 atau 43 kelurahan.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 126 ribu jiwa ini, idealnya kota Payakumbuh hanya punya  41 atau 43 kelurahan saja. Karena, berdasarkan peraturan Mendagri, sebuah kelurahan itu harus punya penduduk minimal 2.000 jiwa. Di Payakumbuh, banyak kelurahan yang penduduknya di bawah angka tersebut,” tambah sekdako.

Dampak positif bagi 11 kelurahan baru dimaksud, di tahun anggaran 2015 nanti, kelurahan bersangkutan bakal memperoleh kucuran dana APBD yang lebih besar. Kelurahan dimaksud, akan lebih leluasa membelanjakan dana yang diperoleh buat kepentingan peningkatan  pembangunan fisik serta kesejahteraan warganya. “Kita menganggarkan, kalau bisa setiap kelurahan baru itu akan memperoleh kucuran APBD lebih kurang Rp50 atau Rp100 juta, sebutnya.

11 Perda yang menetapkan penggabungan kelurahan itu, terdiri Perda Kota Payakumbuh Nomor 5/2014, tentang pembentukan  Kelurahan Kototuo Limokampuang, (penggabungan Kelurahan Limo Kampuang dan Kelurahan Koto Tuo, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Kemudian Perda Nomor 6/2014, tentang pembentukan Kelurahan  Kapalo Koto Ampangan, (penggabungan  Kapalo Koto dan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan).

Di Kecamatan Payakumbuh Selatan, dari 9 kelurahan yang ada sekarang, untuk sementara tinggal 7 kelurahan, yaitu kelurahan-kelurahan Limbukan, Padang Karambia, Sawah Padang, Aur Kuniang, Balai Panjang dan dua kelurahan baru Kototuo Limokampuang serta Kapalo Koto Ampangan.

Berikutnya, di Kecamatan Payakumbuh Timur dari 14 kelurahan dengan terbitnya dua perda baru tentang pembentukan kelurahan, maka tinggal lagi 9 kelurahan. Lima kelurahan lama yang masih bertahan Kotopanjang Payobasuang, Kotobaru Payobasuang, Payobasuang, Bodi, Payobada Padang Tangah dan Balai Jariang. Sedangkan, sembilan kelurahan digabung menjadi 4 kelurahan, yaitu Kelurahan Padang Alai Bodi yang diatur dalam Perda Nomor 7/2014 (penggabungan Padang Alai dan Bodi).

Kelurahan Tiaka diatur dalam Perda Nomor 12/2014 (penggabungan Balai Batimah, Balai nan Tuo, dan Ranah).  Kemudian, Perda Nomor 10/2014, tentang pembentukan Kelurahan Padang Tiakar (penggabungan Padang Tiakar Hilir dan Padang Tiakar Mudik). Perda Nomor 11/2014 tentang pembentukan Kelurahan Sicincin (peggabungan Sicincin Hilir dan Sicincin Mudik).

Di Kecamatan Payakumbuh Utara, dari 25 kelurahan dengan perda pembentukan kelurahan baru, akan  berkurang menjadi 20 kelurahan. Delapan kelurahan lama digabung menjadi  3 kelurahan. Masing-masing Kelurahan Ompang Tanah Sirah (penggabungan Tanjung Anau, Talawi, dan Balai Batuang), Kelurahan Taratak Padang Kampuang (penggabungan Tambago dan Payonibuang) dan Kelurahan Tigo Koto Dibaruah (penggabungan Nan Kodok, Kaniang Bukik dan Payolinyam). Pembentukan kelurahan baru ini secara berturut di atur dalam Perda Nomor 13/2014, Perda Nomor 14/2014 dan Nomor 15/2014.

Sedangkan, 17 kelurahan lama yang masih bertahan masing-masing kelurahan-kelurahan Labuah Baru, Koto Baru Balai Janggo, Balai Baru, Balai Kaliki, Balai Cacang, Balai Gadang, Balai Gurun, Muaro, Pasia,  Taruko, Tarok, Napa, Padang Kaduduak, Balai Jariang, Pasir, Bunian, Kubu Gadang dan Cubadak Air.

Sementara di Kecamatan Payakumbuh Barat, dari 22 kelurahan yang ada baru 4 kelurahan yang digabung menjadi dua kelurahan. Dua kelurahan baru itu, Kelurahan Padang Tinggi Piliang (gabungan Padang Tinggi dan Piliang) dan Kelurahan Nunang Daya Bangun (gabungan Nunang dan Daya Bangun), diatur dalam Perda Nomor 8/2014 dan Nomor 9/2014.

Delapan kelurahan lama yang belum digabung, yaitu kelurahan-kelurahan  Pakan Sinayan, Kubu Gadang, Bulakan Balai Kandi, Tanjuang Gadang, Payolansek, Talang, Koto Tangah, Subarang Batuang, Padang Tangah, Sungai Pinago, Tanjuang Pauah, Ibuah, Parik Rantang, Tanah Mati, Parak Batuang, Padang Datar, Labuah Basilang dan Balai nan Duo.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Razia Hari Ke Lima, Menyisir Kantor Pelayanan Publik, 4 Orang Terjaring

Payakumbuh --- Razia mobile yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh pada hari ke lima menyisir ke kantor-kantor pelayanan publik yang ada di...

KPU Sawahlunto Gelar Rapat Pleno Penetapan DPT Pilgub 2020

Sawahlunto – Bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Rabu (14/10) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan...

Tetap Konsisten Pertahankan Kampung Tangguh, Dit Pam Obvit Polda Sumbar Apresiasi Warga Kubang Gajah

Payakumbuh --- Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Sumbar Kombes Pol Agus Krisdiyanto bersama Kasubdit Wisata Ilva Siswanto mendatangi Kampung Tangguh Nusantara Perumnas...

AKP Witrizawati Jabat Kasat Narkoba Polres Padang Panjang

Padang Panjang,- Serahterima Jabatan di jajaran Polres Padang Panjang bergulir. Selasa 20/10 pagi Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo gelar sertijab Kasat...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -