25 C
Padang
Senin, April 19, 2021
Beritasumbar.com

Pengertian Dua Kalimat Syahadat
P

Kategori -

Oleh : Irwan Prayitno*)

Kalimat syahaadatain adalah kalimat yang tidak asing lagi bagi umat Islam. Kita selalu menyebutnya setiap hari, misalnya ketika shalat dan adzan. Kalimat syahaadatain sering diucapkan oleh umat Islam dalam pelbagai keadaan.

Umumnya kita menghafal kalimat syahaadah dan dapat menyebutnya dengan fasih. Namun, yang menjadi pertanyaan, sejauh manakah makna kalimat syahaadatain ini dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam?

Masalah tersebut perlu dijawab dengan kenyataan yang ada. Tingkah-laku umat Islam yang terpengaruh dengan jahiliyah atau cara hidup barat yang memberi gambaran bahwa syahaadah tidak memberi pengaruh pada dirinya seperti tidak menutup aurat, melakukan perkara yang dilarang dan meninggalkan yang diperintah-Nya, memberi kesetiaan dan taat bukan kepada Islam dan mengingkari rezeki atau tidak menerima sesuatu yang dikenakan kepada dirinya.

Contoh ini adalah wujud dari seseorang yang tidak memahami syahaadah yang dibacanya dan tidak mengerti makna yang sebenarnya dibawa oleh syahaadah tersebut.

Kalimat syahaadah merupakan pilar utama dan landasan penting bagi rukun Islam. Tanpa syahaadah maka rukun Islam lainnya akan runtuh begitu pula dengan rukun Iman. Tegaknya syahaadah dalam kehidupan seorang individu maka akan menegakkan ibadah dan diin dalam hidup kita. Dengan syahaadah maka wujud sikap ruhaniah yang akan memberikan motivasi kepada tingkah laku fisik dan akal pikiran serta memotivasi kita untuk melaksanakan rukun Islam lainnya.

Menegakkan Islam maka harus menegakkan rukun Islam terlebih dahulu. Sedangkan untuk tegaknya rukun Islam maka mesti tegak syahaadah terlebih dahulu.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam mengisyaratkan bahwa Islam itu bagaikan sebuah bangunan. Agar berdiri, bangunan Islam itu harus ditopang oleh 5 (lima) tiang pokok yaitu syahaadatain, shalat, puasa, zakat dan haji ke baitul haram. Dalam hadits yang lain: Shalat sebagai salah satu rukun Islam yang merupakan tiang agama.

Di kalangan masyarakat Arab di zaman Nabi Salallahu Alaihi Wassalam, mereka memahami betul makna dari syahaadatain ini, terbukti dalam suatu peristiwa di mana Nabi Salallahu Alaihi Wassalam mengumpulkan ketua-ketua Quraisy dari kalangan Bani Hasyim, Nabi Salallahu Alaihi Wassalam bersabda yang artinya: “Wahai saudara-saudara, maukah kalian aku beri satu kalimat, di mana dengan kalimat itu kalian akan dapat menguasai seluruh jazirah Arab?”

Kemudian Abu Jahal terus menjawab, “Jangankan satu kalimat, sepuluh kalimat pun akan aku terima”.

Kemudian Nabi Salallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Ucapkanlah Laa ilaaha illa Allaah dan Muhammadan Rasulullah.”

Abu Jahal lalu menjawab, “Kalau itu yang engkau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang Arab dan bukan Arab.”

Penolakan Abu Jahal kepada kalimat ini bukan karena dia tidak paham akan makna dari kalimat itu, tetapi justru sebaliknya. Dia tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat dan patuh kepada Allah Subhannahu Wa Taala saja; dengan sikap ini maka semua orang akan tidak tunduk lagi kepadanya. Abu Jahal ingin mendapatkan loyalitas dari kaum dan bangsanya.

Penerimaan syahaadah bermakna menerima semua aturan dan segala akibatnya. Penerimaan inilah yang sulit bagi kaum jahiliyah dalam mengaplikasikan syahaadah.

Sebenarnya apabila mereka memahami bahwa loyalitas kepada Allah Subhannahu Wa Ta’ala itu juga akan menambah kekuatan kepada diri kita, maka mereka yang beriman semakin dihormati dan semakin dihargai. Mereka yang memiliki kemampuan dan ilmu akan mendapatkan kedudukan yang sama apabila ia sebagai muslim. Abu Jahal adalah tokoh di kalangan Jahiliyah dan ia memiliki banyak potensi di antaranya ialah ahli hukum. Setiap individu yang bersyahadah, maka ia menjadi pemimpin di muka bumi.

Kalimat syahaadah mesti dipahami dengan benar, karena di dalamnya terdapat makna yang sangat tinggi. Dengan syahaadah maka kehidupan kita akan dijamin bahagia, baik di dunia maupun di akhirat. Syahaadah sebagai kunci kehidupan dan tiang dari pada ad-diin. Oleh karena itu, marilah kita bersama memahami syahaadatain ini.

*) Gubernur Sumbar – editor tzakirman@gmail.com

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.
- Advertisement -

Bukannya Tobat, Malah Minta Dikirim Sabu

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Bulan Ramadhan bulan penuh ampunan dan berkah ternyata bukan dimanfaatkan bertobat. Namun tidak bagi Risky (21) tahanan narkoba Polres Pessel ini malah memesan kiriman narkotika dari temannya

Bupati Padang Pariaman Kukuhkan H. Mahyudin Putra Minang, SE Cs Jadi Koordinator Pengurus Ranah dan Rantau Secara Nasional

JAKARTA - Ranah dan Rantau harus bersinergi untuk kemajuan kampung halaman. Acara Silaturahmi Ranah dan Rantau dengan Pemkab Padang Pariaman dilaksanakan di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta pada Sabtu malam (10-04-2021)
- Advertisement -

Startup Milenial Bekerja Membangun Negeri: Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online.

Satlantas Polres Pariaman Amankan pelaku Balap Liar

Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman kembali amankan puluhan kendaraan roda dua yang ditunggangi para Anak Baru Gede (ABG) yang hendak melakukan aksi balap liar di kawasan By Pass Kota Pariaman,Sabtu (malam) 17/4/2021.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -