26.6 C
Padang
Friday, October 23, 2020

Peneliti Manfaatkan Minyak Jelantah Untuk Pakan Puyuh

Padang – Peneliti dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Ade Rakhmadi mencoba memanfaatkan minyak jelantah atau sisa minyak sawit sebagai salah satu bahan pakan burung puyuh.

“Minyak jelantah yang digunakan tentunya telah dimurnikan agar untuk menghindari sifat karsinogenik atau racun terhadap makhluk hidup semisal puyuh,” katanya, di Padang, Minggu.

Dia menyebutkan sebelum mencampurkan minyak jelantah tersebut ke dalam ransum atau pakan puyuh, akan melalui tiga tahap pemurnian yakni pemisahan Gum, netralisasi, dan pemucatan.

Pemurnian Gum dimaksudkan untuk memisahkan lendir-lendir zat seperti karbohidrat, air atau protein dengan cara pemanasan.

Kemudian netralisasi yakni upaya memisahkan asam lemak bebas dari minyak atau lemak menjadi senyawa semacam sabun.

Setelah kedua tahapan tersebut dilakukan proses pemucatan yang bertujuan untuk memurnikan zat warna yang tidak disukai minyak.

Dalam proses pemucatan tersebut dilakukan proses penyerapan dengan zat penyerapan atau adsorban berupa lidah buaya.

“Setelah minyak tersebut dimurnikan kemudian diaplikasikan pada beberapa ekor burung puyuh petelur,” katanya.
Maksudnya minyak jelantah tadi dicampurkan ke bahan pakan seperti jagung, dedak, bungkil kelapa.

Kemudian campuran pakan tersebut diberikan pada puyuh petelur dan secara performa nilainya tidak berbeda dari puyuh yang ditambah minyak non jelantah.

Dengan catatan katanya taraf penggunaan minyak jelantah dalam satu pakan tersebut sebesar satu persen.

Artinya bila pakan memiliki bobot 1 Kg maka besar minyak jelantah yang ditambahkan sebesar 10 gram.

Sementara itu Pakar Pakan Puyuh Unand Dr. Ade Djulardi menjelaskan penggunaan minyak jelantah tersebut dalam ransum berfungsi sebagai penghasil energi bagi puyuh.

Dalam hal ini minyak jelantah berfungsi sebagai pengganti senyawa minyak sawit yang biasa ditambahkan ke dalam ransum.

Secara keseluruhan penemuan ini masih terus diperkuat perkembangannya, Ucapnya.

 

Sumber: Antara/Oleh M R Denya Utama
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pengunjung Risih, Anjing Liar Masuki Taman Pagaruyung

Tanah Datar,- Beredar beberapa foto di media sosial menunjukkan bahwa mulai maraknya binatang "anjing" liar disekitar areal taman Pagaruyung Batusangkar.

Dana Transfer Daerah Menurun, APBD Payakumbuh Tahun 2021 Berkurang 100 Miliar Lebih, OPD Dan DPRD Siap Terpangkas

Payakumbuh --- Kota Payakumbuh defisit anggaran di Tahun 2021. Akibat dana alokasi umum (DAU) dan dana intensikasi daerah (DID) yang turun signifikan,...

Pengunjung Risih, Anjing Liar Masuki Taman Pagaruyung

Tanah Datar,- Beredar beberapa foto di media sosial menunjukkan bahwa mulai maraknya binatang "anjing" liar disekitar areal taman Pagaruyung Batusangkar.

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan.

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI...

Pembaruan Aplikasi Payo App Terbaru, Lebih Ramah, Segar dan Kekinian

Aplikasi PayoApp kini hadir dengan pembaruan terbaru. Update terbaru dari PayoApp ini sudah bisa diunduh di Google Playstore. Dalam update versi...

Dunia Soroti Kapal Selam RI yang Bikin Geger ASEAN

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu...
- Advertisement -