Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan pembinaan terhadap kelompok wanita tani di daerah itu untuk menunjang upaya membangun ketahanan pangan bagi warga setempat.
Sekretaris Daerah Pemkot Payakumbuh Benni Warlis di Payakumbuh, Minggu (7/6), mengatakan kegiatan tersebut untuk membekali KWT dalam membudidayakan tanaman hortikultura dalam “polybag” di sekitar pekarangan.
“Pembinaan tersebut dimulai dari cara mengolah tanah, pembibitan serta memelihara tanaman,” kata dia.
Dia mengatakan saat kegiatan tersebut, juga dilakukan penyuluhan tentang pemanfaatan lokasi pekarangan rumah sehingga dapat menghasilkan aneka bahan bangan, dengan demikian warga tidak perlu bergantung pada stok di pasaran.
Dia mengatakan sayur-sayuran seperti cabai, kacang panjang, terung, dan sebagainya dapat dihasilkan oleh lahan yang berada di pekarangan rumah.
Selain itu, bahan-bahan pangan yang diproduksi di sekitar rumah lebih terjamin keamanannya terhadap kesehatan sebab tidak menggunakan bahan kimia.
“Dengan demikian juga akan membantu perekonomian keluarga, sebab uang untuk membeli barang-barang tersebut dapat beralih untuk kebutuhan lainnya,” kata dia.
Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, pada 5-6 Juni lalu, tersebut diikuti puluhan anggota KWT Jaya Mandiri Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan.
Selain pembinaan terhadap KWT, pemkot juga mengimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk memulai memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.
Pemanfaatan itu, katanya, selain untuk membantu perekonomian juga bermanfaat bagi kesehatan karena tumbuh-tumbuhan tersebut juga memproduksi oksigen.
Salah seorang warga Payakumbuh, Rita (33), mengapresiasi langkah pemerintah setempat dalam menghasilkan bahan-bahan pangan dari tanaman keluarga tersebut.
Menurut dia, hal ini menjadi bukti perhatian pemerintah untuk memperjuangkan warganya.
“Ini langkah yang baik, dahulu sebagian besar masyarakat memanfaatkan lahan pakarangan untuk kebutuhan dapur sehingganya tidak perlu lagi membelinya,” kata dia.