24 C
Padang
Selasa, Januari 19, 2021
Beritasumbar.com

Pemko & TNI Kejar Produksi 15 sampai 20 Ton/Hektar
P

Kategori -

Mewujudkan mimpi produksi 15 sampai 20 ton per hektar, bukanlah mustahil. Walikota Riza Falepi dan Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Trisno Widodo, mencanangkan target tersebut di depan ratusan prajurit TNI, anggota kelompok tani serta jajaran Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut), pengurus JKMP4 (Jaringan Komunitas Masyarakat Pertanian, Perikanan dan Peternakan) dan komunitas lainnya. Keduanya meminta, target jagung tersebut harus mampu dikejar, untuk memelihara ketahanan pangan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Riza Falepi bersama Dandim Trisno Widodo, saat melakukan penanaman jagung di hamparan percontohan milik Kodim 0306/50 Kota, di Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (9/2). Penanaman perdana jagung jenis P32 atau bibit lokal itu dilakukan Walikota Riza Falepi bersama Dandim Trisno Widodo.

Kapolresta Payakumbuh AKBP Yuliani, SH bersama Wakil Ketua Pengadilan Negeri Eko Agus Siswanto, SH, Kajari Payakumbuh diwakili Mursal, SH, Dan Denzipur 2, Mayor CZI Alfi M, Dan Yonif 131/BS diwakili Kapten Inf. Rudi, serta Ketua Persit KCK Ny. Trisno Widodo, juga ikut menanam benih. “Saat panen, tiga bulan mendatang, Jangan lupa mengundang kami pak Dandim,” ucap ibuk kapolresta. “Sudah pasti, kita makan rebus jagung bersama,” sambut Trisno, letnan kolonel yang akrab dengan rakyat ini.

Bersamaan dengan penanaman demplot jagung itu, Walikota Riza Falepi juga melantik pengurus JKMP4 Payakumbuh yang dipimpin duet ketua Yudi Thamrin bersama sekretarisnya Bujang Niar. Kehadiran JKMP4 di tingkat kota, akan dilanjutkan pada setiap kecamatan di Payakumbuh. “Kami siap bersinergi dengan anggota TNI dan jajaran pertanian serta kelompok tani, untuk meningkatkan produksi pertanian, peternakan dan perikanan di kota ini,” sebut Yudi didampingi Humas JKMP4 Bayu R Vesky.

Sumatera Barat butuh jagung 350 ton lebih per hari, guna memenuhi pakan ayam lebih kurang 7,2 juta ekor ayam petelur. Dari data tersebut, 75% di antaranya, usaha peternakan itu berada di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Sementara, produksi jagung di Payakumbuh sendiri baru mampu sekitar 1.500 ton dengan total tanam lahan seluas lebih kurang 300 hektar. Tahun 2015 ini, sebut walikota, pemko melalui Distanbunhut di bawah pimpinan Iqbal Bermawi, M.Si, mentargetkan tanam seluas 475 hektar dengan produksi 1.966 ton.

Wako Riza Falepi bersama Unsur Muspida tanam bibit jagung dalam acara Penanaman Jagung Perdana Demplot Wilayah Kodim 0306 50 Kota dalam rangka Swasembada Pangan Nasional
Wako Riza Falepi bersama Unsur Muspida tanam bibit jagung dalam acara Penanaman Jagung Perdana Demplot Wilayah Kodim 0306 50 Kota dalam rangka Swasembada Pangan Nasional

Namun demikian, walikota mengintervensi Distanbunhut untuk menggenjot produksi itu. “Jika mengacu dengan target minimal 10 ton rata-rata per hektar, dengan luas tanam 475 hektar, maka produksi jagung kota ini tahun 2015, akan berjumlah 4.750 ton. Walikota Riza menegaskan, Distanbunhut bersama jajarannya harus mampu mengejar target realistis dimaksud. “Apalagi dalam mengejar peningkatan produksi ini, pemko sudah dibantu anggota TNI dan JKMP4. Lakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi yang lebih baik di lapangan,” katanya.

Dandim 0306/50 Kota Trisno Wido, mengatakan, untuk mengejar swasembada pangan ini, pihaknya siap diganggu pemko dan masyarakat petani. “Kapan dan dimana saja, kami prajurit TNI siap membantu masyarakat petani dalam memacu produksi beras, jagung dan kedele. Malahan, kami siap masuk sawah, masuk kolam ikan dan masuk kandang ternak, guna meningkatkan produksi untuk ketahanan pangan,” tegasnya.

Menurut Trisno Widodo, tugas tambahan yang diembang prajurit TNI, bukan mengambil pekerjaan pemko atau Distanbunhut. Melainkan, membantu pemko dan masyarakat petani, agar mampu mengaplikasikan swasembada pangan, meliputi padi, jagung, kedele, gula dan daging sapi, seperti diamanahkan Presiden RI Joko Widodo, simpulnya.

Sebelum bertanam, prajurit tersebut bersama Kasdim Mayor Inf. M. Kasni dibekali dengan pelatihan teknis, sehingga begitu tampil di lapangan seluruh prajurit tidak gagap. Selain memakai bibit jagung berkualitas, demplot itu juga memakai kohe (kotoran hewan) sebagai pupuk organik.

 

Humas Kota Payakumbuh / red*
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Enam Penambang Emas Tertimbun Longsor Di Solok Selatan, Dua Meninggal

Padang Aro, beritasumbar.com - Akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir, sebanyak enam orang penambang emas asal Jawa Tengah tertimbun longsor di...
- Advertisement -

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Yakin diminati warga, MS Glow hadir di Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Salah satu produk skin care dan kosmetik yang banyak digemari di pasar daring, toko MS Glow hadir di Kota Payakumbuh, Sumatera...

Ketua DPRD Sumbar Sebut Pasar Ekraf Geliatkan Ekonomi

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi menilai kehadiran pasar ekonomi kreatif (ekraf) merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali Usaha Mikro Kecil Menengah...

Nasrul Abit Apresiasi Pasar Ekraf di Payakumbuh

Payakumbuh BeritaSumbar.com - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abid menilai Pasar Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang digelar di Kota Payakumbuh merupakan salah satu langkah untuk kembali...

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh dipastikan akan...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku kuliner tradisional...

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua aktivitas dilakukan...

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di Indonesia menyelenggarakan...

Padang Panjang Latih Koperasi Mengelola Pembiayaan Berbasis Syariah

Padang Panjang, www.beritasumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang ke depannya akan menerapkan sistem perekonomian syariah, untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar...

APBD Payakumbuh 2021 Defisit, Ini Penyebabnya

Payakumbuh , www.beritasumbar.com - Perintah Kota Payakumbuh mulai bahas Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 bersama dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat dalam...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang mengedepankan tema...
- Advertisement -