25.1 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Pemko Payakumbuh Terima IGA 2015
P

Kategori -

Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2015. Di Indonesia, hanya tiga kota yang menerima penghargaan ini dari tiga kementerian yang bekerjasama dengan The La Tofi School of CSR yang berpusat di Jakarta. Dua kota lainnya yang memperoleh IGA, Bumi Serpong Damai (BSD) di Jabar dan Kota Bontang, di Kaltim.

Pengharaan IGA itu diterima oleh Walikota Payakumbuh diwakili Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Ir. Syamsurial, M.Si, dari Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, dalam acara di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis (4/6).  Ikut mendampingi Kepala Kantor LH dalam penerimaan IGA itu, Kabid Bina Marga Zul Arman, ST dan Kasi PSDA KLH Masrizal.

Bagi Payakumbuh, penghargaan IGA tahun ini merupakan yang ketiga kalinya, sejak 2012. Karena, menurut pantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta The La Tofi School of CSR, selaku penyelenggaran IGA 2015, Payakumbuh cukup peduli dengan program lingkungan hidup.

Keterangan Kepala Lingkungan Hidup Payakumbuh, Syamsurial, program lingkungan hidup kategori green city yang dinilai, di antaranya program lingkungan hijau, pengendalian pencemaran udara dan air, pengelolaan sampah terpadu serta kampanye budaya hidup bersih dan sehat. Dalam program tersebut, Payakumbuh selangkah lebih maju dengan daerah lain.

Penghargaan   berupa piala IGA itu, setelah diterima Kepala LH Syamsurial di Jakarta, diserahkan kepada Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dan selanjutnya diteruskan kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dalam acara di Balairung rumah dinas kediaman walikota di Jalan Rky. Rasuna Said Payakumbuh, Selasa (9/6) sore.

Gubernur Irwan Prayitno usai menerima penghargaan dan piala IGA, memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh, di bawah pimpinan  Walikota Riza Falepi, yang cukup peduli dengan program lingkungan hidup. Gubernur juga sangat bangga, Payakumbuh telah menyelamatkan nama Sumatera Barat di even tingkat nasional. Prestasi ini diminta gubernur, untuk terus ditingkatkan, dalam upaya membentuk sikap dan budaya masyarakat dengan  pelestarian lingkungan hidup, demi anak cucu  di masa datang.

Selain kategori green city, dalam penilaian IGA 2015, juga diberikan kepada penginspirasi komunitas, green provinsi, the best IGA kepada perusahaan swasta nasional yang memberikan CSR-nya buat lingkungan hidup serta buat individu atau the best inspiring. Terhadap kategori lainnya itu, Payakumbuh tak ikut, ungkap Syamsurial.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, berharap, prestasi IGA itu berlanjut dengan Piala Adipura 2015. Khusus Piala Adipura ini, yang seharusnya diterima pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2015, di Jakarta, akan diberikan pada  upacara Hari Proklamasi RI, 17 Agustus mendatang di Istana Negara Jakarta. “Peluang Payakumbuh dalam Adipura ini masih terbuka,” ucap walikota.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Heboh Beredar Beras Bergambar Kandidat, Bawaslu Tanah Datar Bergerak

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Santer beredarnya informasi penyebaran diduga " beras politik" dimedia sosial FB Sontak membuat warga kabupaten Tanah Datar heboh.

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Pasien Positif COVID-19 di Payakumbuh Hari ini Bertambah Delapan Orang

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mencatatkan ada penambahan delapan kasus positif COVID-19 baru di daerah itu pada Rabu (2/12). Penambahan...

Batal Pembangunan Masjid Agung, DPRD Dukung Pemko Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pembangunan Gedung Utama Mesjid Agung Kota Payakumbuh pada tahun 2021 mendatang dibatalkan. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Hamdi Agus dalam...

Terkait Bocornya Tanki Penyimpanan BBM SPBU Parit Rantang, ini Komentar Hamdi Agus

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Terkait Tumpahnya atau diduga ada kebocoran bahan bakar minyak (BBM) SPBU di drainase Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -