27 C
Padang
Selasa, Agustus 9, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

PEMIKIRAN MUHAMAD NATSIR
P

Kategori -
- Advertisement -

OLEH : YUMEN PUTRA

Muhamad Natsir  (Datuak Sinaro Panjang) adalah salah seorang politikus yang banyak mendapatkan kedudukan penting sepanjang pemerintahan Indonesia. Sebagai seorang birokrat dan soerang dai Muhamat Natsir banyak menaruh perhatian tentang kehidupan manusia baik itu dari segi agama, pendidikan maupun ekonomi, hal ini dapat dilihat dari sepak terjangnya yang banyak menyumbangkan pemikiran- pemikirannya untuk masalah kehidupan masyarakat.

Selain itu Natsir juga merupakan salah seorang tokoh penting yang berperan besar dan berperan penting dalam memperjuangkan agama Islam baik secara structural maupun kultural. Dimana beliau memiliki pandangan bahwa di dalam Islam itu tidak hanya mengatur tentang nor-norma islam saja, namun lebih luas lagi mencakup tentang norma-norma kehidupan dan tata cara kehidupan bermasyarakat.

Muhamad Natsir jug merupakan tokoh pemimpin partai Masyumi , dan menjadi ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) dan pernah menjabat sebagai perdana menteri pertama di Indonesia,  beliau mempunyai pandangan tentang negara dan Islam dimana hubungan antara negara dan Islam tidak dapat dipisahkan.

Artikel-artikel yang ditulis Natsir mencakup banyak hal, diantaranya soal-soal kebudayaan, filsafat, pendidikan, politik dan agama, tetapi dari keseluruhan artikel yang ditulisnya terlihat jelas kedudukan utamanya adalah agama, terutama tentang hubungan negara dan agama.

Muhamad Natsir merupakan seorang pemikir yang mempunyai kepribadian yang teguh, jujur, kesederhanaan hidup, intelektual Islam  ia juga menguasai berbagai Bahasa seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda yang memungkinkan beliau mengenal dan mengetaui berbagai pengetahuan tentang peradaban dunia dan mempelajari filsafat dari berbagai dunia.

Menurut beliu keadaan seorang pemimpin secara mutlak harus mampu menjadi teladan bagi rakyatnya, yang mampu mengayomi, melindungi serta menjaga keberlangsungan agama ditengah-tengah mansyarakat. Pelaksanaan dan penerapan agama tidak akan berlangsung baik jika pemimpinya tidak mendukung dengan aturan-aturan yang berkaitan dengan falsafah agama, karena didalam Islam juga terdapat hokum-hukum kenegaraan, dimana antara Islam  dan negara berhubungan secara integral, saling membutuhkan. Agama Islam tidak dapat tumbuh dan berkembang dan terintegrasi dalam kehidupan social  masyarakat dan kenegaraan apabila tidak ada perlindungan dari suatu negara. Begitu juga sebaliknya dimana negara juga membutuhkan agama dalam membangun landasan, norma-norma, etika, moral disetiap penerapan aturan  di suatu lembaga.

Oleh sebab itu Natsir menawarkan gagasan persatuan agama dan negra, menurut beliau negara bukanlah tujuan, tetapi negara hanyalah sebagai alat. Islam sebagai tolak ukur yang yang digagas dan diperjuangkan oleh Natsir bukan sekedar berlaku secara formal. Islam sebagai acuan dan pedoman dalam kehidupan berpribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai dengan tujuan dan etika seorang muslim. Suatu negra yang pemerintahnya tidak memperdulikan keperluan rakyatnya, membiarkan kebodohan dan engangguran, pemimpin melakukan penindasan terhadap rakyat dengan memakai Islam sebagai kedok, sedangkan pemimpin sibuk dengan mementingkan hidupnya, maka pemerintahan ini bukanlah pemerintahan yang berlandaskan agama.

 Ketika menelaah mengenai Pancasila, pada prinsipnya  pada sebelum kemerdekaan Muhamad Natsir menggulirkan wacana Islam sebagai dasar negara merdeka, hal ini dapat dilihat dari berbagai artikel yang ditulinya. Namun setelah kemerdekaan dan dengan lahirnya Pancasila Natsir tidak memberikan pandangan negative karena menurut beliau Pancasila tetap dapat diterima selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam, dan dapat ditafsirkan dalam ajaran Islam. Selama Pancasila memiliki nilai-nilai ketuhana, kemanusiaan, persatuan dan persaudaraan. Musyawarah serta keadial social yang semuanya itu juga termuat dalam ajaran Islam.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img