Medan,BeritaSumbar.com,-Semakin hari nampaknya Indonesia menjadi pasar empuk para gembon narkoba. Tidak lagi hitungan kilo yang tertangkap akhir akhir ini,sudah dalam bilangan ton mereka seludupkan barang haram perusak generasi ini ke Indonesia. Padahal hukuman mati menanti jika sudah tertangkap aparat di negara ini.
Namun hukuman mati nampaknya belum mampu membuat para gembong narkoba jera apalagi ciut nyali untuk menyeludupkan barang haram tersebut. Tiga kali sudah eksekusi mati dilaksanakan selama pemerintahan Jokowi-JK ini. Namun penyeludupan Narkoba makin menjadi jadi.
Seperti dituturkan praktisi hukum Dessy Listiawaty Elstavie Marpaung,SE, SH, MAP, di Medan Selasa, 6/3 kemaren kepada awak media.
Menurut dia, para gembong dan bandar kian merajalela. Indonesia dijadikan sasaran empuk pangsa pasar narkoba dunia. “Bulan lalu aparat menangkap 2,6 ton narkoba. Itu bikin kita tersadar, negara ini pasar empuk bagi peredaran barang haram itu”, tandas pengacara yang biasa disapa Stavie ini.
Pengacara yang juga Ketua Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Utara ini, menilai para gembong tersebut sangat sadar nyawa menjadi taruhan dalam bisnis narkoba.
“Itulah sebabnya mereka tak gentar menghadapi hukuman mati. Bahkan sejumlah terpidana mati tetap leluasa mengendalikan bisnis narkoba dari balik penjara,” tutur Stavie.
Bahkan, hasil pelacakan aparat hukum membuktikan, meski di balik jeruji, uang haram itu mereka “cuci” (Loundry Money) di beberap tempat dan bidang. ‘Itu kan sama mermelakukan kejahatan lain, yakni pencucian uang,” tambah perempuan berkulit putih ini.
Sebagai bukti, Stavie menyebut data Badan Narkotika Nasional ( BNN) dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan mengungkapkan pencucian uang Rp 6,4 triliun diduga dilakukan terpidana mati kasus narkoba.
Jadi, tambah Stavie, hukuman mati masih sangat diperlukan untuk menimbulkan efek jera. “Jangan berhenti eksekusi terhadap mereka yang divonis mati,” ujar Stavie, mengiyakan gaung Jaksa Agung kembali menggulirkan eksekusi hukuman mati.
“Dengan hukuman mati saja tidak jera, bagaimana jika ditiadakan,” ujar Stavie tak bisa membayangkan Indonesia ‘surganya” bagi bandar dan pengguna narkoba. (IPJI)
Beritasumbar.com
Para Penyeludup Narkoba Ke Indonesia Seakan Tidak Gentar Dengan Hukuman Mati Yang MenantiP
Kategori -
Nasional
- Advertisement -
- Advertisement -