Sijunjung, beritasumbar.com – Kapolres Sijunjung mengimbau para orang tua dan masyarakat agar tidak membiarkan anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor karena dapat membahayakan diri mereka masing-masing.
“Jangan bangga anak di bawah umur bisa mengendarai dan pengemudi kendaraan, hal ini mendekatkan diri mereka dengan maut,” kata Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Lazuardi di hadapan peserta apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2022 di Mapolres Sijunjung Selasa (1/3).
Ia mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian petugas dalam pelaksanaan operasi keselamatan tahun ini, bagi anak-anak yang masih di bawah umur untuk tidak bolehkan membawa kendaraan, karena sangat bahaya bagi keselamatan dan nyawa mereka. Anak-anak yang berusia di bawah umur, belum bisa memikirkan dampak buruk dari berkendaraan yang tidak sesuai dengan aturan berlalu lintas yang baik.
Kemudian, katanya bagi pengemudi sepeda motor yang penumpang lebih dari satu orang, pengemudi sepeda motor yang tidak memakai helm SNI, dan ugal-ugalan di jalan raya. Pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman juga menjadi perhatian.
“Begitu juga dengan para pengemudi yang mengatakan surat kendaraan dan kelengkapan lainnya yang tertinggal dengan alasan yang bisa diterima akal sehat, sebaiknya dilakukan pembinaan, tapi bila sudah betul-betul melanggar aturan dan tidak bisa dibina, maka perlu tegakan aturan sesuai dengan aturan yang berlaku, supaya mereka bisa menaati aturan berlalu lintas yang baik,” pesan Kapolres.
Operasi itu, katanya bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas maupun penyebaran covid-19.
mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta menurunnya korban lalu lintas. Pada akhirnya meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif serta citra tertib berlalu lintas.
“Terwujudnya situasi kamseltibcar dan menghambat penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polres Sijunjung khusus dan Indonesia umumnya”, tegas polres.
Adapun petugas yang diturunkan dalam operasi keselamatan Singgalang sebanyak 38 orang gabungan dari beberapa instansi, TNI, Satpol PP dan lainnya.Operasi ini berlangsung selama 14 hari mulai dari 1 Maret sampai 14 Maret 2022.( Alim)