29 C
Padang
Sabtu, Januari 22, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Novermal SH Pertanyakan Alasan Bupati hentikan Pembangunan RSUD M.Zein
N

- Advertisement -

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Apa menjadi dasar pemerintah daerah, Pesisir Selatan melalui Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menghentikan pembangunan gedung RSUD. M. Zein Painan, di di Bukit Kabun Taranak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan anggaran senilai Rp.99 miliar. Perlu menjadi tanda tanya besar.
Dimana sumber pembiayaan berasal pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah ( PIP). Dimana, sebanyak Rp. 96 milir digunakan untuk fisik gedung dan Rp.3 miliar untuk pembelian alat kesehatan, hingga sekarang belum ada tanda – tanda.
” Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni harus bisa menjelaskan didepan anggota DPRD Pessel, atas dasar apa proyek tersebut dihentikan,” tegas Ketua Fraksi PAN DRPD Pessel, Novermal, SH, pada media, Sabtu (20/6).
Novermal mengatakan, proyek yang dibayai dengan uang pinjaman dari Pinjaman Investasi Pusat ( PIP) tiba – tiba saja dihentikan secara sepihak saja, padahal sebelumnya pemerintah daerah Pesisir Selatan, melalui Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni pernah meminta audit investigasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) Perwakilan Sumatera Barat. Tapi apa hasil audit tersebut?
Sesuai kewenangan di miliki pada Anggota DPRD Pessel, DPRD berhak memintak dan mendapatkan LHP Audit Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK), dan LHP tersebut. Maka seharusnya Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni berani menyampaikan hal tersebut ke publik. Tentu saja melalui lembaga DPRD Pessel.
” Bupati Hendrajoni harus menjelaskan secara resmi pengehentian proyek tersebut, sekaligus bisa menyerahkan LHP pada DPRD Pessel, apalagi ini program strategis menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Maka, Interpelasi itu harus dilakukan,” kata Novermal.
Ya, hal ini akan kita bawah tersebut ke rapat Fraksi PAN, dan akan memintak dukungan Fraksi lainya di DPRD Pessel, agar Interpelasi tersebut bisa lolos.
Informasi dikumpulkan di lapangan, hingga pada tahun 2017, pembangunan RSUD. M.Zein Painan tidak dilanjutkan, dengan alasan tidak adanya Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Bahkan, hal itu telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan ( BPKP).
Pembangunan itu berada pada luas 9 ribu meter persegi,ternyata luasnya mencapai 12 ribu meter persegi. Tentu harus ada AMDAL, sedangkan IMB baru dikeluarkan pada tahun 2016 silam, sedangkan pembangunan dimulai pada tahun 2015.(tim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img