Padang pariaman,BeritaSumbar.com,-PORBI (Persatuan Olahraga Buru babi Indonesia) Kabupaten Padang Pariaman kembali menjalankan agenda rutin perburuannya pasca berakhirnya PSBB di Kabupaten Padang Pariaman, bagaikan mendapat air ditengah dahaga panjang para pecandu buru membanjiri rimbo Manggopoh kecamatan Ulakan Tapakis senin 29 Juni 2020.

Dihadiri beberapa Niniak Mamak dan Tuo buru setempat, terlihat semangat para Muncak(pimpinan berburu) sudah berapi api ketika prosesi adat Duduak dilapiak sebagai langkah awal perburuan dimulai, laga laga manggopoh tempat lapiak takambang(paunan) tampak penuh sesak oleh para pecandu buru serta anggota Porbi yang hadir.

Niniak mamak terlihat bangga sembari bersyukur dikala para muncak menyampaikan bahwa edaran berburu kali ini telah resmi dan normal seperti sebelum PSBB, “Baburu ko adolah olah raga yang sangaik manolong para petani dari ganasnya hama babi hutan” ungkap Datuak Jambak bersemangat, “semestinya sebagai Suntiang Niniak mamak dan Pamenan dinan mudo, baburu ko adolah kegiatan yang ndak buliah dilarang, karano baburu ko mampunyoi tujuan nan elok dan dibutuhkan masyarakat” tambah beliau.

Disela semangat membara yang sedang bergejolak, ucapan “Assalamnualaikum” terdengar memecah keriuhan, serempak jawaban Walaikum Salam terucap lirih dari seluruh yang hadir, terlihat sosok yang bersahaja nan penuh wibawa memasuki laga laga, beliaulah sang Ketua Porbi Kabupaten Padang Pariaman MAYMUSPI, S.E, M.M atau yang akrab dikenal dengan “Epi Karuik”.  Kedatangan Sang Ketua yang baru saja pensiun dari Polisi dengan pangkat AKBP ini membuat semangat para muncak pun berlipat ganda dalam mensukseskan perburuan.

Seperti biasa MAYMUSPI yang juga Ketua Askab PSSI dan IOF Padang Pariaman ini selalu menyampaikan beberapa nasehat dalam perburuan, tentunya dengan selalu menjaga kekompakan,

MAYMUSPI, S.E, M.M adalah sosok yang tepat dalam memimpin Padang Pariaman, sepak terjangnya di 3 organisasi besar kabupaten ini terlihat sangat kental, ditambah kesehariannya yang bersahaja dan merakyat membuat namanya sangat akrab ditelinga masyarakat lintas generasi seantero Piaman laweh, hal ini tentu tak terlepas dari karirnya sebagai “polisi niniak mamak” yang telah malang melintang berdinas di kabupaten padang pariaman. Panungkek Datuak Maruhun Basa suku Sikumbang asal Campago Kampuang Dalam ini diharapkan mampu menjadi Oase ditengah gurun gersang kepemimpinan kabupaten Padang Pariaman, (sul).

loading...