25 C
Padang
Sabtu, Mei 8, 2021
Beritasumbar.com

Kuota Subsidi Habis, Pengembang APERSI Sumbar Terancam Gulung Tikar
K

Padang,BeritaSumbar.com,-Dukungan Asosiasi Pengembangan Perumahan Dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI)  untuk mensukseskan program nasional sejuta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang di canangkan Presiden Jokowi sudah boleh dikatakan tidak diragukan.

Namun dalam realita, ada muncul beberapa kendala yang dihadapi para pengembang dalam mewujudkan program rumah subsidi ini. Ini dikemukakan oleh Sekretaris DPD Apersi Sumbar Bambang Pramono yang di dampingi Bendahara Apersi Sumbar Eni Widayati, kepada Padang Ekspres di Padang kemarin.

“Sebenarnya persoalan yang mendasar yang dihadapi pengembang saat ini adalah habisnya kuota subsidi dari pemerintah. Akibatnya, sejak tiga bulan terakhir ini, banyak pengembang dari kami, tidak bisa akad kredit. Hal ini menyebabkan arus kas (cash flow) mereka terganggu, sehingga apabila tidak segera terealisasi tambahan kuota dalam waktu dekat ini di kawatirkan banyak pengembang yang gulung tikar” ungkap Bambang.

Akibat dari kondisi yang terjadi seperti itu, lanjut dia, banyak dari pengembang mengalami kesulitan dalam membayar bunga Bank dan kebutuhan overhead. Ini bisa dikatakan “lampu kuning” bagi rekan – rekan pengembang yang hampir sebagian besar mengembangkan rumah subsidi,” tukas Bambang seraya menyampaikan di Sumbar ada 120 pengembang yang tergabung di Apersi Sumbar, namun saat ini yang aktif tinggal 83 pengembang saja.

Dirinya menyampaikan, Apersi Sumbar rencananya menargetkan pembangunan rumah MBR sebanyak tujuh ribuan unit di 2019 ini. Tapi, sejak Juli lalu, tepatnya sejak setelah kuota subsidi untuk MBR ini menipis, disitu lah banyak unit-unit rumah yang telah dibangun tidak bisa akad kredit. Ini dikarenakan dengan habisnya kuota subsidi tersebut.

Dia menjelaskan bahwa Presiden Jokowi sudah menyampaikan akan menambah kuota subsidi hingga akhir Desember 2019 sebanyak 80 ribu unit, hal ini di sampaikan pada saat presiden menerima Ketua Umum Apersi Junaidi beserta pengurus DPP beberapa saat yang lalu. Namun, kata dia, ada kabar yang menyebutkan bahwa pemerintah akan mengalokasikan tambahan kuota sebesar Rp. 2 triliun atau kira – kira 20 ribu unit saja.

Untuk merealisasikan dan percepatan tambahan kuota ini, pemerintah telah menunjuk bank BTN untuk memberikan talangan terlebih dahulu, namun hingga saat ini masih terkendala dengan payung hukum sehingga belum bisa terwujud.

“Dengan belum adanya payung hukum itu, tentunya pihak bank BTN belum bisa mewujudkan dana talangan tersebut. Tambahan kuota subsidi inilah yang kami tunggu-tunggu, sehingga program rumah untuk MBR yang sudah dicanangkan pemerintah bisa bergulir kembali,” kata Bambang.

Di pihak lain, ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sumbar, H. Ramal Saleh membenarkan adanya keluhan dan pengaduan yang diterima Kadin dari pengurus Apersi Sumbar.

“Pengaduan atau keluhan yang kami terima dari mereka tentang kelanjutan dan kejelasan program pembangunan rumah bagi MBR di Indonesia umumnya, dan Sumbar khususnya,” kata Ramal Saleh.

Laporan yang didapatnya dari Apersi Sumbar, ada sekitar 3.500 unit rumah MBR yang rencana akan dibangun di Sumbar hingga akhir Desember 2019 yang tersebar di berbagai daerah, namun nampaknya tidak bisa terwujud dikarenakan habisnya kuota subsidi dari pemerintah ini.

“Jika 3.500 unit rumah itu dikalkulasikan jumlah uangnya itu cukup banyak, nilainya hampir mencapai Rp 500 miliar,” jelas Ramal Saleh.

Lebih dari itu, lanjut dia, dengan habisnya kuota subsidi ini tentu rumah yang sudah terbangun tidak bisa akad kredit, sehingga cukup banyak masyarakat berpenghasilan rendah itu jadi tertahan keinginannya untuk memiliki rumah subsidi tersebut.

Melihat kenyataan itu, imbuh Ramal Saleh, pihak Kadin mau tak mau harus mencari solusinya. Karena pembangunan rumah untuk MBR itu adalah program strategis nasional.

“Maka kami berharap pada pemerintah pusat harus betul-betul konsisten dengan tambahan pendanaan bagi pembangunan rumah murah bagi MBR ini sesuai dengan program presiden,” tukas dia lagi.

Selanjutnya dia juga mengajak pemerintah daerah mencarikan solusi atas apa yang dialami para pengembang dari Apersi Sumbar ini.

Diantara solusi yang ditemukan Ramal Saleh itu berupa solusi alternatif pembiayaan melalui bank daerah atau Bank Nagari. Dalam waktu dekat ini akan di lakukan penjajagan terhadap Bank Nagari ini serta terhadap pemprov Sumbar, agar program rumah bagi MBR di Sumbar bisa berjalan sehingga masyarakat penghasilan rendah ini bisa segera memiliki rumah idamannya.

Di sisi lain, lanjutnya, apabila tidak dicarikan solusinya dari kondisi yang terjadi itu, maka bisa hampir dipastikan 83 pengembang yang ada di Apersi Sumbar bakal gugur satu per satu karena besarnya biaya yang di tanggung termasuk harus membayar bunga Bank.

“Kalau sampai tambahan kuota subsidi dari pemerintah ini tidak segera turun, maka kondisinya akan semakin rumit lagi. Bisa terjadinya kredit macet, lalu terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dampak lainnya,” ulas Ramal Saleh lagi.

Untuk itu, sekali lagi Ramal Saleh mendesar sejumlah pihak terlebih pemerintah pusat dan Pemprov Sumbar mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi puluhan pengembang dari Apersi Sumbar dalam membangun rumah untuk MBR ini. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ratusan Santri Pondok Pesantren Gontor Buka Barsama dengan Wawako Marfendi

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi menggelar buka bersama dengan santri dan santriwati, wali santri serta alumni Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Minggu...
- Advertisement -

Gustami Hidayat, terpilih secara aklamasi dalam Musprov PTMSI

Padang,BeritaSumbar.com,-Gustami Hidayat terpilih memimpin PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Sumatera Barat Periode 2021-2025 pada hari rabu, 4 Mei 2021 di Aula Gubernur Sumbar. Dalam Musyawarah Provinsi ini turut hadir perwakilan PB PTMSI dn Koni Sumbar serta pengcab kabupaten/kota.

Bupati Sijunjung Imbau ASN Hingga Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Sijunjung, beritasumbar.com - Bupati Sijunjung Beny Dwifa Yuswir mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD di daerah itu supaya menyerahkan zakat kepada  Baznas...
- Advertisement -

Kader Muda PKB Sumbar Gelar Pembagian Takjil

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Kader Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumatera Barat melakukan pembagian takjil kepada masyarakat Silaut, Pesisir Selatan, Rabu (05/05)

Program Rumah Sakit Peduli Dari RSUD Sijunjung Direspon Positif Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Program Rumah Sakit Peduli yang diluncurkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung mendapat respon positif dari masyarakat sekitarnya, yang mana kepedulian para...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Jelang Idul Fitri, Gema Sehat Juken BKKBN Sumbar Bagi-Bagi Sembako untuk Kaum Dhuafa di Padang

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Persatuan Juang Kencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Barat (Juken BKKBN Sumbar) melalui Gerakan Amal Sedekah Harian Anggota (Gema Sehat) mendistribusikan paket sembako kepada warga dhuafa di Kota Padang, pada Kamis (6/5/2021).

Terkait Akad Kontrak Kerja Di Universitas Muhammadiyah Sumbar, Komunitas Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Layangkan Petisi

Sesuai dengan khittahnya, Muhammadiyah sebagai Persyarikatan memilih dan menempatkan diri sebagai Gerakan Islam amar-ma'ruf nahi mungkar dalam masyarakat, dengan maksud yang terutama ialah membentuk keluarga dan masyarakat sejahtera sesuai dengan Dakwah Jamaah.

Pertemuan Pengurus KMDM dan Pengurus Koperasi Kopertis X tentang Minimarket Digital

Padang,BeritaSumbar.com,-Selasa, 4 Mei 2021, Koperasi Mandiri Dan Merdeka (KMDM) yang berkantor di Jl. Sungai Balang, Cupak Tangah, Pauh, Padang, mendapat kunjungan dari Pengurus Koperasi Kopertis X yang berkantor di Jl. Khatib Sulaiman Gunung Pangilun, Alai Parak Kopi, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, 25173.

Kunjungi Tiga Kementerian, Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi Ingin Percepatan Pembangunan di Sumbar

Jakarta,BeritaSumbar.com,- Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi yang didampingi oleh tujuh orang kepala OPD Provinsi Sumatera Barat ke Jakarta, Selasa (4/5) diisi pertemuan dengan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju

Gustami Hidayat, terpilih secara aklamasi dalam Musprov PTMSI

Padang,BeritaSumbar.com,-Gustami Hidayat terpilih memimpin PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Sumatera Barat Periode 2021-2025 pada hari rabu, 4 Mei 2021 di Aula Gubernur Sumbar. Dalam Musyawarah Provinsi ini turut hadir perwakilan PB PTMSI dn Koni Sumbar serta pengcab kabupaten/kota.

Serahkan 100 Paket Sembako Untuk Petugas Kebersihan, Wabup Sijunjung: Terima Kasih Emersia Grup

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung Iradatillah menyerahkan 100 paket sembako bantuan Emersia Grup untuk petugas kebersihan yang ada di Lingkungan Pemkab Sijunjung. Penyerahan paket...

Tujuh OPD Kota Padang Panjang Peroleh Hak Akses Data Perseorangan Penduduk

Padang Panjang, beritasumbar.com - Sebanyak tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang telah memperoleh hak akses terhadap data perseorangan penduduk. "Ini...

Bupati Sijunjung Imbau ASN Hingga Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Sijunjung, beritasumbar.com - Bupati Sijunjung Beny Dwifa Yuswir mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD di daerah itu supaya menyerahkan zakat kepada  Baznas...

Musda BKPRMI Kota Padang,Galuh Febryan Putra Terpilih sebagai ketua DPD BKPRMI Kota Padang

Padang,BeritaSumbar.com,- Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kota Padang menggelar Musda . Musda dilaksanakan di Aula Masjid Agung Nurul Iman (02/5/2021) dengan agenda pemilihan ketua DPD BKPRMI Periode 2021-2025 Terpilihnya Galuh Febryan Putra menjadi ketua dan Hendri Gunawan sebagai Sekretaris DPD BKPRMI Kota Padang.

Gercep PK IMM Kasman singodimedjo Berbagi Sembako

Padang BeritaSumbar.com,- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IKM) Kasan Singodimedjo berbagi sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kota Padang pada Minggu 2/5. Kegiatan ini diadakan sehari usai melakukan santunan yatim di panti asuhan Aisiyah Lubuk Begalung.
- Advertisement -