25.4 C
Padang
Friday, October 30, 2020

KRPL Diluncurkan, 14 KWT Payakhttp://payakumbuhkota.go.id/wp-admin/media-upload.php?post_id=5635&type=image&TB_iframe=1umbuh Terima Bantuan RP224 JUTA

Pacu terwujudnya kedaulatan dan kemandirian pangan di Kota Payakumbuh, sebanyak 16 kelompok wanita tani (KWT) dari berbagai kelurahan di Payakumbuh, mendapat bantuan total Rp224 juta dari Pemrov Sumatera Barat. Bantuan untuk menyukseskan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) 2014 itu, diserahkan Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar  diwakili Kabid Keanekaragaman,  Ir. Buskar secara simbolis kepada Ketua KWT  Indak Disangko Kelurahan Balai Batimah, Payakumbuh Timur, Yusmanidar,  Jum’at (15/8).

Acara penyerahan bantuan tersebut  bersamaan dengan kegiatan peluncuran program KRPL dan temu lapangan KWT, yang dipusatkan di kawasan Padang Baru Kelurahan Balai Batimah. Dihadiri Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Ir. Syahril, Camat Payakumbuh Timur Edvidel  Arda dan ratusan kader PKK dari kelurahan serta undangan lainnya.

Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, saat memberi sambutan, mengajak seluruh kader PKK diseluruh kelurahan untuk berdiri paling depan dalam menyukseskan program KRPL di kota ini. Menurut Henny, kegiatan KRPL dengan membudidayakan berbagai tanaman holtikultura akan mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga, minimal Rp1 juta/bulan. Menurutnya, program KRPL di Kecamatan latina cukup berhasil, dengan pembudidayaan cabe kopay.

Dikatakan, meski lahan terbatas, tapi aneka tanaman holtikultura bisa tumbuh subur dalam polybag. Tinggal  lagi, keseriusan seluruh ibu-ibu dalam pembudidayaan tanaman itu. Minimal, untuk konsumsi sendiri, ibu-ibu rumah tangga tak perlu ke pasar tradisional, karena semuanya sudah tersedia dalam pekarangan rumah atau dalam kantong polybag.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar  diwakili Kabid Keanekaragaman,  Ir. Buskar, mengaku, akan tetap memperhatikan Payakumbuh, jika bantuan yang diberikan itu benar-benar dimanfaatkan buat kegiatan KRPL. Menurutnya, menciptakan kemandirian pangan di Sumatera Barat, bukan semata tanggung jawab pemrov dan pemko, tapi harus mendapat dukungan  penuh dari seluruh elemen masyarakat. Bantuan yang diberikan pemerintah ini, akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat, jika mampu dikelola dengan baik, dalam bentuk pembudidayaan aneka tanaman pangan, simpulnya.

Pada temu lapangan KWT  itu, KWT Indak Disangko Balai  Batimah  menampilkan seluruh hasil produksinya, berupa tanaman sayur-sayuran, buah-buahan dan cabe. Hasil produksi tersebut diapresiasi Badan Ketahanan Pangan Sumbar, karena mutunya yang sangat baik.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Dengan Semangat Gotong Royong, Warga Jorong Panti Pabalutan Rambatan Aktifkan Saluran Irigasi “Saisuak”

Tanah Datar, BeritaSumbar.com,- Puluhan warga jorong pabalutan dan jorong berjibaku dan saling bahu membahu gotong royong bersama memperbaiki jalur irigasi pertanian warga...

Omnibus Law, Simalakama Kaum Buruh Dan Angin Segar Pengusaha

Omnibus law adalah melakukan penyederhanaan, pemangkasan dari sekian banyak peraturan perundang-undangan yang ada saat ini dan mengatur ulang beberapa ketentuan dalam undang-undang...

Wako Riza Harapkan ASN Berikan Pelayanan Bersih. Tolak Pungli Dan Gratifikasi

Payakumbuh --- Wali Kota Riza Falepi berharap setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Payakumbuh dapat menjunjung tinggi nilai-nilai dalam pelayanan yang...

Sejarah Baru, Kecamatan Latina Juara Umum MTQ Nasional Ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- MTQ Nasional ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh yang digelar di Kecamatan Payakumbuh Selatan selama 2 hari pada 24 dan 25...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...
- Advertisement -