28.1 C
Padang
Sunday, October 25, 2020

Korban Minta Pemko Kucurkan Bantuan, DI PAYAKUMBUH SEJAK LEBARAN SUDAH 5 BANGUNAN TERBAKAR

Para korban kebakaran yang terjadi di Payakumbuh, pasca lebaran baru lalu, berharap, Pemko Payakumbuh secepatnya mengucurkan bantuan, untuk meringankan beban mereka membangun kembali rumahnya yang sudah menjadi abu. Sejak 1 Syawal, hingga Jum’at (8/8), tercatat sudah lima bangunan rumah ludes terbakar beserta seluruh isinya. Total kerugian ditaksir Milyaran rupiah. Sementara, sebagian pemilik bangunan hingga kini masih tinggal mengungsi di rumah keluarganya.

“Saya minta pemko segera meringankan derita yang kami alami. Karena berapapun bantuan yang diberikan, sangat kami hargai dan bagaikan dahaga di padang pasir,” kata M. Alim, petani yang rumahnya ludes terbakar di Kelurahan nan Kodok, Minggu (10/8).

Diakui korban, pemko sudah memberikan bantuan tanggap darurat, berupa makanan/minuman instan, beras, pakaian tidur, selimut dan alat-alat keperluan dapur. Tapi, jika bantuan modal buat pembangunan rumah segera diberikan, akan lebih kami hargai, ucap korban lainnya. “Kami ini orang kecil dan pelaku ekonomi lemah, jadi butuh pertolongan pemko,” kata Od korban kebakaran di Payolansek.

Dari lima rumah yang terbakar, hanya rumah Ridianto yang dapat diselamatkan. Rumah anggota TNI ini, hanya menghanguskan dapurnya saja, terjadi pada hari pertama lebaran. Kebakaran lainnya, yaitu dua bangunan rumah kayu yang ditempati lima penyewa. Bangunan kayu milik Irwan Bay dan Oki ini, berbentuk lima kios ini rata dengan tanah. Seluruh isinya, perabaton, alat salon, sepeda motor, TV, mesin potong kayu ikut terbakar. Kejadiannya, Rabu (1/8), sehari setelah lebaran.

Sepekan kemudian, kebakaran juga menimpa rumah milik M. Alim, di Kelurahan nan Kodok, Payakumbuh Utara. Rumah petani ekonomi lemah ini, juga ludes terbakar, disaat korban tengah ke sawah. Seluruh harta benda yang ada dalam rumah M. Alim hangus terbakar, dan tak satupun dapat diselamatkan. Kejadian teranyar, rumah tukang perabot di Kelurahan Bodi, Aia Tabik, Payakumbuh Timur.

Jalan Sempit

Kebakaran di rumah Yon Arianto ini, cukup tragis. Pemiliknya tengah pergi shalat Jum’at, sedangkan isterinya pergi kerja, menjadi buruh pembuat kue dan tiga anaknya dititip di rumah tetangga. Seluruh bangunan dan harta yang ada dalam rumah ikut terbakar. M. Alim dan Yon Arianto, kini tak punya apa-apa, selain isteri dan anak-anaknya.

Tapi, masih untung petugas pemadam kebakaran di rumah milik Yon Arianto, di Bodi Aia Tabik ini, cepat datang ke TKP. Jika terlambat, sejumlah rumah milik masyarakat lainnya akan ikut terbakar. Diperkirakan Bodi Air Tabik akan menjadi lautan api, karena rumah yang sangat rapat dan cuaca panas yang sangat terik.

Petugas pemadam kebakaran dikomandoi Kepala UPT Damkar Ahdion, harus ekstra keras memadamkan api dari jarak sekitar 300 meter. Pasalnya, tiga unit mobil kebakaran, termasuk dari Kabupaten Limapuluh Kota, tidak dapat mendekati bangunan rumah yang terbakar, karena jalan lingkungan yang sempit. Petugas harus menyambung slang untuk menjangkau bangunan yang terbakar.

“Alhamdulillah, kami mampu melokalisir dan menjinakkan api, agar tak merambat ke rumah tetangga. Kalau sedikit terlambat, tak terbayangkan, puluhan rumah serta peternak ayam akan hangus terbakar,” ucap Ahdion didampingi awak kebakaran Mamad.

Kesulitan petugas untuk mendekati lokasi kebakaran itu, sudah diketahui Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar dan Nasrul, anggota DPRD dari Fraksi PKS Payakumbuh, saat keduanya datang ke TKP. Kepala UPT Damkar Ahdion, minta pemko segera membeli kendaraan kebakaran kecil, untuk leluasa mendekati lokasi kebakaran, kalau jalan yang dilewati cukup kecil.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Minggu Jumlah Warga Payakumbuh Positif Covid-19 Kembali Melambung

Payakumbuh, -- Ledakan besar kasus positif covid-19 di Kota Payakumbuh kembali terjadi. Sepanjang Minggu (18/10) ini, terkonfirmasi 18 orang warga kota positif...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

SMPN 1 Luak Launching Radio Sekolah

Limapuluh Kota- Berinovasi dimasa pandemi Covid 19, Jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1, Kecamatan Luak meluncurkan...

Lokakarya Mini Kampung KB Payobasuang Usung Tema Dari Baluka Menjadi Tajhara

Payakumbuh -- Terkendala mewujudkan Kampung KB ideal, Kamis (21/10) Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Tanjung Harapan (Tajhara) Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -