25.7 C
Padang
Sunday, November 29, 2020
Beritasumbar.com

keterangan saksi,I Putu Sudiartana terima suap dari hasil patungan Kontraktor Sumatera Barat
k

Kategori -

Jakarta,Beritasumbar.com-Uang suap senilai Rp 500 juta yang di terima anggota Komisi III DPR RI dari hasil patungan rekanan di Sumatera Barat.

Hal itu dikatakan oleh para saksi yang bersidang di Pengadilan Tipikor, yakni Kepala Bidang Pelaksana Jalan pada Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sumatera Barat, Indra Jaya serta perantara suap yang juga orang kepercayaan Putu, Suhemi. Keduanya diperiksa sebagai saksi Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sumbar, Suprapto, dan pengusaha Yogan Askan.

“Pak Yogan akhirnya mengumpulkan uang Rp 500 juta, yang nyumbang teman-teman kontraktor,” kata Indra Jaya di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (10/10).

Para kontraktor yang ikut menyumbang yakni Yogan Askan, Suryadi Halim alias Tando, Hamnasri Hamid, dan Johandri. Yogan disebut menyumbang sebesar Rp 125 juta, Suryadi Rp 250 juta, Johandri Rp 75 juta, dan Hamid Rp 50 juta.

Suhemi juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, pemberian uang sebesar Rp 500 juta itu merupakan inisiatif Suprapto. Namun awalnya Suprapto belum menentukan berapa nilai uang yang akan diserahkan ke Putu. Sebab menurut Suhemi, Putu meminta Rp 1 miliar, namun para pengusaha ini tak dapat langsung memenuhinya.

“Pak Putu berkali-kali menanyakan. Awalnya (meminta) Rp 1 miliar. Tapi kalau situasi begini, mau menghadapi lebaran, susah cari uang besar. Akhirnya disepakati Rp 500 juta,” terang pria yang mengenakan batik lengan panjang warna biru ini.

Sebelummya diterangkan, Yogan dan Suprapto didakwa menyuap Putu Sudiartana secara bersama-sama sebesar Rp 500 juta. Uang tersebut diduga untuk pengupayaan anggaran di DPR terkait dana alokasi khusus (DAK) Rp 50 miliar di Sumatera Barat pada APBN-P 2016.

Awalnya uang suap yang diberikan adalah Rp 1 miliar, hanya saja disepakati untuk diserahkan Rp 500 juta terlebih dahulu. Rp 500 juta berasal dari Yogan sejumlah Rp 125 juta, Suryadi Halim Rp 250 juga, Johandri Rp 75 juta, dan Hamsari Rp 50 juta. Uang tersebut ditransfer ke rekening Yogan.

Uang suap Rp 500 juta diberikan kepada Putu dalam dua kali transfer yakni pada tanggal 25 dan 27 Juni 2016. Pada pengiriman pertama ditransfer ke rekening, Bank Mandiri Mall Taman Anggrek Jakarta Barat atas nama Ni Luh Putu Sugiani Rp 100 juta. Sedangkan pengiriman kedua Rp 400 juta ke-3 rekening berbeda.

Yogan dan Suprapto didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(sumber:detik.com)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bukittinggi Diguncang Gempa

Kejadian dan Parameter GempabumiSelasa, 24 Nopember 2020 pukul 14.18.22 WIB, wilayah Bukittinggi diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

Urgensi Vaksin Covid-19

Oleh: Ayu Resti Andrea Suri - Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Baru-baru ini masyarakat telah digencarkan oleh banyaknya vaksin yang...

Peduli Terhadap Lintau, H suherman TRD Buka Akses Jalan Tepi Selo – Unggan Sumpur Kudus

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Meski bukan tercatat sebagai seorang pasangan calon bupati atau gubernur tidak menyurutkan langkah dan niat baik H Suherman untuk berbakti terhadap...

Vanny Vabiola Pukau Pengunjung Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- Pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 yang digelar di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada hari ke tiga...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...
- Advertisement -