23 C
Padang
Selasa, Maret 2, 2021
Beritasumbar.com

Kereta Api Dikota Payakumbuh
K

Payakumbuh, 124 tahun lalu pertama kali Mak Itam menjejakan roda roda besinya di Kota Payakumbuh. 15 September 1896 Stasiun Payakumbuh yang sekarang berada di Parit Rantang Payakumbuh Barat diresmikan pemakaiannya oleh Belanda masa itu. 

Stasiun kereta api yang ada di kota Payakumbuh mulai dibangun pada tahun 1873 dan selesai 1896. Cukup lama juga waktu untuk pembangunan jalur dan stasiun kereta api yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Kota Bukittinggi masa itu. 

Perkereta apian di Payakumbuh atau Ranah Minang masa itu dikelola perusahaan swasta Belanda yang bernama Staat Spoorwegen Ter Sumatera’s Weskust (SSS).

Dalam wilayah Payakumbuh masa itu (Afdeling Limapuluh Kota) ada 3 stasiun. Yaitu di Batuhampar, Piladang dan Payakumbuh. Stasiun Batuhampar memiliki kode 320b-24, stasiun Piladang 320b-25 dan stasiun Payakumbuh 320b-26.

Pada 19 Juni 1921 jalur kereta api Payakumbuh menuju Limbanang yang membentang sekitar 20 kilometer itu mulai dioperasikan. Stasiun yang dilalui kereta api Payakumbuh – Limbanang memiliki kode 325. Ada Beberapa stasiun menuju Limbanang. Yaitu Stasiun Lampasi 325-3, Stasiun Simalanggang 325-4, stasiun Taeh 325-5, Stasiun Guguak 325-6, Stasiun Dangung Dangung 325-7, Stasiun Talago 325-8 dan Stasiun Limbanang 325-9.

Daerah atau nagari yang dilalui kereta api dari Payakumbuh menuju Limbanang yaitu: Payakumbuh, Lampasi, Simalanggang,Taeh, Guguak, Danguang danguang, Talago,Limbanang dan Terakhir di Suliki.

Pada awal pembangunan jalur kereta api Payakumbuh ini berfungsi selain sarana transportasi manusia juga untuk mengangkut hasil pertanian ke teluk bayur masa itu. Hasil bumi afdeling Limapuluh Kota masa itu yang berjaya adalah Tembakau, kopi dan gambir.

Tembakau Limapuluh Kota pada pertengahan abad ke 19 tersohor sampai ke Eropa. Sementara kopi merupakan tanaman unggulan Belanda masa itu yang diwajibkan tanam bagi masyarakat yang daerahnya dinilai cocok untuk tanaman jenis ini. 

Dipenghujung abad 19 kandungan emas di Manggani mulai ditemukan. Hal ini jadi pemicu pembangunan kereta api menuju Limbanang selain untuk membawa hasil panen tembakau dari Baruah Gunuang dan Guntuang ke Payakumbuh.

Sayang perjalanan kereta api dari Payakumbuh menuju Limbanang hanya berlansung sekitar 12 tahun. Sabtu 30 September 1933 jadi hari terakhir Mak Itam julukan kereta api masa itu menambang sampai ke Limbanang. Dan hanya sampai ke stasiun Payakumbuh saja sampai tahun 1973. 

Pada tahun 1973 PJKA yang menjadi perusahaan pengelola perkereta apian di Indonesia pasca Kemerdekaan menutup rute Bukittinggi Payakumbuh.

Saat ini kereta api di Kota Payakumbuh tinggal kenangan. Stasiunpun sudah berubah bentuk Sudah jadi areal pertokoan. 

Sumber: COLLECTIE_TROPENMUSEUM, 
Catatan Bapak Nalfira Sutan Pamenan
wikipedia
dan beberapa sumber lainnya

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Akhir Pekan Ala Erwin Yunaz, Seaspal Bareng Komunitas RX King Kebersamaan Kota Biru

Siapa sangka kalau akhir pekannya diisi oleh seorang Erwin Yunaz dengan melakukan touring perdananya menikmati keindahan alam Provinsi Sumatera Barat bersama Komunitas RX King Kebersamaan Kota Biru, yaitu klub otomotif sepeda motor yang sudah terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh.
- Advertisement -

Tanpa Kantongi Izin, Wako Erman Safar agar Pertimbangkan Pengoperasian RSUD Bukittinggi

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintahan Kota Bukittinggi di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota, Erman Safar - Marfendi, agaknya perlu untuk mengkaji kembali...

Teken Fakta Integritas, ASN Lapas Sijunjung Komit Bebas Korupsi , Bersih, dan Melayani

Sijunjung, beritasumbar.com - ASN Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung menggelar deklarasi janji kinerja dan pencanangan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK)...
- Advertisement -

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

Walinagari Serta Perangkat Di Tanah Datar Belum Menerima Gaji Selama Tiga Bulan

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Sebanyak 75 orang Walinagari beserta Perangkat pemerintahan nagari di wilayah Kabupaten Tanah Datar belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir dari Pemerintah Daerah setempat.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

90 vial Vaksin Tahap II Tiba di Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dengan pengawalan ketatat anggota Satuan Brimobda Sumbar Yon B Pelopor Padang Panjang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Payakumbuh kembali menerima 90 vial vaksin Covid-19 untuk tahap II dan langsung disimpan di Gudang Instalasi Farmasi Dinkes Kelurahan Ibuh, Selasa (02/03) siang.

Ujian Akhir Sekolah SD dan SMP Di Payakumbuh Bakal Dilaksanakan 29 Maret Sampai 1 April 2021

Ujian Nasional (UN) dan ujian kesetaraan tahun 2021 ditiadakan. Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan tahun 2021, maka UN dan ujian kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, di Payakumbuh hanya melaksanakan ujian akhir sekolah (UAS) saja.

HUT Damkar Di Kota Payakumbuh, Diwarnai Aksi Bagi-bagi Masker

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh menggelar aksi berbagi masker dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar dan Penyelamatan Indonesia Ke-102 yang jatuh pada Senin (01/03) dan digelar di Tugu Adipura dengan mengusung tema Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang Profesional, Mandiri dan Melayani dalam mendukung adaptasi kebiasaan baru.

Rayakan Hari Jadi Ke-102, Damkar Kota Payakumbuh Hadirkan Pakaian Aluminized

Dinas Pol-PP dan Damkar kota Payakumbuh hari ini memperingati hari jadi mereka yang ke-102. Bertempat di posko Pemadam Kebakaran kota Payakumbuh Jalan Luhak 50 Nomor 1 kelurahan Nunang Daya Bangun, kecamatan Payakumbuh Barat, dinas Pol-PP dan Damkar kota Payakumbuh meriahkan hari jadi yang ke-102 di tahun 2021 dengan membagikan masker kepada warga yang melintas di seputaran tugu Adipura pusat kota Payakumbuh, Senin (1/3/2021).

Terkait Isu KLB, Rezka Oktoberia: Demokrat Tegak Lurus Bersama SBY dan AHY

Payakumbuh, beritasumbar.com - Anggota DPR RI Partai Demokrat, Rezka Oktoberia memberikan tanggapannya terkait isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang tengah menghampiri partainya. Dia memastikan kader...

Akhir Pekan Ala Erwin Yunaz, Seaspal Bareng Komunitas RX King Kebersamaan Kota Biru

Siapa sangka kalau akhir pekannya diisi oleh seorang Erwin Yunaz dengan melakukan touring perdananya menikmati keindahan alam Provinsi Sumatera Barat bersama Komunitas RX King Kebersamaan Kota Biru, yaitu klub otomotif sepeda motor yang sudah terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh.

Liko SC Kurang Puas dengan Hasil Buruannya

Menindaklanjuti keluhan petani RW III Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah (OTS) Kecamatan Payakumbuh Utara, akan mewabahnya hama tupai yang merusak tanaman petani, Lurah OTS, Majri sengaja mengundang Lima Puluh Kota Shooting Club (Liko SC) untuk ikut mengendalikan hama tersebut.

Penilaian Kemenpan RB, Polres Payakumbuh Sangat Baik Memberikan Pelayanan Publik

Payakumbuh, beritasumbar.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberikan penghargaan kepada Polres Payakumbuh sebagai Pelayanan Publik Sangat Baik dalam evaluasi pelayanan...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...
- Advertisement -