27 C
Padang
Senin, Oktober 25, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jika Messi Pergi, Barcelona Masih Bisa Berharap Kontribusi Pemain Muda ini
J

Kategori -
- Advertisement -

Francisco Antonio Machado Mota Castro Trincao – atau yang lebih dikenal dengan nama Trincao – resmi pindah ke FC Barcelona. Kepindahannya telah diumumkan pada bulan Januari lalu, dan ia dikabarkan pindah dengan harga 31 juta euro (Rp544 miliar) dengan klausa pelepasan sebesar 500 juta euro (Rp8,779 triliun).

Detail harga tersebut membuat heran banyak penggemar sepakbola yang belum pernah mendengar pemain berusia 20 tahun tersebut, tetapi hal itu menunjukkan bahwa Barcasangat menghargainya. Lalu siapakah Trincao dan apa yang membuatnya diboyong dengan harga mahal.

Meskipun ia memiliki awal karir yang tak mulus, dengan berpindah-pindah klub dari Vianense, Porto, dan SC Braga, ia akhirnya menemukan kenyamanan di Braga, dan mencatatkan debut seniornya bersama Braga B di divisi kedua liga Portugal pada April 2016 dalam usia 16 tahun, tiga bulan, dan empat hari.

Trincao bermain impresif pada musim 2017/18, dengan catatan 30 pertandingan bersama Braga B, mencetak lima gol dan lima asis. Performa impresifnya membuatnya dipanggil ke tim utama di pertengahan musim 2018/19, dan ia mencatatkan debutnya di tim utama pada Desember 2018, tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-19.

Meskipun ia tak mencetak gol di tim utama hingga setahun kemudian, Trincao mendapatkan posisi di tim utama karena kecepatan luar biasa dan teknik dribbling yang bagus, membuatnya dilirik oleh pencari bakat klub-klub besar Eropa.

Para pencari bakat dari penjuru Eropa mulai melirik Trincao sejak Kejuaraan UEFA U-19 pada tahun 2018, di mana ia mencetak lima gol dan tiga asis untuk membawa Portugal menang atas Italia dengan skor 4-3 lewat perpanjangan waktu. Bersama rekan setimnya, Jota, Trincao merupakan top skorer turnamen tersebut, mengungguli nama-nama seperti Erling Haaland, Nicolo Zaniolo, dan Moise Kean.

Meskipun Trincao belum berhasil mencatatkan rekor golnya di timnas ke level klub sebelum kepindahannya ke FC Barcelona diumumkan pada Januari silam, ia mulai rajin mencetak gol di tahun 2020. Delapan dari total 15 golnya di tim senior dicatatkannya di tahun 2020, sebuah catatan impresif mengingat liga sempat ditunda selama tiga bulan karena pandemi COVID-19.

Pemain berusia 20 tahun ini membuktikan bahwa ia dapat mencetak gol dan juga mengkreasikan peluang bagi rekan-rekannya, dengan catatan delapan gol dan delapan asis di musim lalu, dengan rata-rata satu kontribusi gol setiap 101 menit.

Kontribusinya dalam pertahanan juga impresif. Ia membuktikan dirinya adalah pekerja keras dan rela untuk membantu pertahanan untuk menutup ruang di sisi kanan lapangan dalam formasi 3-4-3 yang sering digunakan Braga. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, dipastikan senang melihat Trincao dapat bermain di beberapa posisi.

Trincao tak hanya mahir bermain di sayap kanan, dimana ia gemar menusuk ke dalam untuk menembak dengan kaki kirinya yang kuat, tapi ia juga dapat bermain di sayap kiri, sebagai pemain nomor 9, sebagai penyerang bayangan, dan bahkan sebagai gelandang tengah. Sebuah hal krusial bagi Barcelona yang menuntut pemainnya untuk banyak bergerak.

Sejak kepindahannya ke Barcelona diumumkan, Trincao telah mengambil kursus bahasa Spanyol dua kali dalam seminggu untuk membantunya beradaptasi. Di Camp Nou, Trincao akan bertemu dengan pemain asal Portugal lainnya, seperti Neto dan Nelson Semedo.[]

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img