30 C
Padang
Senin, Januari 17, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kepala DMPTP Padang Pariaman Akan Tutup Tambak Udang Yang Tidak Mengurus Perizinan
K

- Advertisement -

Padang Pariaman,beritasumbar.com,- Puluhan tambak udang terancam ditutup karena tidak mengantongi izin prinsip pelaksanaan kegiatan tambak udang di sepanjang pesisir pantai di Kabupaten Padang Pariaman.Tambak udang tersebut tersebar di beberapa lokasi seperti di Pantai Sunur, Pantai Ulakan, Pantai Gasan, dan Tiram semuanya hampir tidak mengantongi izin prinsip .

Rudi Rilis Kepala DMPTP ( Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian ) Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman “menyambut baik para pelaku investor dalam dunia usaha, sepanjang usaha sesuai dengan koridor dan perundangan yang berlaku di Padang Pariaman.

“Tetapi jika usaha tersebut melanggar aturan dan tidak memiliki izin kegiatan kami juga akan memberikan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,Jelas Kadis. Disepanjang pesisir Pantai Kabupaten Padang Pariaman terdapat puluhan tambak udang yang hampir keseluruhan tidak mengantongi izin. Semenjak tahun 2018 kami sudah melakukan tindakan persuasif, kita himbau dan kita surati petani tambak udang tersebut sampai dengan sekarang.

Beberapa hari kemaren kita kembali melakukan peninjauan lansung kelapangan bersama Dinas terkait, Satpol PP dan Dinas Lingkungan hidup untuk melakukan himbauan lansung kepada masyarakat penambak udang untuk menghentikan sementara kegiatannya sampai pengurusan izin diterbitkan.

Sampai dengan hari ini intensitas pengurusan izin tersebut sangat minim sekali kekantor kami dan kami akan memberikan kemudahan kepada masyarakat penambak , “ Jika persyaratan Bapak sekarang ada kami akan bantu Bapak sekarang” tegas Rudi. Dan sampai sekarang memang sudah ada tiga penambak udang yang sudah dikeluarkan izinnya dan ada beberapa yang sekarang sedang dalam pengurusan.

Kami terus melakukan tindakan persuasif untuk mengurus izin tersebut, kedepannya kita akan melakukan penertiban dan penyegelan jika komitmen tersebut tidak diindahkan, dan kami akan berikan waktu tiga bulan sampai penembak udang tersebut selesai panen, karena memang waktu itu masih ada tambak yang sedang berisi udang.

Hal ini merupakan salah satu komitment dalam penegakan aturan di Padang Pariaman dan sesuai dengan perundang undangan yang berlaku. Lebih tegas Rudi menekankan jika tidak ada izin maka akan berdampak kepada masyarakat tambak udang sendiri sebab usahanya di tutup sampai izin diurus.

Secara prinsip DPMPTP memang yang mengeluarkan izinnya, tapi keseluruhan mengacu kepada rekomendasi teknis seperti Dinas PU dan LKH serta yang lainya. “Penambak tersebut sepertinya enggan untuk mengurus izin,Mungkin karena kebiasaan mengurus surat melalui pihak kedua atau diwakilkan kepada orang lain, ucap Rudi.(Syamsul)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img