28 C
Padang
Sabtu, Mei 28, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

“Jangan salah kaprah soal Toleransi”
&

Kategori -
- Advertisement -

BeritaSumbar.com,-Warga negara Indonesia hidup dalam keberagaman, berbagai macam etnis, bahasa dan agama. Bersatu dalam perbedaan, Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman ini yang membuat Indonesia kuat dan disegani negara lain. Kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia menjadikan Indonesia tujuan wisata dengan berbagai pertunjukan yang disuguhkan pada wisatawan. Sepantasnya ini menjadi aset berharga yang wajib kita jaga.

Beberapa tahun terakhir, toleransi mulai sedikit goyang. Perang antar etnis tak dapat dielakkan. Lebih sensitif lagi jika berbicara toleransi umat beragama. Ini menjadi santapan lezat bagi pihak ketiga yang ingin mengobok-obok Indonesia.

Toleransi antar umat beragama artinya kita saling bertoleransi ketika masing-masing umat beragama sedang menjalankan ibadah atau ritual agama masing-masing. Misalnya saja ketika di Masjid ada pengajian, disebelah nya ada tempat ibadah agama lain yang memiliki halaman luas. Tidak jadi masalah jika halaman itu terpakai untuk parkir kendaraan. Begitupun sebaliknya.

Saat mereka sedang beribadah, maka umat beragama lain sebaiknya tak usah merasa terganggu. Cukup hindari mencari permasalahan ataupun gesekan yang bisa berakibat konflik dan biarkan para saudara kita yang berbeda agama menjalankan ibadah agama mereka dengan khusuk. Inilah makna toleransi antar umat beragama.

Perlu kita garis bawahi, yang ada hanya toleransi antar umat beragama. Bukan toleransi antar agama. Tidak perlu umat suatu agama ikut beribadah dengan agama lain, ikut ritual agama lain. Karena secara mendasar agama yang satu dengan yang lain memang berbeda. Berbeda dari segi iman hingga berbeda dari tata cara beribadah.

Hal yang pasti dari sebuah agama adalah menjadikan hidup tidak kacau dan menyampaikan pesan perdamaian. Tidak ada satupun agama yang mengajarkan untuk memusnahkan agama lain. Hidup beragama memang diperintahkan untuk saling memahami perbedaan kepercayaan masing-masing.

Inilah yang disebut toleransi umat beragama. Inilah konsep Pancasila seutuhnya, saling menghargai umat agama lain. Memanusiakan penganut agama lain tanpa ada rasis dan diskriminasi. Bersatu ketika ada pihak lain yang ingin mengadu domba. Bermusyawarah ketika ada kesalahpahaman antar umat beragama. Adil dalam segala aspek kehidupan, baik itu sosial, ekonomi, hukum dan budaya. Perbedaan lah yang membuat keindahan bangsa Indonesia. Toleransi lah sesama umat beragama dan jangan toleransi soal ritual dan ibadah agama lain.

M. Ariful Fikri (Ketua PC Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Kota Payakumbuh)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img