spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jadi Pembicara Dialog Kebangsaan di Sumbar, Khatibul Umam Wiranu: “Tan Malaka Harus Ditempatkan Ditempat Terhormat”
J

Kategori -
- Advertisement -
Tan Malaka Institute (TMI) bakal menggelar dialog kebangsaan, dengan menghadirkan beberapa pemakalah dan pembicara, salahsatunya Khatibul Umam Wiranu, M.Hum yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif di Komisi VIII DPR RI.
Sebagai pria yang lahir dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU),  juga beberapa kali menjabat pimpinan di organisasi NU, Umam berpandangan sosok Tan Malaka Merupakan tokoh yg sangat konsekuen, konsisten dan revolusioner. Sesuai kata dengan perbuatan. Tan Malaka adalah tokoh yg tidak tergoda dengan jabatan atau kekuasaan politik.
“Saya pengagum dan pembaca hasil karya Tan Malaka, dulu saya banyak diceritakan juga oleh Gus dur bagaimana dekatnya sosok Tan Malaka dengan KH Wahid Hasyim ayah Gus Dur,” ungkap suami dari Mar’atus Sa’adah, S.Hi itu.
Umam menuturkan, merujuk kepada ahli-ahli agama Islam yang dibesarkan atau berasal dari daerah Minangkabau. Banyak tokoh-tokoh tersebut telah terlibat dalam berbagai peristiwa sejarah perkembangan Islam di nusantara dan di Sumatera Barat pada khususnya, baik sebagai penyiar agama maupun sebagai pejuang dalam melawan kolonialisme.Terlepas dari pandangan politik Tan Malaka adalah seorang pahlawan nasional. Bangsa ini harus menghormati itu.
“Mari kita luruskan sejarah. Tan Malaka harus ditempatkan di tempat yg terhormat,” tutur pria kelahiran Purwokerto 10 februari 1966 lalu, sekaligus Ketua Bidang Agama DPP Partai Demokrat itu, saat dihubungi sumbarhebat.com Selasa, (12/4).
Sebagai pembicara dalam dialog kebangsaan bersama para pemakalah lain nantinya, Umam menaruh harapan besar kepada kaum muda Sumatera Barat sebagai daerah pencatak Ulama, tokoh serta perumus bangsa.
“Di era teknologi dan informasi seperti saat ini, “senjata” yang menjadi pegangan para generasi muda bukan lagi senapan, ataupun bambu runcing layaknya ketika zaman penjajahan. Namun senjata sesungguhnya yang dibutuhkan oleh para generasi muda saat ini adalah imajinasi, kreativitas, optimisme dan juga realisasi aksi.” Pungkas Umam.
Dialog kebangsaan selama dua hari itu mengusung tema “Tan Malaka, Islam dan Gerakan Mencapai Indonesia Merdeka” bakal diadakan di Kenagarian Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten LImapuluh Kota, Sabtu (23/4) dan di Aula FISIP Universitas Andalas Padang, Minggu (24/4). (Shean_SH)
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img