25.5 C
Padang
Jumat, Juli 30, 2021
Beritasumbar.com

Inilah Ashin Wirathu, Biksu Buddha Pembantai Muslim Rohingya
I

Kategori -

Ribuan orang Rohingya kabur dari tempat asal mereka di Myanmar. Kaum Rohingya yang mayoritas Muslim memilih mati di negeri orang ketimbang bertahan di negara mayoritas Buddha itu.

Rupanya, seorang biksu Buddha menjadi dalang di balik neraka bagi kaum Rohingya. Biksu bernama Ashin Wirathu itu menyebarkan kebencian ke tengah masyarakat Myanmar. Dia menanamkan ketakutan suatu saat kelompok Muslim minoritas akan menguasai negara yang dulu dikenal dengan nama Burma itu.

Sepuluh tahun lalu, publik belum pernah mendengar nama biksu dari Mandalay tersebut. Pria kelahiran 1968 itu putus sekolah pada usia 14 tahun. Setelah itu, dia memutuskan untuk menjadi biksu.

Nama Ashin Wirathu mencuat setelah dia terlibat dalam kelompok ekstremis antimuslim “969” pada 2001. Karena aksinya, pada 2003 dia dihukum 25 tahun penjara. Namun, pada 2010 dia sudah dibebaskan bersama dengan tahanan politik lainnya.

Setelah peraturan Pemerintah Myanmar melonggar, Ashin Wirathu makin aktif bersuara di media sosial. Ashin menyebarkan pesan melalui rekaman ceramah yang diunggah di YouTube dan Facebook. Sampai saat ini, dia berhasil menjaring sekira 37 ribu pengikut.

Pada 2012, ketika pertumpahan darah antara Rohingya dan Buddhis terjadi di Provinsi Rakhine, Ashin semakin dikenal dengan pidato penuh amarahnya.

Ashin Wirathu menyebarkan ajaran kebencian dalam setiap ceramahnya. Dia selalu menyasar komunitas Muslim, seringkali dia memojokkan Rohingya. Pria inilah yang memimpin demonstrasi yang mendesak orang-orang Rohingya direlokasi ke negara ketiga.

Ashin juga mengkambinghitamkan kaum Muslim atas bentrokan yang terjadi. Dia terus mengulang alasan tak masuk akal soal tingkat reproduksi Muslim yang tinggi.

Biksu itu mengklaim perempuan Buddhis dipaksa pindah agama. Dia memimpin kampanye yang mendesak Pemerintah Myanmar mengeluarkan peraturan yang melarang perempuan Buddhis menikah dengan pria beragama lain tanpa izin pemerintah.

Ashin memimpin sekelompok massa yang berani melakukan kekerasan demi mempertahankan pandangannya. Pengaruh kuat Ashin menyebabkan setiap orang yang berbeda pandangan akan menjadi target pendukungnya.

Masyarakat sesungguhnya takut dengan kekejaman kelompok Ashin. Namun, Ashin tetap mendapat dukungan banyak orang mengenai status kewarganegaraan Rohingya.

 

Sumber: wartadetik
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.
- Advertisement -

Kapolres Sijunjung Pimpin Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Dalam rangka menggelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos pada malam hari ini Kamis malam, sesuai dengan Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos).

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...
- Advertisement -

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.

Turnamen Hercules Cup II Digelar

Sijunjung, Berita Sumbar--Sebanyak 16 ( Enam Belas) Club bola berlaga pada turnamen Hercules Cup ll Tanjung Ampalu, kecamatan Koto Vll Kabupaten Sijunjung, pertandingan perdana di mulai pada Minggu (25/7) dilapangan bola kaki Tuna Karya Tanjung Ampalu.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

POSKO BERSAMA PPIPB TAPAN TANAM 1000 POHON DI HULU DAS BATANG TAPAN

BeritaSumbar.Com (7/6/2021). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Posko Bersama Pemuda Pelajar Islam Peduli Bencana (PPIPB) mengadakan kegiatan menanam pohon di Hulu Sungai...

Mesir Menemukan 27 Sarkofagus Berusia Lebih Dari 2.500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini.

Mesir kemarin mengumumkan telah menemukan harta karun kuno berupa 27 sarkofagus dalam keadaan utuh. Penemuan ini diklaim sebagai yang terbesar tahun ini. Sarkofagus yang sudah...

Gempa Magnitudo 7 Guncang Turki, BMKG Analisa Gempa Tektonik

Turki,  www.beritasumbar.com- Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Provinsi Izmir, Turki pada Jumat (30/10). Hanya saja badan bencana Pemerintah Turki AFAD melaporkan kekuatan gempa yang...

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9 poin dari...

Berdalih Karantina COVID-19, Migran Afrika Dibiarkan ‘Membusuk’ di Pusat Penahanan Arab Saudi

Salah satu negara terkaya di dunia, Arab Saudi, menahan ratusan bahkan ribuan Migran Afrika dalam kondisi mengenaskan. Penahanan ini berdalih sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Mirisnya, kondisinya...

New Normal, 71 Putra Terbaik dari Berbagai Negara Diwisuda di Yaman

Wisuda atau upacara pengukuhan bagi orang-orang yang menempuh pendidikan merupakan salah satu momentum terpenting yang dinanti-nanti mahasiswa, sebagai tanda resmi selesainya masa pendidikan di...

Bahas Potensi Laut, Universitas Terengganu Malaysia Undang Pakar Maritim Dan Kelautan IPB

Malaysia -Prof Rokhmin Dahuri Pakar Maritim dan Kelautan dari IPB diundang secara khusus oleh Universitas Terengganu Malaysia. Rokhimin Dahuri diundang untuk membahas secara detail...

Muhammad Ja’far Hasibuan Juara Dunia CSITF dan WIIPA di Cina Berharap Bisa Bertemu Presiden

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya ilmuwan muda yang berhasil menggoncangkan dunia lewat penemuannya yang spektakuler yakni, Obat Kulit Bagi Manusia dan Hewan Luar dan Dalam. Sang...

Catatan Professional Fellows on Demand: Religious Freedom & Interfaith Dialogue (1)

Dari sebuah sudut di kamar The Fairfax, sebuah hotel tua di Washington, DC yang berdiri sejak 1921, saya mendapatkan satu kalimat bagus, yang bunyinya...

5 Tokoh Muslim Muda Australia Kunjungi SMART

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Jumat (07/02) kemarin, SMART Ekselensia Indonesia (SMART) kedatangan tamu jauh dari seberang benua. Ya, lima orang tokoh muslim muda dari Australia berkunjung ke SMART....
- Advertisement -