28.1 C
Padang
Sunday, October 25, 2020

Impor Sumbar Pada September 2015 Capai 41,7 Juta Dolar

Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merilis nilai impor di provinsi itu mencapai 41,7 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada September 2015.

“Angka tersebut turun sebesar 21,52 persen dibanding impor Agustus 2015 yang mencapai 53,1 juta dolar AS,” kata Kepala BPS Sumbar Yomin Tofri di Padang, Kamis.

Menurut dia golongan barang impor paling besar pada September 2015 adalah bahan bakar mineral sebesar 39,6 juta dolar AS , pupuk sebesar 1,1 juta dolar AS, dan golongan produk keramik sebesar 0,9 juta dolar AS.

Negara pemasok impor terbesar bulan September adalah Malaysia sebesar 21,0 juta dolar AS, dan Singapura sebesar 19,7 juta dolar AS, kata dia.

Ia menyebutkan impor dari negara Singapura memberikan peran sebesar 70,91 persen terhadap total impor dan Malaysia sebesar 16,21 persen.

Sementara secara kumulatif nilai impor Sumatera Barat Januari hingga September 2015 mencapai 483,6 juta dolar AS atau turun sebesar 38,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, kata dia.

Ia menambahkan semua impor September 2015 semuanya masuk dari pelabuhan bongkar Teluk Bayur yang jumlahnya turun sebesar 20,06 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sementara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II mengemukakan Pelabuhan Teluk Bayur Padang dapat menjadi salah satu rute alternatif persinggahan kapal karena semakin padatnya lalu lintas di perairan Selat Malaka.

Direktur Komersial dan Pengembangan Perusahaan Pelindo II, Saptono Rahayu Irianto mengatakan Teluk Bayur merupakan pelabuhan terbesar yang ada di kawasan Pantai Barat Sumatera, dan telah dilengkapi sejumlah fasilitas modern.

Saat ini Teluk Bayur telah dilengkapi dengan terminal kargo, terminal curah, terminal semen hingga terminal batu bara yang dapat melayani bongkar muat barang, ujar dia.

Ia mengatakan Pelabuhan Teluk Bayur merupakan salah satu pelabuhan samudra yang terbuka untuk pelabuhan internasional. (Ant/Oleh Ikhwan Wahyudi)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Polres Inhil Ungkap Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan

Riau, - Sat Narkoba Polres Inhil patut diapresiasi karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu seberat 50 kilo, di Perkebunan milik PT...

UKPBJ Kabupaten Muko-Muko kunjungi Pemko Payakumbuh

Payakumbuh---Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ) Kabupaten Muko-muko melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Payakumbuh khususnya UKPBJ Kota Payakumbuh dalam rangka Konsultasi tentang...

Satlantas Polres Pessel Tertibkan Kendaraan Yang Parkir di Bahu Jalan

Pesisir Selatan,- Satlantas Polres Pesisir Selatan turun menertibkan kendaraan roda dua dan roda empat, dimana bahu jalan di samping rumah sakit RSUD....

Lokakarya Mini Kampung KB Payobasuang Usung Tema Dari Baluka Menjadi Tajhara

Payakumbuh -- Terkendala mewujudkan Kampung KB ideal, Kamis (21/10) Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Tanjung Harapan (Tajhara) Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...
- Advertisement -