spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Harimau Mengganas, 1 Warga tewas
H

Kategori -
- Advertisement -

Tembilahan,BeritaSumbar.com,- Binatang rimba kembali memakan korban. Yusri Efendi warga Pulau Teluk Muda Pelalawan tewas di terkam siraja rimba (Harimau) pada Sabtu 10/3. Menurut informasi yang didapat BeritaSumbar.com ,Korban bersama saksi (rekan korban) sekitar jam 16.30 wib sedang bekerja membuat bangunan untuk sarang burung walet di RT 038 Simpang Kanan Dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang Kec.Pelangiran. Pada saat itu korban bersama saksi melihat dibawah bangunan yang mereka kerjakan ada harimau liar. Korban dan rekan lainnya mencoba bertahan di atas bangunan tersebut sampai harimau itu pergi.
Sekitar jam 18.25 wib, setelah merasa yakin dibawah harimau tersebut sudah tidak ada lagi, Korban bersama rekan rekannya turun untuk kembali kerumah tempat mereka menginap. Baru berjalan sekitar 250 meter,  Tiba tiba harimau sumatera tersebut muncul di depan mereka. Saking kaget dan takut,korban bersama kawan kawan berhamburan berpencar lari menyelamatkan diri. Korban terpisah dari kawan kawannya. Kawan korban mencoba memanggil manggil korban, namun tidak ada sahutan.
Karena tidak jua di jumpai dan dapat sahutan para saksi (teman korban) meminta pertolongan kepada warga Dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang, dan para saksi berhasil dievakuasi oleh masyarakat Dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang dengan menggunakan perahu kecil.
Selanjutnya para saksi bersama dengan warga berusaha mencari korban, sekira pukul 19.30 Wib korban berhasil ditemukan diatas tanaman kumpai (tanaman sejenis rumput yang terdapat diatas sungai/air) dalam keadaan meninggal dunia dan pada bagian tengkuk korban mengalami luka akibat terkaman harimau.
Selanjutnya sekira pukul 20.30 Wib Personil Polsek Pelangiran bersama dengan Tim BKSDA Propinsi Riau melakukan oleh TKP dan membawa korban ke Klinik KPP Pulai PT.THIP untu dilakukan Visum. Dari hasil visum diketahui korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan luka robek karena diterkam oleh Harimau.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Desa Pulau Muda untuk diserahkan kepada pihak keluarga’ polres inhil AKBP Cristian Roni Putra saat di konfirmasi membenar kan kejadian itu dan akan melihat ke pelangiran bersama bupati dan dandim, mencari solusi untuk upaya menangkap si raja hutan bersama masyrakat ,serta instansi yabg terkait KSDA dan lainnya'” tegas polres (eman)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img