25.7 C
Padang
Tuesday, October 27, 2020

Gubernur Harapkan Monumen PDRI Kembali Dapatkan Anggaran Kelanjutan Pembangunan

Limapuluh Kota, – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meninjau pengerjaan proyek pembangunan Monumen Nasional (Monas) Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap gedung bernilai sejarah itu kembali mendapatkan kucuran dana kelanjutan pembangunannya tahun 2021. 

“Kita berharap Monumen PDRI ini kembali mendapatkan anggaran pada tahun 2021 mendatang. Kita sangat bersyukur mendapatkannya karena monumen ini sangat penting untuk mengingatkan kita tentang sejarah mempertahankan kemerdekaan pada agresi belanda tahun 1948 dan penyelamatan keutuhan NKRI sejak tahun 1948 hingga sekarang, ” ungkap Gubernur Irwan Prayitno ketika meninjau gedung musium didampingi Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat serta Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (6/10/2020).

Menurut gubernur, pembangunan monumen PDRI ini merupakan pekerjaan besar yang didukung pemerintah pusat. Untuk menentukan lokasi pembangunannya saja, sempat memakan waktu hingga tiga tahun lebih dengan rapat berkali-kali melibatkan lima kementerian yang antara lain Menkopolhukam,  Kemenhan,  Kemendikbud,  Kemensos dan Kementerian PUPR. 

“Pembangunan monumen ini adalah pekerjaan besar yang didukung pemerintah pusat. Lokasi pembangunan diputuskan di Koto Tinggi setelah melewati waktu panjang dengan berkali-kali rapat. Ini patut kita syukuri,  sebab basis PDRI tidak hanya di Koto Tinggi, namun juga di Bukittinggi,  Solok Selatan dan daerah lainnya, namun pembangunan monumennya diputuskan di Koto Tinggi,” tutur gubernur. 

Dalam kesempatan itu gubernur juga menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat Koto Tinggi yang telah memberikan tanahnya buat pembangunan monumen tersebut. 

“Kita sangat berterimakasih kepada masyarakat Koto Tinggi yang telah sukarela memberikan seluas 20 hektar tanahnya buat pembangunan monumen bersejarah ini. Gedung ini nantinya akan dipakai perguruan tinggi seperti UNP jurusan Sejarah dan juga akan menjadi tempat pelatihan bela negara, serta pemanfaatan lainnya, ” papar gubernur. 

Sebelumnya pihak pelaksana pembangunan dari Kemendikbud Afan dalam laporannya menyebut,  bangunan ini terdiri dari dua gedung yang masing-masingnya musium dan auditorium. Pada tahun 2019 mendapatkan biaya kelanjutan pembangunan sebesar Rp32 milyar. 

Menurut Afan,  masih banyak infrastruktur yang harus dikembangkan di lokasi monumen ini. Salahsatunya jaringan komunikasi seperti signal telepon dan lainnya. “Untuk memenuhi kebutuhan jaringan komunikasi ini kita berharap fasilitasi dari bapak Gubernur Sumatera Barat, ” ucap Afan.(humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Program Unggulan ASA, Niniak Mamak Bahagia

Ashelfine, SH, MH yang telah diberigelar oleh kaum atau suku dengan gelar Rajo Parpatiah dari Suku Chaniago Nagari Pematang Panjang. Kamanakan Datuak...

Irfendi Arbi inginkan masyarakat taati Aturan Protokol Kesehatan

Lima Puluh Kota,- Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi terus berupaya mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pakai masker bila keluar rumah,...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

Andre Rosiade Reses Ke Pelosok Nagari Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar-- Anggota DPR-RI fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade melakukan reses ke pelosok nagari di Kabupaten Sijunjung, Sabtu (24/10).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Ditemukan Tidak Bernyawa Dikawasan Kelok 9, Ini Pernyataan Keluarga Korban

Limapuluh Kota,- Hingga sampai saat berita ini diturunkan aparat Kepolisian dari Polres Limapuluh Kota masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti ditemukannya seorang...

Identitas Korban Yang Ditemukan Di Jurang Dekat Jembatan Layang Kelok 9 Terungkap

Limapuluh Kota,- Sempat digegerkan dengan penemuat mayat tanpa identitas di dasar jurang jembatan layang kelok sembilan pada Minggu 25/10 sore,akhirnya pihak berwajib...

Geger Penemuan Mayat Didasar Jurang kelok 9

Limapuluh Kota, Minggu Sore kelok Sembilan Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota digegerkan dengan ditemukan seseorang yang jatuh ke jurang. 

Irfendi Arbi inginkan masyarakat taati Aturan Protokol Kesehatan

Lima Puluh Kota,- Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi terus berupaya mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pakai masker bila keluar rumah,...
- Advertisement -