Padang,BeritaSumbar.com, –kejurnas Pordasi ke 53 Seri 1 yang dilaksanakan di Gelanggang Pacuan Tegal Wathon Salatiga Jawa Tengah pada hari ini Minggu 28/7 di ikuti 10 ekor kuda terbaik Sumbar.

Kuda yang akan berpacu itu adalah kuda Atalanta Queen dan Wing Komando di kelas pemula C/D, kuda Raja Permata, Deja Vu dan Rubicon di kelas Pemula A/B, kuda Marawa Sumbar di kelas remaja 3 tahun, kuda Dixie Swift THB Ina 2 tahun serta kuda Pioneer Srigunting, Magneto dan Banteng Agam III di kelas Derby 3 tahun.

yang minat buka usaha: DaCoklat Siap Buka Kerjasama Dengan Sistem Franchisee

Manager Kontingen Sumbar Djufri menyatakan seluruh kuda beserta joki siap untuk berpacu dan segenap persiapan telah dilakukan untuk kelancaran di final nanti.
“ dan khusus kelas 3 tahun atau Derby Indonesia dari 12 kuda yang akan berpacu Sumbar diikuti tiga kuda yakni, kuda Pioneer Srigunting, Magneto dan Banteng Agam III atau lebih banyak dari kontingen lainnya” jelas Djufri Sabtu (27/7)

Sekretaris Pordasi Sumbar Aldias Nur sangat apresiasi kepada segenap kontingen serta owner dan groom terus mempersiapkan untuk babak penyisihan sampai final.

“ dan sudah komitmen bersama para pelatih untuk meraih sukses kontingen dengan sangat optimis dapat tercapai sesuai harapan pencinta olahraga pacuan kuda di ranah minang ” pintanya.

Bidang Humas Pordasi Sumbar Tumpak Abdurrahman menambahkan pada kejurnas ke 53 seri I ini jumlah kuda yang lolos ke final lebih banyak dari pada kejurnas tahun lalu yang meloloskan 6 kuda di final.

“ dan yang Kuda Kamang Chrome Sumatra barat joki Tripan Eri dengan pelatih Amris meraih juara I atau predikat Indonesia Derby 2018. kontingen Jateng merebut gelar juara umum dengan nilai 70.5, terpaut satu angka dari kontingen Jabar yang berada di posisi kedua dengan raihan 69.5 angka. Sulut di urutan ketiga dengan poin 24, disusul Sumbar diperingkat keempat dengan 16 angka “ pungkasnya. (*/relis)

loading...