29.2 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Dua Pemalak di Pantai Padang Ditangkap

Padang –  Pemalak yang selama ini meresahkan pengunjung Pantai Padang akhirnya dibekuk, Minggu (27/12) malam. Dua pemalak tertangkap tangan setelah memaksa pengunjung membeli dagangannya dengan harga tidak wajar.

Kedua pelaku berinisial MG (26) dan PS (23). Keduanya warga Purus. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih ditahan di Mapolsek Padang Barat.

Kapolsek Padang Barat AKP Sumintak mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah mendapat laporan dari pengunjung yang menjadi korban pemalakan. Korban mengaku dipaksa membeli minuman botol dengan harga diluar kewajaran.

“Keduanya ditangkap di TKP di tugu PADANG-IORA jalan Samudera Pantai Purus sekitar pukul 23.00 Wib. Mereka diamankan setelah korban melapor ke Pospam Danau Cimpago,” ujar Kapolsek, Selasa (28/12).

Menurut Kapolsek, kronologis kejadian berawal ketika korban yang sedang menikmati keindahan pantai didatangi kedua pelaku. Pelaku menjual teh botol kepada korban dengan cara memaksa. Harga yang ditawarkan tidak sesuai dengan harga standar. Pelaku mematok harga sebotolnya Rp 10 ribu hingga 15 ribu. Karena tidak merasa senang, korban yang baru datang dari Jambi ini melaporkan kejadian yang menimpanya ke Pospam Cimpago. Begitu mendapat laporan, pihak berwajib langsung membekuk kedua pelaku.

“Pelaku langsung kami bawa ke Polsek untuk diperiksa di Unit Reskrim,” ujar Kapolsek.

Hingga kini kedua pelaku masih terus diperiksa di Mapolsek Padang Barat. Kejadian ini mendapat respon positif dari masyarakat. Agra (36) menyebut, sudah saatnya pengunjung yang menjadi korban palak tidak takut-takut melapor. Karena saat ini pihak berwajib dan unsur Muspika sangat mendukung bersihnya Pantai Padang dari aksi kriminal.

“Selama ini kan banyak yang takut lapor. Jangan takut melapor jika jadi korban, kalau takut berarti kita membiarkan pelaku melakukan aksinya dan akan semakin menjadi-jadi,” ujar warga Kuranji ini.

Warga lain, Wery juga berujar sama. Wanita asal Sungai Penuh yang kini berdomisili di Padang ini sangat mendukung aksi penangkapan yang dilakukan pihak berwajib.

“Kalau sudah ditangkap, ini akan menjadi efek jera bagi pelaku lain. Kita berharap foto pelaku dipajang di koran supaya mereka malu dan tidak lagi melakukan aksinya,” sebutnya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

TMMD Ke-109 Kodim 0311 Pessel usai, Kampung Dilan tak lagi Terisolir

Pesisir Selatan,- Akses jalan menjadi momok besar bagi warga di Kampung Dilan, Kenagarian Pancung Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

MTQ Di Tengah Pandemi, 5 Camat Di Payakumbuh Optimis Sukses Dan Saling Bersaing Sehat Raih Juara Umum

Payakumbuh --- Semangat 5 camat dalam mensukseskan MTQ Nasional ke XXXIX tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2020 sangat luar biasa. Setelah rapat...

Program Unggulan ASA, Niniak Mamak Bahagia

Ashelfine, SH, MH yang telah diberigelar oleh kaum atau suku dengan gelar Rajo Parpatiah dari Suku Chaniago Nagari Pematang Panjang. Kamanakan Datuak...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -