30 C
Padang
Kamis, Desember 2, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

DPRD Kab Solok: Pemkab Serius Selesaikan Sengketa Tapal Batas
D

Kategori -
- Advertisement -

Arosuka – DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) meminta keseriusan pemerintah setempat untuk menyelesaikan sengketa tapal batas daerah itu sebelum menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Sengketa tapal batas merupakan masalah sensitif yang butuh penyelesaian segera sebelum terjadi konflik yang lebih besar,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putih di Arosuka, Rabu.

Kasus tapal batas yang belum selesai hingga sekarang adalah tapal batas Kabupaten Solok dengan Solok Selatan, kemudian antara Kabupaten Solok dengan Kota Sawahlunto.

“Belum lagi tapal batas antar-nagari (desa adat), antar-kecamatan yang hingga kini belum ada penyelesaian yang tuntas,? kata politisi peraih penghargaan Indonesian Parliament Award 2015 di Jakarta.

Apabila sengketa tapal batas ini tidak segera dibahas dan diselesaikan dikhawatirkan bisa menumbuhkan konflik, seperti ‘bara api dalam sekam’ sehingga semakin sulit menyelesaikannya.

Pihak-pihak bersengketa akan lebih cenderung mengedepankan ego dan argumentasinya untuk mempertahankan daerahnya tanpa berpikir lebih luas.

“Kita tidak ingin sengketa tapal batas ini menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat,? katanya.

Karena itu Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok ini berharap adanya perhatian serius pemerintah agar masalah tapal batas nagari dengan nagari, kecamatan dengan kecamatan dan kabupaten dengan kabupaten ini bisa segera diselesaikan.

Anggota DPRD Kabupaten Solok lainnya Hendri Dunat menyarankan agar pemerintah setempat membuat skala prioritas dalam menyelesaikan sengketa tapal batas, dengan mendahulukan wilayah dari yang paling rawan berpotensi konflik.

“Kita mengakui menyelesaikan tapal batas ini membutuhkan waktu lama dan kesabaran, karena itulah perlu skala prioritas,” katanya.

Namun yang terpenting di sini adalah adanya keseriusan kepala daerah untuk menyelesaikannya karena sengketa tapal batas sangat sakral untuk diselesaikan.

Hendri Dunat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Solok menyebutkan, salah satu nagari yang butuh perhatian serius adalah Nagari Sibarambang. Karena potensi nagari itu penghasil pasir, batu dan ikan, juga menjadi mata pencaharian bagi warga di kawasan perbatasan nagari lain.

Nagari Sibarambang juga memiliki deposit pertambangan batu bara yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kota Sawahlunto.

“Masalah tapal batas Nagari Sibarambang dengan wilayah Kota Sawahlunto mendesak untuk segera diselesaikanm,” katanya. (Antara)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img