Padang,BeritaSumbar.com,-Menilik dari kondisi kehidupan masyarakat yang memiliki jumlah penduduk sekitar 260 juta, masih ada sekitar 25.9 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Berdasarkan data Maret 2017, sekitar 20.78% dari seluruh penduduk masih rentan jatuh miskin karena pendapatan mereka hanya sedikit diatas garis kemiskinan. Faktor kemiskinan di Indonesia memperbesar kemungkinan terjadinya tindakan kriminalitas atau kejahatan di kalangan masyarakat.

(berdasarkan jurnal ilmiah Yayuk pada tahun 2014) Tindakan pencurian menjadi tindakan yang sering ditemui di masyarakat, hal ini terjadi karena adanya kesempatan untuk melakukannya, lemahnya keamaan objek yang dicuri serta faktor kemiskinan yang telah diuraikan diatas. Berdasarkan data POLRI 2017 terdapat 107.042 kasus kejahatan terhadap hak milik atau barang tanpa kekerasan dan 10.692 kasus kejahatan terhadap hak milik atau barang dengan kekerasan.

Dari data tersebut terlihat bahwa masyarakat cenderung menghindari adanya tindakan kekerasan pada saat pelaku melakukan aksi kejahatan sehingga masyarakat membutuhkan sistem pengamanan terhadap objek yang sering menjadi hal yang dicuri. Salah satu barang yang sering dicuri adalah dompet yang menjadi tempat penyimpanan uang dan barang berharga lainnya.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkhususnya pada bidang elektonika, pengamanan terhadap dompet dapat ditingkatkan. Dompet Anti Bobol menjadi solusi inovatif pengamanan dompet dengan dua sistem utama yaitu sistem pengamanan dompet yang terdiri dari kontrol akses masuk berupa sidik jari pengguna dengan memanfaatkan fingerprint yang berintegrasi dengan solenoid dalam membuka dan menutup akses penguncian kunci dompet.

Sistem kedua adalah sistem penanggulangan pencurian dan kehilangan pada dompet yang terdiri dari GPS (Global Positioning System) yang menyediakan data lokasi terbaru dari dompet dan GSM (Global System for Mobile Communications) yang berkomunikasi antara perangkat dompet dengan ponsel pengguna berupa pengiriman informasi berupa situasi dan lokasi dompet menggunakan sistem SMS Gateway

Alat tersebut berupa dompet yang telah dipasangkan komponen elektronik.Dimana dompet akan mengirimkan pesan dan lokasi update dari keberadaan dompet ketika dompet diakses oleh orang lain yang sidik jarinya tidak terdaftar pada sensor finger print yang ada pada dompet,dan juga jika terjadi pembukaan paksa terhadap dompet tersebut.kemudian GSM akan mengirimkan pesan ke ponsel pengguna bahwa DOBOL dibuka secara paksa beserta data lokasi DOBOL.

Penelitian dan praktek pembuatan Dompet Anti Bobol Ini merupakan program kemenristek dikti Yaitu PKM DIKTI ATAU PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA 2019.
JENIS PKM : PKM-KC (PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA – KARSA CIPTA)

Dompet Bobol adalah Karya Mahasiswa Politeknik Negeri Padang:
1.Feli Ramasari
2. Rahmatullah Hafizt
3. Fauzi Aditia Rahmat

Dari Jurusan teknik elektro Politeknik Negeri padang, Program Studi D IV TekniK Telekomunikasi

Yuuk Ikut: Polling Kandidat Bupati Limapuluh Kota Di Pilkada 2020

loading...