Riau,BeritaSumbar.com,-Pada hari Sabtu pagi tangal 14 September 2019, Balai Besar KSDA Riau mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada anak Gajah yang terjeat di aeral HTI PT RPI, Desa Pandan Wangi Kecamatan Peranap – Inhu.

Pada hari itu juga BBKSDA langsung menindaklanjuti menurunkan tim petugas lapangan untuk mengecek lokasi kejadian bersama-sama dengan pihak Yayasan TNTN dan bagian environment PT. RPI. Kemudian menyusul tim medis dari BBKSDA Riau bergabung dengan tim terdahulu.

Dari hasil pengecekan anak Gajah yang terjerat diketahui baru berumur 3 bulan berjenis kelamin betina dan perkiraan sudah tiga hari kakinya terjerat denga luka yg cukup dalam.

Setelah dilakukan tindakan media awal, selanjutnya anak Gajah dievakuasi ke PLG Minas untuk perawatan lebih intensif, dengan menempuh perjalanan selama 5 jam.

Kits berharap ini kejadian terakhir ada satwa liar yang terkena jerat, dan mohon kepada masyarakat untuk tidak lagi memasang jerat satwa, apapun alasannya itu menyakiti sesama makhluk Tuhan tentunya merupakan perbuatan dosa, yang tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia berupa hukuman pidana tapi juga di akhirat nanti.

Kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penyelamatan satwa liar dilindungi undang-udang ini, diucapkan terima kasih…Mari kita senantiasa bergandeng tangan untuk konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia.

Sumber : @gbriau

loading...