Komisi A DPRD Payakumbuh meminta pimpinan daerah kota ini, mendesak SKPD terkait untuk memacu penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan-jalan yang tengah dikerjakan sekarang ini. Ketua Komisi A, Drs. H. Fitrial Bachri, bersama sejumlah anggotanya, Hurisna Jamhur, S.Pd, H.I. Dt. Rajo Muntiko Alam, SE, Yanuar Gazali, SE dan H. A. Dt. Rky. Mulie, sebelum lebaran pembangunan jalan sudah rampung dikerjakan.
Penegasan tersebut disampaikan ketua dan anggota Komisi A DPRD, dalam rapat kerja dengan Sekretariat Pemko Payakumbuh, dipimpin Sekdako diwakili Asisten I Yoherman, SH, S.Sos, di ruang sidang komisi, Senin (15/6). Rapat kerja Komisi A dengan sekretariat pemko, dalam rangkaian pembahasan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2014.
Tak ada persoalan dengan laporan pendapatan dan belanja sekretariat, namun secara umum Komisi A meminta Sekdako Payakumbuh bersama jajarannya, mampu menjalankan fungsi koordinasi dengan SKPD terkait dalam usaha penertiban umum terhadap dampak pembangunan yang ada. Menurut anggota komisi, masih banyak kegiatan pembangunan yang mengancam keselamatan warga kota yang ujung-ujungnya berdampak negatif kepada pimpinan kota ini.
Dicontohkan, dalam pelebaran Jalan Sudirman Payakumbuh, terutama di depan eks kantor bupati, seyogianya material yang ada di jalan tersebut langsung diangkut ke tempat pembuangan. Jangan dibiarkan menumpuk, sehingga menganggu pandangan mata dan mengancam keselamatan pemakai jalan. Material yang menumpuk itu, juga banyak terjadi pada jalan-jalan kelurahan dan jalan dalam kota.
“Kita tak ingin, begitu perantau pulang kampung dan melihat wajah kota semrawut, sehingga mengumpat kinerja pimpinan daerah. Yang kita harapkan, pemko bersama DPRD mendapat apresiasi dari perantau atau tamu yang datang ke Payakumbuh,” ucapnya.
Ketua Komisi Fitrial Bachri dan anggotanya, juga menyorot terhadap rencana pembangunan yang tak fokus. Harusnya, terhadap pembangunan saluran irigasi, bahu jalan dan pembangunan kantor yang tidak memakan biaya milyaran rupiah, seyogianya tuntas dalam satu tahun anggaran, sehingga pembangunan itu langsung dinikmati warga kota.
Terhadap pembangunan kantor balaikota baru yang merupakan icon kota ini, juga diminta Dt. Rajo Muntiko, pembangunan pagar atau land skap yang tengah dikerjalan, rampung sebelum lebaran. Gedung yang lama, juga diminta Hurisna untuk diperindah dalam rangka menghadapi lebaran ini.
Sementara itu, Komisi A juga mengingatkan pemko, untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara warga kota, terutama menghadapi HUT RI ke-70 nanti, semua rumah-rumah penduduk dapat menaikkan bendera merah putih.
Sekdako Payakumbuh diwakili Yoherman, mengapresiasi seluruh masukan yang disampaikan ketua dan anggota Komisi A. “Kami akan aplikasikan seluruh pandangan dan masukan yang diberikan, untuk perbaikan kinerja seluruh SKPD di jajaran pemko.
Malahan, Yoherman juga meminta DPRD, melalui Komisi A, untuk mendesak kepala daerah mencairkan dana hibah buat pembangunan masjid, guru TPA, garin masjid dan penyuluh agama. Meski bansos ini masih abu-abu aturannya, tapi dengan dorongan DPRD, mudah-mudahan akan menambah semangat kepala daerah untuk menyalurkannya kepada yang berhak menerima, tegas Yoherman.