30 C
Padang
Senin, April 19, 2021
Beritasumbar.com

Dalam Acara Sosialisasi Sengketa Tanah Adat, Wabub Ajak Pahami Tatanan Adat dan UU Perdata
D

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Meningkatknya jumlah perkara sengketa Ulayat/tanah adat mesuk ranah hukum perdata membuktikan hal ini harus di sikapi dengan serius oleh para pemangku adat dan pemerintah di negeri ini.

“Perlu kita perhatikan bersama, apa yang menjadi sebab-akibat, serta langkah-langkah apa yang dapat menekan angka sengketa tanah adat di daerah kita,” kata Wakil Bupati Ferizal Ridwan, saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan Pelatihan Penyelesaian Sengketa Tanah Adat yang digelar oleh KAN dan Pemerintah Nagari Mungka, Rabu (18/10) kemaren.

Selain Wabup serta puluhan orang niniak mamak/pemangku adat yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-kenagarian Mungka, pelatihan yang digelar di Gedung Serbaguna Nagari itu juga dipandu langsung oleh utusan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Limapuluh Kota. Tak ketinggalan Wali Nagari Mungka, H Irfan, Ketua KAN Heripal Dt Lelo serta para tokoh masyarakat.

Wabup Ferizal menjelaskan, sejak dulu hingga kini persoalan sengketa tanah adat menjadi persoalan yang kompleks sekaligus ‘rahasia umum’ di tengah masyarakat. Menurutnya, kasus-kasus sengketa tanah adat, diduga banyak terjadi karena kurang sinkronnya hukum adat dengan UU Perdata, sehingga penyelesaiannya cenderung menjadi kontra produktif.

Disini, perananan niniak mamak selaku pemimpin kaum di dalam nagari dibutuhkan terutama dalam hal pengawasan serta wadah buat memediasi sengketa, seperti antara anak- kemenakan. Jangan sampai, persoalan tanah ulayat, yang sedianya dapat diselesaikan secara hukum adat, bermuara ke ranah hukum Perdata di pengadilan.

“Kemudian, seperti kita ketahui di dalam ketentuan UU nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Disana dijelaskan, bahwa pemerintah baik pemerintah daerah maupun nagari, sebenarnya memiliki kewenangan dalam penyelesaian konflik tanah adat,” sebut Ferizal.

Pemerintah, lanjutnya, juga wajib memetakan serta mendata batas-batas atau status tanah adat sebelum menetapkan status pemanfaatan di dalam wilayahnya. Apalagi, tahun lalu (2016) pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan melalui PP Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta.

Seperti halnya tanah adat yang berstatus ‘harato pusako tinggi’ dan ‘harato pusoko rondah’. Jika harato pusako tinggi, katanya, secara hukum adat, itu tidak boleh dijual tetapi sifatnya hanya hak pakai. Begitu pula sebaliknya, jika harato pusako randah, itu secara hukum adatnya boleh diperjual belikan.
“Makanya, saya mengajak dalam penyelesaian konflik kita memahami tatanan hukum adat, hukum perdata dan hukum agama. Apalagi, persoalan konflik tanah, yang dapat berpotensi atau dapat menyebabkan konflik kekerasan, ini harus segera diselesaikan sejak dini,” ajak Ferizal Ridwan.(rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Startup Milenial Bekerja Membangun Negeri: Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online.

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.
- Advertisement -

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Polres Pessel tangkap 5 orang Penyalahgunaan Narkoba

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Selama operasi antik 2021 digelar, tim dari satreskrim Polres Pesisir Selatan ungkap 5 kasus narkoba. Hasil ini disampaikan Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo. S.IK.MM melalui Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Berusaha Kabur, DPO Narkoba Ini Tewas Ditembak Polisi

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- E Pria 32 tahun asal Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota tewas terkena timah panas Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Pria yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berusaha meloloskan diri dari kepungan pihak berwajib pada Selasa 13/4 kemaren dengan meloncat dari lantai 2 rumahnya.

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa Kunjungi Lima Puluh Kota

Lima puluh Kota, BeritaSumbar.com,- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat, (9/4/2021). Turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPR RI Rezka Oktoberia dan Nurhayati, Bupati Lima Puluh Kota, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Forkopimda, dan Kepala OPD.

Pasca Bencana Angin Kencang, Kantor Wali Nagari Sungai Balantiak Belum Diperbaiki.

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Angin kencang yang terjadi beberapa hari yang lalu mengakibatkan rusaknya Kantor Walinagari Sungai Balantiak Kecamatan Akabiluru Kabupaten 50Kota. Sebagian atap kantor tersebut terbang dibawa angin dan salah satu gonjongnya patah.

Atlit Tenis Meja Limapuluh Kota Lolos Ke Tingkat Nasional di Ajang Pekan Olahraga Pelajar

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, - Atlit tenis meja putri asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Ulfah Septy Annisa, dipastikan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar di Kota Padang sejak 6-8 April 2021 kemarin.

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...
- Advertisement -