25.9 C
Padang
Sunday, September 20, 2020

Cegah Urbanisasi, Pembangunan Dimulai Dari Desa

Bogor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., menjelaskan, tujuan dari penyaluran dana desa salah satunya adalah untuk mencegah arus urbanisasi yang tak terkendali. Hal itu dikatakannya dalam Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Provinsi Jawa Barat di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (02/03/2020).
Mendagri menambahkan, bila urbanisasi tidak ditangani dengan baik, akan menimbulkan beragam persoalan di perkotaan. “Seperti kemacetan, pengangguran, dan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas lainnya,” ujar Mendagri.
Mendagri menyebutkan, sejak awal Presiden Joko Widodo telah memiliki konsep pembangunan, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan. “Tujuannya untuk pemerataan pembangunan. Selama ini konstentrasi di kota, dan akhirnya memicu urbanisasi. Akhirnya masyarakat di desa merasa ditinggalkan,” tandas Mendagri.
Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan, untuk melakukan pembangunan yang merata dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Namun, Mendagri menegaskan, Presiden Joko Widodo telah menggelontorkan anggaran pembangunan tersebut sejak hari pertama menjabat.
“Bapak Presiden Jokowi juga sudah menggelontorkan anggaran sejak masa jabatan pertama (beliau) hingga hari ini,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri berharap, dengan skema baru penyaluran dana desa dapat memotong rantai birokrasi. Dengan demikian, kepala desa diberikan keleluasaan untuk mengelola anggarannya. “Supaya perangkat desa, para otoritas yang ada di desa, kepala desa, Bamus-nya, ini bisa berembuk dan bisa membuat program yang betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat,” papar Mendagri.
Selanjutnya, Mendagri juga memaparkan tentang tugas Mendagri yang diberikan oleh Presiden dalam pengelolaan dana desa. “Yaitu melakukan pembinaan  terutama perangkat desanya dan pengawasannya supaya tepat sasaran. Jangan disalahgunakan,” ujar Mendagri.
Untuk itu, kata Mendagri, salah satu langkahnya dengan melakukan peningkatan kapasitas bagi kepala desa dan perangkat desa.
“Kemendagri punya BPSDM, ada di beberapa wilayah, IPDN di berbagai wilayah, saya perintahkan buat modul-modul pelatihan singkat untuk perwakilan dari tiap-tiap provinsi. Kemudian mereka menjadi “training of trainer”. Jadi kasih pengetahuan dasar, perintahkan dia untuk menularkan pada para kepala desa di tempatnya,” pungkas Mendagri.
(Relis Puspen Kemendagri)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Gelar Rapat Pleno Terbuka, KPU Pessel Temukan TMS Paslon

Pesisir Selatan,-Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD), Pesisir Selatan, Minggu (13/9) pukul 14.15 Wib di ruang rapat kantor KPU...

Bangun Komunikasi, Dandim 0311 Pessel gelar Coffee Morning dengan Media

Pesisir Selatan,-Bersama awak media di Kabupaten Pesisir Selatan, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf Gamma Arthadilla Sakti, Jumat (18/9) pukul 08.30 Wib menggelar acara "...

Hitungan Jam, Pelaku Pembunuhan di Payobadar Berhasil Dibekuk

Payakumbuh,- Jumat 18/9 pagi warga kota Payakumbuh gempar karena ada seorang nenek meninggal dunia dalam warung dengan luka bekas tusukan sajam di...

Kapolres Dan Sejumlah Tokoh Adat Padang Panjang Adakan FGD

Padang Panjang,-Keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat merupakan salah satu indikator majunya peradaban suatu bangsa. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, maka perangkat sosial...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...

Ada Peluncuran Uang Pecahan Rp 75 Ribu Saat Hut RI Ke 75

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dikabarkan bakal meluncurkan uang pecahan Rp 75 ribu. Uang emisi 2020 itu...

Sesumbar, Jokowi Siapkan Ini Demi Muluskan Kemandirian Energi Tanah Air

Senayan, BeritaSumbar.com, - Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, dan Pembacaan Nota Keuangan digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, hari ini, Jum'at...
- Advertisement -