29 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Buka Akses Unggan-Pamusian, Jarak Kabupaten Sijunjung-Tanah Datar Bisa Dipangkas
B

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, beritasumbar.com – Dalam waktu dekat ini diperkirakan, hubungan Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Tanah Datar lewat jalur Unggan ke Pamusian akan terhubung.

Perbatasan kedua daerah yang berjarak lebih kurang 20 kilometer itu di survei oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumbar. Jalan perbatasan tersebut tampaknya akan dijadikan jalan provinsi.

Peninjauan lapangan telah dilakukan oleh Sekretaris  Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung Sarwo Edi mendampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Fathol Bari serta Kabid Bina Marga Propinsi Sumatera Barat Dedi Rinaldi dan UPTD Provinsi Sumbar pada Rabu (7/7) di Nagari Unggan Kecamatan Sumpur Kudus.

Sarwo Edi mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka peninjauan lapangan rencana pembuatan Jalan Provinsi Ruas Unggan-Pamusian. Selama berada di Nagari Unggan, rombongan ini telah melihat kondisi jalan yang berada di ujung Nagari Unggan serta telah melakukan dialog dengan beberapa orang masyarakat setempat.

“Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, dari Unggan ada beberapa kilometer jalan ini yang bisa dilewati dengan sepeda motor. Sedangkan untuk sampai ke Pamusian lebih kurang 20 kilometer lagi. Tentu perlu kajian yang matang untuk terwujudnya jalan provinsi ini,” kata Sekretaris  Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung itu.

Setelah peninjauan lapangan tersebut Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar melakukan diskusi dengan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung Budi Syafarman di ruang Rapat Kepala Dinas Muaro Sijunjung.

Pada kesempatan tersebut Kadis PUPR Kabupaten Sijunjung berharap agar jalan ini bisa terwujud sehingga dapat mempermudah akses masyarakat  Nagari Unggan dan masyarakat nagari sekitarnya di Kecamatan Sumpur Kudus  ke Tanah Datar dengan sendirinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga harapan masyarakat selama ini bisa kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

Budi menambahkan hasil kunjungan lapangan yang didapat Dinas Provinsi bersama Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung kemarin, akan dijadikan bahan kajian untuk menghitung biaya, dampak lingkungan, dan beberapa faktor pendukung lainnya. Sehingganya pembuatan jalan provinsi tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. (Alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img