29 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kakankemenag Kota Padang Panjang Hadiri Undangan Video Conference PPKM
K

Kategori -
- Advertisement -

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang, Hadiri Undangan Video Conference Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) di Ruang VIP Lantai II Balaikota Padang Panjang, Rabu (07/07/2021).

Kegiatan Video Conference ini langsung dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah dari Padang secara Zoom Meeting.

“Menyikapi lonjakan dan penyebaran varian baru virus Covid-19, perlu optimalisasi peran Satgas dalam penanganan Covid-19 dan penyediaan posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di tiap Kabupaten/Kota,” ujar Mahyeldi.

“Satgas Kabupaten / Kota harus dievaluasi kembali. Kemudian pastikan keberadaan posko PPKM Mikro. Begitu juga dengan personilnya. Ini harus bisa dijalankan dengan baik dan maksimal,” kata Mahyeldi.

Rapat Koordinasi Video Conference ini dipimpin langsung oleh Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran Datuak Paduko Malano yang juga dihadiri oleh seluruh Forkopimda Kota Padang Panjang dari Ruang VIP Lantai II Balaikota Padang Panjang.

Dalam kesempatan ini, Dokter Ardani Eka Putra menekankan, Kabupaten / Kota harus mengerti dengan tugas dan fungsinya sesuai dengan wewenang sebagai Kasatgas di tingkat Kabupaten / Kota.

“Terkait anggaran, diharapkan optimalkan anggaran yang ada. Dan tolong disesuaikan pada saat perubahan anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menyampaikan, dengan adanya varian baru Covid-19, perlu adanya kerja keras yang lebih, untuk lebih serius lagi dalam pelaksanaan PPKM Mikro.

“PPKM mikro kita harapkan benar-benar harus terlaksana dengan baik. Kerja sama di lapangan, mulai dari tracing, testing, sampai treatment di Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, Nagari/Kelurahan/Desa, RW maupun RT. Masing-masing petugas harus tahu fungsi dan tugasnya,” sebutnya.

Dikatakannya lagi, pencegahan Covid-19 juga harus fokuskan kepada proses vaksinasi dengan memberi edukasi tentang vaksinasi ini perlu. “Jangan sampai masyarakat termakan hoax yang mengatakan vaksin itu berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Sumatera Barat Toni Harmanto mengatakan, mulai dari Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa/Nagari, Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus bisa menggerakkan masyarakat dari level terendah dalam pencegahan Covid-19.

“Karena pelanggaran Protokoler Kesehatan dilapangan jumlahnya semakin naik secara signifikan,” ujarnya

“Maka dari itu sangat dibutuhkan Kolaborasi kita semua dalam upaya percepatan, pencegahan (preventif) menangani COVID-19,” tambahnya.

Disisi lain Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat Buya H. Gusrizal Gazahar menambahkan “bahwa dari sisi syariat semuanya telah jelas, tinggal lagi kita untuk mempraktekkan secara bersama-sama,” ujarnya.

“Kita setuju bahwa mencegah mudhorat lebih didahulukan daripada meraih manfaat, tapi mari kita perjelas lagi juklak dan juknisnya” tambahnya.

“Jangan sampai masyarakat terprovokasi dan tidak percaya kepada Pemerintah lantaran aspek agama kurang dapat perhatian,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Ketua MUI mengharapkan kepada pemerintah, “agar kiranya rangkaian Ibadah Idhul Adha tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokoler Kesehatan yang ketat,” tutupnya.

Senada dengan Ketua MUI, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat sangat setuju dengan penyampaian Buya Gusrizal Gazahar, “mari kita sikapi kejadian Pandemi ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya

Kegiatan Video Conference ini berlangsung alot dari awal hingga akhir dan istirahat dengan berkumandangnya azan Dzuhur. Acara kembali dilanjutkan setelah Dzuhur dengan sesi Laporan dari Kabupaten/Kota.(Adi)

PrayFromHome.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img